Pelet Cinta

Pelet Cinta
31. Terbebas


__ADS_3

"Nia, ayo Nak keluar. "


" Ayo keluar, " Ibu membimbing Nia perlahan.


Nia memandang ke semua orang di ruang tamu.


" Kok banyak orang, mas Khalid! "


" Iya Sayang, ayo duduk. Ada yang perlu kami jelaskan. "


" Permisi ... "


"Iya, masuk pak, " ucap Khalid mempersilahkan bapak itu masuk.


" Semua sudah ngumpul ya. Ibu Nia ya? "


" Betul pak, Ada apa ya ini? "


Menghela Nafas, " Begini, saya adalah Agus, detektif yang di sewa oleh Bapak Khalid. Saya ingin memberikan fakta-fakta yang terjadi. "


" Fakta apa Pak? "


" Ini, saya ingin Ibu Nia melihat foto-foto ini? "


Pak Agus menyerahkan beberapa foto. Nia pun memperhatikan secara seksama.


" Anda kenal orang-orang yang berada dalam foto itu!? "


" Ya hanya 2 orang. " Masih menatap dengan kebingungan.


" Nah sekarang, Ibu dengarkan Percakapan Ini . " mengeluarkan Handphone dengan suara rekaman yang telah diputar.


[ Sekarang tinggal 1 tahap lagi! ] suara pria


[ Aku perlu uang lagi, si brengsek Khalid itu memutasi ku, jelas biaya ku hidup jadi 2 kali lipat] suara wanita


[ Uang lagi, baru saja mu transfer kemaren.]suara pria


[Kan yang penting rencana mu berhasil]suara wanita


[Iya, iya. Yang penting Nia jadi milikku] suara pria


Cleekkk.


Bunyi rekaman pun mati. Semua terdiam mendengarkan rekaman itu. Mencoba menganalisa.


" Anda mengenali suara dari rekaman ini? "


" Ya sebagian. "


" Ini adalah rekaman saat pertemuan di dalam foto tersebut. "


".... " Nia terdiam seolah mencerna apa yang baru saja ia dengar.


" Jadi intinya, apa yang terjadi, dan apa yang Ibu saksikan kejadian beruntun pada klien saya Bapak Khalid itu tidak benar, itu di REKAYASA oleh seseorang yang di dalam foto ini! "


Setelah mendengar penjelasan yang sangat nyata, seketika Nia pun menangis meraung memeluk Ayahnya.


Ia tidak habis fikir kenapa orang yang ia percaya melakukan hal seperti ini. Dengan lemah lembut dia merayu ku.


" ASTAGHFIRULLAH. "


Seketika ambruk tubuh Nia tidak sadarkan diri. Ia sangat syok menghadapi nya.


1 jam Nia terbaring di kamar. Khalid selalu berada di samping Nia.


" Mama kenapa Pah? " Niko meraba kaki ibunya.


" Mama mu sakit Niko, " Sahut Khalid sambil mengelus kepala Niko


" Pah ..."


" Udah sana, sama nenek aja dulu ya. "


" Ga mau, Niko kangen kita kumpul kaya gini. "


Dipeluknya tangan Khalid. Khalid pun tak kuasa, ia pun membalas memeluk anaknya dengan berlinang air mata.


" Papa pun rindu kita terkumpul satu rumah lagi. "


" Emmmm"


Tangan Nia mengangkat dan meraih kepalanya, ia coba membuka mata. Tapi dunia terasa berputar, dengan segera Ia pejamkan lagi.


Dan segera Khalid melepaskan pelukannya dari Niko.


" Niko bilang sama Nenek, mama sudah siuman. "


Dengan segera Niko pun berlari mencari Neneknya.


" Iya sayang, ada apa. Ini aku, Suami Khalid. "

__ADS_1


" Emm aku pusing sekali Mas. "


Dengan segera Khalid meraih tangan Nia dan menggenggamnya.


" Jika terasa pusing, tidak perlu membuka mata. "


" Mas, Mas Khalid! "


" Iya Sayang , ini aku Sayang. "


" Maaf kan Nia mas, karena tidak mempercayai Mas. "


Nia pun menangis terisak-isak. Dengan segera Khalid pun mengusap air mata di ujung matanya.


" Tidak apa-apa, memang dia sangat licik. Yang penting sekarang kamu sudah tahu dan kembali kepada ku. "


Khalid dengan erat menggenggam tangan Nia.


" Nak, kamu sudah sadar? "


" Iya Bu, tapi katanya dia masih pusing. Tidak dapat membuka mata. Saya akan menelpon dokter dulu. "


" Iya Nak Khalid. "


...****************...


Malam Hari ...


"Bagaimana sekarang keadaan mu? "


" Baik mas, " sahutnya pelan.


