
Leo menceritakan jika ia bertemu dengan seseorang yang mirip dengan Leon. Saat Leo merasa penasaran dengan Leon yang mengatakan jika Leon juga pernah bertemu dengan orang tersebut. Namun, Leo merasa heran karena Leon mengatakannya dengan nada dan wajah yang serius. Obrolan mereka pun menjadi sangat serius.
“Pak Leon juga pernah bertemu dengannya? Apakah orang itu memiliki sosok yang mirip sepertimu?” tanya Leon.
“Tidak. Namun pada saat itu, orang tersebut mirip dengan temanku yang sedang bekerja di kota lain. Aku juga hampir mengira jika itu merupakan temanku, beruntungnya aku sempat dihubungi oleh temanku menggunakan alat komunikasi jarak jauh. Setelah itu, orang yang mirip dengan temanku langsung kabur” ucap Leon.
“Kabur? Mengapa dia bisa kabur? Dia mengetahui jika penyamarannya diketahui oleh pak Leon?” tanya
Leo.
“Aku kurang memahaminya. Jika dia hanya seorang diri melakukan aksi, seharusnya dia tidak bisa mengetahui jika penyamarannya diketahui olehku. Dan juga, dia terlihat seperti menghilang tanpa jejak saat ia kabur dan memasuki sebuah jalan yang gelap. Begitu juga orang yang berada di dekatnya. Aku mengira jika dia memiliki teman lain yang membantunya” ucap Leon.
“Orang yang berada di dekatnya bukanlah teman yang membantunya?” tanya Leo.
“Bukan, mereka hanyalah orang biasa pada awalnya” jawab Leon.
“Pada awalnya? Lalu mereka berubah menjadi orang dengan kekuatan super?” tanya Leo.
“Betul, mereka diduga melakukan transaksi pembelian obat terlarang khusus. Kumpulan orang yang menjualnya disebut oleh pemerintah sebagai sindikat kekuatan terlarang dan sindikat itu mulai dicari secara khusus dan akan diberantas” jawab Leon.
“Lalu bagaimana dengan orang-orang yang melakukan transaksi dan mengkonsumsi obat-obatan itu lalu mendapatkan kekuatan terlarang?” tanya Leo.
“Orang-orang tersebut akan dibiarkan saja, karena pada dasarnya yang berbuat salah adalah orang yang membuat obat terlarang khusus itu dan orang yang menjualnya. Penjual biasanya bercerita dan menunjukkan sebuah kekuatan super lalu menawarkannya kepada orang-orang biasa yang tidak mempunyai kekuatan” jawab Leon.
“Oh seperti itu. Pak Leon, apakah ada cara agar aku bisa membantu pemerintah untuk memberantas sindikat itu?” ucap Leo.
“Sudah ku duga akan seperti ini. Untuk saat ini tidak bisa!” ucap Leon dengan keras.
“Mengapa?” tanya Leo.
“Kamu sudah lolos ujian di sekolah khusus kepemimpinan. Bukankah sudah tentu targetmu selanjutnya adalah untuk lulus dari sekolah itu? Kamu tidak boleh merubah tujuan awalmu jika menemukan sesuatu yang lebih menarik” ucap Leon dengan serius.
“Tetapi… Aku juga ingin membantu. Bagaimana jika setelah lulus sekolah? Apa aku bisa membantu memberantasnya?” tanya Leo.
“Mengapa kamu sangat ingin membantu tentang itu?!” ucap Leon dengan keras.
“Karena… Hanya saja… Aku ingin membantu orang lain” jawab Leo dengan suara pelan.
“Hanya karena itu? Maksudku… Aku tidak bermaksud melarangmu untuk membantu orang lain, tetapi pekerjaan yang kamu ingin bantu membutuhkan orang yang berpengalaman dan memiliki keahlian lebih. Tidak hanya memiliki kekuatan super saja” ucap Leon.
“Pak Leon termasuk salah satu anggota itu? Menurutku, pak Leon sangat berbakat, mempunyai kekuatan super, dan mungkin bapak mempunyai pengalaman tentang itu” ucap Leo.
__ADS_1
“Tidak, aku tidak bergabung dengan anggota pemberantas. Aku hanya membantu saja jika menemukannya” jawab Leon.
“Mengapa pak Leon tidak bergabung saja?” tanya Leo.
“Keadaanku pada saat ini tidak memungkinkan diriku untuk bergabung. Ada beberapa pekerjaan lebih penting yang harus aku kerjakan untuk saat ini” jawab Leon.
“Pekerjaan yang lebih penting? Memangnya ada yang lebih penting daripada memberantas sindikat itu?” tanya Leo.
“Ada. Pekerjaan yang lebih penting yaitu menjaga keamanan kota, hahaha” jawab Leon dengan sedikit tertawa.
“Aku tau apa yang kamu maksudkan, hahaha. Setelah lulus aku akan membantu pak Leon, ya pak!” ucap Leo dengan percaya diri.
“Sebelum itu, aku ingin bertanya satu kali lagi kepadamu. Untuk apa kamu mengikuti ujian sekolah khusus kepemimpinan?” tanya Leon dengan serius.
“Karena untuk masuk sekolah itu harus mengikuti ujian, maka aku mengikutinya” jawab Leo.
“Saat ini kamu sudah lolos ujian dan kamu akan mulai bersekolah di sekolah itu kan? Apa kamu hanya ingin mencoba bagaimana rasanya sekolah di tempat itu atau kamu ingin lulus dari sekolah itu?” tanya Leon.
“Tentu saja aku ingin lulus!” jawab Leo dengan keras.
“Lalu apa yang akan kamu lakukan setelah lulus?” tanya Leon.
“Sudah pasti mengikuti pencalonan untuk menjadi pemimpin kota!” jawab Leo.
