Pelet Cinta

Pelet Cinta
36. Masa Penyembuhan


__ADS_3

Setelah 3 hari dalam masa penyembuhan. Akhirnya Nia pun diperbolehkan pulang, tetapi masih harus rawat jalan untuk konsultasi ke psikolog dalam penyembuhan pasca trauma.


"Ayo sayang, perlahan turun dari mobilnya. " Khalid memapah Nia turun dari mobil.


Di dalam rumah, sudah ada orang tua mereka dan Niko yang menunggu Nia.


" Mama sayang! Hore mama sehat! " Seru Niko kepada Nia sambil memeluk.


" Iya sayang, "


" Ayo Niko, bantu mama ke dalam sayang. " ajak Khalid kepada Niko. Niko pun dengan segera mengambil tangan Mama nya seolah memapah seperti yang Ayahnya lakukan.


" Alhamdulillah kamu sudah sehat ya Nak. "


" Alhamdulillah Ma. "


" Kami semua sudah sepakat, dalam masa penyembuhan kamu kan. Kami merekrut Pembantu di rumah kamu. Mama sudah carikan yang akan bantu-bantu kamu di rumah. Besok dia akan datang. Nama nya Bibi Munah. "


" Terimakasih ya Ma sudah mengkhawatirkan aku. " peluk Nia kepada orang tua nya dan mertuanya.


" Malam, ini biar mama yang nginap disini dulu ya, " Ucap Mama mertua Nia."


" Iya Ma. "


...****************...


"Assalamualaikum."


"Waalaikum salam. Wah masuk semuanya. Mari-mari, " Sahut Mama Khalid mempersilahkan teman-teman kerja Nia yang datang menjenguk.


"Iya tante, "


"Ayo silahkan masuk, silah kan duduk. Ibu panggilkan Nia nya ya. "


Lalu selang beberapa waktu Nia pun keluar bersama Suami Nia, setelah Nia duduk di sofa. Baru Khalid izin balik ke dalam.


Khalid hanya memastikan, bahwa Dony tidak ikut serta bersama teman-teman Nia. Setelah pasti tidak ada, baru Khalid pun merasa tenang.


" Wah terimakasih ya sudah datang menjenguk aku."


"Iya Nia, kami turut prihatin mendengar kabar kamu yang diculik. Alhamdulillah kamu selamat ya Nia. "


"Iya, Alhamdulillah, tim kepolisian nya sangat bergerak cepat. "


"Aku dengar kamu mengajukan untuk pensiun dini ya Nia. "


"Iya, sepertinya seperti itu. "


" ketika mendengar kamu diculik kami semua sangat khawatir,. Dokter Dony juga mencari mu. Memangnya ada hubungan apa kamu dengan dokter dony? "


" Iya Nia, aku panas telinga ku mendengar orang lain bergosip tanpa tahu kebenarannya. "


"Betul Nia, makanya kami datang sekaligus menjenguk mu. "


"Oh itu, ia dokter saat aku berada di Puskesmas."


Tiba-tiba Khalid pun keluar, karena ia memang sedikit tidaknya menguping pembicaraan mereka.


"Oh Dony ya. Kami berteman, dia teman baik Nia, " Sahut Khalid sambil duduk di samping Nia.

__ADS_1


"Wah jadi suami mu juga tahu dengan Dony. Tuh kan, dasar kompor saja itu tukang gosip. Fitnah ada-ada saja. "


"Aah bisa saja. Orang yang memfitnah Nia, adalah orang yang naksir Dony. Sehingga seperti itu caranya. Dasar licik ya. "


"Hahahaha. "


Setengah jam mereka menjenguk Nia lalu mereka pun pamit pulang.


Khalid geleng-geleng melihat mereka pergi, dan itu membuat Nia bingung.


" Kamu kenapa geleng-geleng? "


"Ah, Wanita yaa, selalu bergosip. Sampai-sampai datang menjenguk pun mereka ingin memastikan berita yang tersebar di Rumah Sakit tempat mu bekerja itu. "


"Hehe, namanya juga Wanita. Punya 2 mulut., Hahahaha. "


"Eh iyaaaa ya! Hahahaha." cubit Khalid kepada Nia.


" Tapi aku lebih suka seperti itu, mereka adalah teman-teman yang baik. Mereka tidak mudah percaya dan langsung menanyakannya, "


"Tapi kenapa Mas bilang Dony teman baik? "


"Ya, aku tidak ingin merusak nama baiknya. Kecuali ia macam-macam dengan mu. Kartu As nya ada di tempat ku. "


"Nak. Mama pulang ya. Ayah mu sudah ngambek tu Mama tinggalkan, " ucap Ibu mertua Nia.


" Iya Ma, Mas Khalid akan mengantar Mama , Ayo Mas! "


" Ga usah Nia, Khalid. Mama naik taksi saja. Khalid, kamu jaga Nia ya. "


"Iya Ma. Hati-hati dijalan Ma! " sahut Khalid


Nia dan Khalid pun bingung, entah siapa yang datang.