"Syukur lah. Malam ini Mas tidur di sini ya. Mas sudah kangen sekali dengan kamu. "


" Iya Mas, maafin Nia ya. "


" Iya, berapa kali sih kamu ini minta maaf. Hahaha. "


" Hehe, iih Mas bikin malu. "


" Husshh jangan keras-keras, nanti mama mu mendengar! "


" Pusing nya sudah hilang kan? "


" Sudah mas! "


"Besok bisa pulang ke rumah kita kan! "


" Bisa mas! "


" Syukur lah kamu masih ingat mas, Nia masih istri Mas! "


" Besok temani juga ke pengadilan, mencabut gugatan ya Mas. "


"Iya sayang, terimakasih kasih ya sayang. tapi setelah itu mas dapat upah yaa. "


" Ih mas nakal, "


" Ya wajar Nia, Mas menahan rindu cukup lama. besok mas belah duren yaaa. Kaya pengantin baru!"


" Iya, Iya, terserah Mas aja deh. "


Nia tersipu-sipu dalam pelukan Khalid.


" Udah ah, tidur yu mas. "


Tok


Tok


Tok


" Iya , siapa? "


" Nikoooo. "


Kreeekkk. Suara pintu kamar di buka.


" Niko pengen tidur sama mama dan papa, ga mau sama nenek lagi! "


" Ooo... Mau tidur sama mama dan papa, booleeeh. Ayooo. " Khalid langsung menggendong Niko dan merebahkannya ditengah-tengah antara Nia dan Khalid. Khalid pun mengedipkan mata ke Nia.


" Ada pengganggu ternyata. "


" Siapa Pa? Niko? "


"Bukan, nyamuk , ini nyamuk nya pengganggu. "


Nia pun langsung tertawa kecil.


" Ceritakan dongeng Pa! "

__ADS_1


" Ooiyaa boleh, Papa mulai nih. Ayo pejamkan mata Niko. Padaa zaman dahuluuuuu ... "


" Sudah dipejamkan belum matanya? "


"Sudah Pa, " sahut Niko.


" Oke, Pada Zaman Dahulu ... Hidup lah seorang pangeran yang cukup tampan. "


Tidak berapa lama akhirnya mereka pun tertidur bersama. Keluarga Khalid pun utuh kembali.


...****************...


[Bos, aku mengabarkan kabar buruk. ]


[Maksud mu? ]


[Halo, begini Bos. Ibu Nia mencabut gugatan cerai kepada suaminya]


[Hah, apa. Kenapa jadi sampai berubah fikiran]


[Seperti nya kita salah perhitungan Bos]


[Bang**t ...]


[Tapi tenang Bos, Identitas Bos Aman! ]


[Kau yakin! ]


[Yakin Bos]


Clekk.


Telpon pun terputus.


"Kurang ajar, tidak ada yang becus. Aku gagal lagi memilikinya. "


Dony pum merasa gusar, rencana yang ia susun bertahun-tahun pun tidak berjalan lancar. Ia benar- benar frustasi.


"Hallo Pria ganteng, Kau banyak minum. Lagi patah hati ya? "


Seorang wanita penghibur mendekati Dony yang sedang minum alkohol. Musik disko pun sangat keras.


" Apa ? "


" Butuh di temani? "


Jari wanita itu menyentuh menggoda wajah Dony menurun sampai ke dada Dony dan di putar-putarnya di dada Dony.


"Aku tahu kau butuh teman, mata mu memancarkan itu semua! "


Dony pun tidak menjawabnya. Melainkan melingkarkan tangannya ke bahu wanita itu.


Wanita itu pun menggandeng dan membawa Dony menjauh dari hingar binar musik dan berjalan menuju lift.


Dan mereka pun menaiki lift menuju lantai atas, wanita itu membawa Dony ke kamar hotelnya.


" Nia, Nia kau milik ku. "


" Jadi Nia nama yang bikin kau patah hati. "


" Nia kau pujaan hati ku... hati ku sakiiiiittttttt kau bersama si brengsek khalil lid lissss. Brengse.... Emmm. "


"Aah akhirnya sampai juga. "


BRAAKKK


Tubuh Dony dijatuhkannya ke kasur. Dilepas nya sepatu dan ikat pinggang Dony berlanjur dengan bajunya. Dan tidak lupa wanita itu membongkah dompet Dony.


" Dony Andara. Emmm ... Oke. "


"Emmmm Niaaa." Dony memeluk wanita itu.


Di dorongnya tubuh Dony, " Biar lah kamu seperti itu dulu. Aku mandi duluan. "


Byurrr


Byurrrrr


Byurrrrrrrr


Mendengar suara air mengalir, rupanya membuat Dony sedikit sadar dari mabuknya...


" Emmm aku dimana ini. " Dony melihat sekeliling kamar. Tempat asing baginya...


Dan mata nya langsung tertuju pada sosok wanita yang hanya memakai handuk sebatas dada. Memancarkan wangi yang semerbak, dan mamerkan bentuk tubuh yang aduhai sexy. Membuat Dony meneguk air liurnya...


" Kau sudah sadar Dony. Yuk sana mandi dulu, kau masih bau."


Wanita itu mendekati Dony, dan menunjuk dada Dony.


Dony yang sudah menahan nafsunya melihat pemandangan itu. Langsung menarik handuk yang menyelimuti tubuh wanita itu. Dan langsung memeluknya dan menerkamnya tanpa terkendali.

__ADS_1


👫😻


...****************...


__ADS_2