Pelet Cinta

Pelet Cinta
22. Khianat


__ADS_3

Bip ... Bip ...


Khalid pun mengambil handphone Nia dan membukanya.


Ternyata pesan grup whatsapp. Lalu di matikan Khalid daya handphone Nia agar tidak mengganggu tidur.


Besok pagi.


" Niko, Ayo kita berangkat sama Papa. Bawa tas ranselnya Nak. " Nia mengambil tas ransel dan memasang ke punggung anaknya.


Khalid sudah siap di kursi setir. Lalu Nia pun masuk ke kursi penumpang di depan. Dan Niko dibelakang.


Seperti biasa, mereka bertiga pergi bersama-sama.


Pertama mengantar Niko ke rumah ibu nya Nia. Lalu Khalid mengantar Nia ke Rumah Sakit untuk bertugas dan seterusnya Khalid pergi ke Kantornya.


Khalid bekerja menjadi manager di perusahan yang bergerak di distributor alat elektronik yang melingkupi pengiriman semua daerah Kalimantan. Dan dia juga mempunyai Usaha di bidang travel pariwisata ke pulau jawa, dan sekarang Bisnis yang terbaru yang akan di bahas dengan Herman adalah tentang Travel Umroh dan Haji. Karena Khalid memang mempunyai Ayah yang menjadi Pimpinan Pondok ternama di Kalimantan.


Khalid tidak tertarik menjadi penerus Pimpinan Pondok, makanya Ia bekerja di luar Pondok. Padahal Khalid adalah lulusan luar Negeri, yaitu Mesir. Khalid Alatas. Lc.


...****************...


Mobil pun berhenti di Luar Rumah Sakit. Nia pun bersalaman dan mencium tangan Khalid. Lalu Khalid pun mencium kening Nia dengan mesra.


Nia pamit dan keluar mobil. Dan mobil pun melaju meninggalkan Nia. Nia pun masuk ke ruang Jaga perawat, karena Nia bertugas di unit rawat inap spesialis penyakit dalam.


"Assalamualaikum, " Nia masuk ke ruang jaga. Hari ini dia bertugas pada shiff pagi dari jam 08.00-14.00 Wita.


" Waalaikum salam. " Jawab rekan kerja Nia.


" Nia, tahu tidak kita kedatangan dokter spesialis baru lo. Ganteng orangnya, masih single lagi, " Ucap rekan kerja Nia.


"Oohhh. " Nia pun seolah tidak menggubris.


Nia sibuk mengganti sepatu dan segala persiapan untuk Visit Ruangan pasien.

__ADS_1


" Dokternya sudah datang, " ucap salah satu rekan kerja Nia.


Dan ternyata Dokter yang baru itu adalah


dr. Dony Andara, Sp. PD


Mata mereka bertatapan. Tapi karena dalam bertugas mereka pun terlihat biasa.


Dony berjalan cepat mengunjungi tiap-tiap kamar yang diiringi oleh para perawat termasuk Nia.


Dengan sigap Nia mencatat apa yang di saran kan oleh dokter Dony.


...****************...


Setelah selesai kunjungan ke ruang-ruang pasien. Dokter Dony meminta Nia untuk masuk keruang Dokter.


" Ada apa Dokter? " tanya Nia ketika sudah memasuki ruang dokter. Nia tidak mau memperlihatkan sikapnya, dia menjunjung tinggi profesionalitasnya. Dan ia bersikap datar.


Dony berdiri dari kursinya. Dan berjalan ke arah pintu dan mengunci serta menutup tirai jendela.


" Aku sangat rindu dengan mu Nia! " di peluknya erat tubuh Nia, dan meneteskan air mata. Ia rindu semerbak harum parfum Nia. 5 tahun tidak bertemu, meskipun Nia sudah mempunyai anak. Tubuh Nia tetap seperti dahulu. Tetap cantik, bahkan lebih cantik dan anggun terbalut baju muslimah.


Nia hanya terdiam terpaku dalam pelukan Dony, ia terkejut tidak menyangka Dony bersikap diluar batas. Nia pun meronta untuk melepaskannya.


" Lepas Dony, ini tidak benar. " Nia mencoba melepaskan tangan Dony dari pinggangnya. Tapi Dony semakin erat memeluknya, semakin ia dekap tubuh Nia.


" Maaf Nia, Aku pergi pada saat itu. Aku sangat terpukul. Dan pergi untuk menenangkan diriku dan amarah orang tua ku. Setelah aku datang kamu sudah pindah," jelas dony dengan masih memeluk Nia.