Leo terdiam untuk beberapa saat.
“Oh iya ya! Hahaha! Aku telah melupakan suatu hal yang penting. Ini mungkin karena saat ini aku mempunyai banyak pikiran tentang kekuatan super, aku jadi melupakan segalanya, hahaha” ucap Leo.
“Banyak pikiran? Sepertinya bukan karena itu. Kamu tadi sudah bilang jika kamu bertemu dengan diriku yang palsu kan? Dan kamu meminum obat yang ia berikan? Apa ada hal lain yang terjadi sebelum itu?” tanya Leon dengan serius.
“Sepertinya ada beberapa bagian yang aku belum ceritakan kepadamu” jawab Leo.
“Tunggu sebentar, aku akan segera kembali” ucap Leon.
Leon segera pergi menuju ruangan yang berada di sebelah ruang tidur di penginapannya. Setelah kembali, Leon terlihat membawa dua buah pakaian khusus.
“Leo, cepat pakai pakaian khusus ini!” ucap Leon.
“Baiklah… Tapi… Mengapa?” tanya Leo.
“Sudah cepat lakukan saja tanpa banyak bicara!” ucap Leon dengan keras.
__ADS_1
Leo pun memakai pakaian khusus itu dan Leo juga memakainya.
“Padahal aku ingin memakai pakaian lain milik pak Leon” ucap Leo dengan rasa kecewa.
“Lain kali saja. Lagipula kamu sudah sering memakai pakaianku saat berada di kota A3. Sekarang bisakah kamu melanjutkan ceritamu?” ucap Leon.
“Sebelum pak Leon yang palsu menghampiriku, dia sempat berhenti untuk beberapa waktu, dan terdapat cahaya dari alat yang dipegangnya. Dia mengaku itu adalah alat komunikasi” ucap Leo.
Wajah Leon langsung berubah. Leon merasakan suatu bahaya akan muncul.
“Apa ada kejadian lain?” tanya Leon.
“Oh iya, dia juga memanggil namaku. Lebih tepatnya, dia berteriak dari kejauhan dan menyebut namaku. Aku pun tidak tahu mengapa dia bisa mengetahui namaku.” Jawab Leo.
“Lalu kamu menjawabnya?!” ucap Leon dengan keras.
“Iya, tentu saja. Karena awalnya aku mengira itu adalah kamu” jawab Leo.
“Bahaya!!!” ucap Leon dengan teriakan yang sangat keras.
Leon kemudian menarik Leo dengan sangat keras ke arah jendela. Mereka terjun melalui jendela dengan ketinggian yang cukup tinggi. Tidak lama setelah itu, terdengar suara ledakan yang sangat keras dari ruangan yang sebelumnya mereka tempati. Ledakan tersebut menyebabkan penginapan Leon terbakar. Leon pun kembali menarik Leo menuju tempat yang menurutnya aman.
“Apa yang sebenarnya terjadi, pak Leon?” tanya Leo.
“Sebenarnya kamu terkena kekuatan salah satu anggota sindikat yang lain” jawab Leon.
“Lalu mengapa kamu menarikku keluar melewati jendela? Bukankah kekuatan superku adalah kebal?” tanya Leo dengan heran.
“Oh iya aku lupa tentang itu. Jika dalam keadaan panik, seseorang akan berbuat sesuatu tanpa menyadarinya. Aku menyebutnya reflek tersendiri” jawab Leon.
“Oh seperti itu. Namun, bukankah orang biasa pada umumya akan mengalami rasa sakit setelah terjun dari jarak yang cukup jauh? Namun mengapa kamu, terutama pada bagian kakimu terlihat seperti tidak terjadi apa-apa? Apa ini ada hubungannya dengan kekuatan supermu?” ucap Leo.
“Tidak, sebenarnya aku sudah biasa melompat dari ketinggian seperti itu. Bahkan, biasanya aku terjun dari ketinggian yang lima kali lebih tinggi dibandingkan itu. Aku akan menunjukkannya kepadamu di lain waktu” jawab Leon.
“Baiklah… Namun, apakah tempat saat ini merupakan tempat yang aman? Kamu menarikku dan pergi hingga ke tempat ini, sedangkan tempat penginapanmu sedang terbakar. Bukankah lebih baik jika kita mencoba memadamkan api nya sebelum petugasnya datang untuk meminimalisir kerusakan akibat kebakarannya?” tanya Leo.
“Sebenarnya tempat ini bisa dibilang aman, bisa juga dibilang tidak. Tempat ini dikelilingi dengan banyak pohon, dan jika berjalan lebih dalam sudah pasti akan ada binatang buas di bagian tengah tempat yang menyerupai hutan ini. Tetapi karena kamu memiliki kekuatan kebal, sudah pasti ini aman untukmu. Dan mengenai tentang kebakaran itu, lebih baik kita biarkan saja. Kebakaran ini terjadi karena sebuah ledakan, sudah pasti akan ada beberapa masalah yang akan-” ucap Leo.
Terlihat seseorang di dekat penginapan yang mencoba untuk memadamkan api. Orang tersebut menggunakan alat seperti selang. Pembicaraan yang sebelumnya Leon katakan dipotong langsung oleh Leo.
“Pak Leon, lihat itu ada seseorang yang mencoba memadamkan api! Ayo kita bantu!” ucap Leo dengan senang dan keras.
__ADS_1
“Baru saja aku ingin mengatakan jika akan ada masalah yang datang, dan saat ini masalah itu sudah datang. Ayo cepat kita pergi menuju ke dalam alam pengembangan!” ucap Leon.
Leon kemudian menarik Leon menuju bagian yang lebih dalam pada tempat yang menyerupai hutan itu. Tempat itu disebut sebagai alam pengembangan.