2 orang wanita keluar dari taksi. yang pertama sekitar umur 50 an dan yang satunya wanita muda.


"Siapa mereka sayang? Kamu kenal? "


Nia pun menggelengkan kepala namun ia teringat bahwa Mama berpesan akan datang pembantu baru.


"Aah bisa jadi ini orang yang akan membantu kita di rumah mas, tapi kata mama kan 1 orang. Bukan 2 orang. "


"Assalamualaikum Bu, Pak! Saya Bibi Munah, atau Maimunah. Panggil saja Munah. Yang dikirim Ibu Buat bantu disini. "


"Oh iya, masuk Bi Munah. lalu ini siapa bu? " tunjuk Nia ke pada orang yang berada di belakang Bibi Munah.


"Oh ini Mohon maaf Bu, Pak sebelumnya. Saya tidak sempat bilang sama Ibu. Ini anak Saya bu, nama nya Yana. Ia baru lulus Sekolah SMA. Mohon Izin bu, pak! Bolehkan Yana ikut tinggal di sini. Sebentar saja. Sebelum Ia mencari kost di sekitar sini. Sambil mencari pekerjaan Bu, Pak. "


"Kami hanya hidup berdua. Kalo saya tinggal di kampung. Dia sendirian. Saya takut kenapa-kenapa!"


"Oh begitu. Iya ga papa. Nanti ada kamar lagi buat kamu. Tapi bereskan sendiri ya. "


"Iya Nyonya, Terimakasih. " seketika Bi munah pun berubah memanggil Ibu menjadi Nyonya.


"Ayo sini saya perlihatkan kamar kalian. "


" Nah ini kamar Bi Munah, dan ini Kamar untuk mu Yana."


"Kenapa tidak 1 kamar saja nyonya? "

__ADS_1


"Oh, Bed nya single Bi, tidak muat buat tidur berdua. Tidak apa-apa. Kamar ini memang khusus buat yang bantu-bantu dirumah. "


"Terimakasih nyonya sudah menerima anak saya. Sebelum dapat pekerjaan diluar nanti disini sekaligus bantu-bantu juga. Tapi tetap gaji nya 1 aja Nyah.Sesuai perjanjian sama Ibu nyonyah. "


"Iya Bi.. Ya udah. Kalian Istirahat saja dulu. Sore nanti aku jelaskan kerja kalian ya, " Perintah Nia kepada pembantu barunya.


...****************...


Tok


Tok


Tok


"Permisi! "


"Nyari siapa Ya? "


"Nia ada? "


" Oh Nyonya, Ini dengan siapa?"


" Bilang ini Dony. "


" Baik tuan, tunggu sebentar."


Bi Munah pun berjalan masuk ke arah ruang tengah, Bertepatan Khalid yang lewat.


"Siapa Bi? " tanya Khalid kepada Bi Munah.


" Itu Orang nyari Nyonyah Tuan, katanya namanya Dony. "


"Dasar, Jangan beri tahu istriku. Biar aku menemuinya. " dengan segera Khalid pun beranjak dari duduk nya dan menuju pintu depan.


"Siapa Bu? Sepertinya Tuan sangat marah." Tanya Yana kepada Ibunya.


" Entahlah, sudah sudah, sana kamu cuci piring. Baru 3 hari disini, tidak usah kepo dengan urusan majikan,kita harus bersikap baik," Sahut ibu nya sambil mendorong Yana ke dapur.


"Iya iya, " sahut Yana ngedumel.


"Siapa Bi? "


"Ooh.. Teman Tuan Nyah. " Bohong Bi Munah kepada Nia. Ia takut memberitahu Nia karena sudah dilarang Khalid.


Mendengar Yang datang teman Suaminya, Nia pun kembali asyik bermain dengan Niko.


" Kenapa kamu kesini? mau aku laporkan ke polisi hah! " ancam Khalid.


"Aku ingin bertemu Nia, ku mohon."


"Tidak Dony, TIDAK akan ku izinkan. Kau tahu, dia sudah trauma. Jika kau masih bersikeras ingin menemuinya. Kau akan ku laporkan ke polisi dan nama baik mu akan tercermar. Bukti nyata tentang persekongkolan mu dengan Anggi sudah ada di tangan ku! "


" Lupakan Nia, Biarkan kami hidup tenang. "


"Tapi aku cinta pertamanya. NIA, NIA .INI AKU DONY..." Teriak Dony memanggil Nia.


Merasa ada keributan akhirnya Nia pun keluar, dan menuju ke teras depan rumah. Betapa terkejutnya Nia melihat Dony disana sedang berteriak memanggilnya.


" DONY...! " teriak Nia.

__ADS_1


" NIA, NIA . Ini aku, Kembali lah kepada ku. Aku sangat mencintaimu Nia. Aku tahu Kau mencintai ku bukan! " Dony memelas.


__ADS_2