" Percuma kau jelaskan sekarang, Aku sudah punya suami Dony, tolong jangan lakukan ini. " tegas Nia kepada Dony.


"Aku tahu kamu juga rindu kepada ku. Mata mu tidak bisa membohongi ku. "


" Cukup Dony, jika tidak kau lepaskan. Apa perlu aku berteriak! " Ancam Nia.


Dony pun dengan segera melepas pelukannya secara perlahan.

__ADS_1


Lalu Dony berlutut di hadapan Nia.


" Nia aku minta maaf, ku mohon kembali lah kepada ku. Aku bakal mengikuti mu, aku janji. Jujur aku benar-benar cinta dengan mu. Aku tidak bisa hidup dengan mu. Ini kalung mu, masih ku simpan dengan baik, " Ucap Dony memohon kepada Nia.


Nia pun terdiam. Dan menghampiri Dony yang berlutut.


" Dony, meskipun kamu mengikuti ku. Meskipun kau utarakan semua isi hati mu saat ini. Itu tidak akan mengubah apa yang sudah aku jalani. Terimalah, aku sudah menikah Don. Aku sudah milik suami ku. Ku baktikan diri ku kepada nya. Meski kau berikan emas permata. Tetap sekarang atau pun nanti aku pilih suami ku, kau sudah terlambat don, aku tidak ingin berkhianat kepada suamiku, ku harap kamu mengerti," ucap Nia menangis.


Dan Nia pun berlalu pergi membuka kunci pintu terus meninggalkan dony yang masih duduk bersimpuh dengan derai air mata.


Nia izin pulang cepat. Dan pergi menaiki taksi dengan tujuan ke kantor Suaminya Khalid. Nia ingin menceritakan kepada Khalid, dia takut jika Dony mengejar-ngejarnya dan membuat salah faham Khalid. Dan ia ingin membicarakan agar berhenti jadi perawat. Karena memang Khalid pernah menawarkan Nia agar berhenti menjadi perawat 1 tahun lalu.


Dan setelah kejadian tadi. Dalam fikiran Nia, dia merasa sudah bulat untuk berhenti menjadi perawat agar bisa menghindari bertemu dengan Dony. Mungkin itu satu-satu nya jalan untuk mempertahankan rumah tangga nya. Dan ia ingin menjaga diri nya.


Sesampainya di tempat kerja Khalid, Nia pun langsung masuk ke ruang kantor Khalid. Meja Sekretaris terlihat kosong, sehingga Nia pun langsung masuk ke dalam kantor tanpa mengetuk pintu.


Tapi apa yang Nia saksikan saat pertama kali membuka pintu kantor Suami nya yaitu Khalid. Bukan Khalid yang sedang bekerja. Melainkan Khalid sedang dalam pelukan seorang perempuan yang tidak lain sekretaris baru nya. Bernama Anggi.


Perempuan yang baru 1 bulan Ia pekerjakan. Pantas saja sekretaris yang lama ia hentikan kontrak kerjanya.


Bergetar hebat tubuh Nia melihat dan menyaksikan tubuh Khalid dalam pelukan seorang perempuan. Emosinya memuncak, mata nia terbelalak melihat senyuman yang terlihat jelas dibibir perempuan itu. Karena posisi Khalid membelakangi Nia.


Nia pun berteriak dengan kencang!


"Khalid, jadi ini kerjaan kamu selama ini! " Ucap Nia dengan berlinang air mata. Ia menggenggam tangannya dengan gemetar. Suami nya yang ia junjung tinggi dihadapan Dony ternyata bermain di belakang nya. Ia menyaksikan dengan mata kepala nya sendiri.


Khalid segera melepas pelukan sekretarisnya dan berlari menghampiri Nia.


"Nia, Nia ini tidak seperti yang kau lihat. Ini Hanya ..., " Jelas Khalid dengan gugup dan cepat. Ia tidak mau Nia menafsirkan apa yang dia lihat sebagai perselingkuhan.


Dipegangnya tangan Nia agar tidak pergi sebelum menyelesaikan penjelasan nya. Namun yang terjadi,


PLAAKKK


Nia menampar wajah Khalid. Khalid pun terdiam seolah tidak percaya Nia yang selama 5 tahun tidak pernah bertindak kasar, Nia yang penuh kelembutan.

__ADS_1


Nia pun berlari ...


__ADS_2