Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang

Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang
Petualangan di Alam Maton


__ADS_3

Leo dan Leon kembali berjalan menuju bagian dalam salah satu alam pengembangan. Setelah berjalan cukup jauh, mereka mendengar suara hentakan kaki yang sangat keras. Tak lama setelah itu, mereka melihat ada sebuah makhluk yang sangat besar di depannya. Makhluk tersebut merupakan salah satu makhluk yang diproduksi oleh pemerintah dan sedang dikembangkan agar bisa digunakan suatu saat nanti.


“Pak Leon, makhluk apa itu?!” ucap Leo dengan keras.


“Itu merupakan makhluk produksi pemerintah dengan kode… Aku tidak bisa melihat jelas nama kodenya” ucap Leon.


“Kode?! Untuk apa memikirkan kode nama makhluk itu?! Lebih baik kita kabur, pak Leon!” ucap Leo dengan keras.


“Tapi-” ucap Leon.


Leo segera menarik tangan Leon untuk melarikan diri dari makhluk itu. Mereka berlari sekuat tenaga. Setelah beberapa waktu berlari, mereka menemukan sebuah area seperti lapangan yang sangat luas. Pada bagian seberang lapangan tersebut, terdapat area pepohonan yang luas seperti area hutan yang berada di dekat penginapan.


“Hamparan luas!!!” ucap Leo dengan bahagia.


Leo melepaskan pegangan pada Leo dan segera berlari menuju lapangan yang luas itu. Saat Leo memasuki area tersebut, ia menginjak sebuah jebakan yang membuat sebuah ledakan yang sangat besar pada tempat tersebut dan menyebabkan dirinya terpental hingga berada di tengah area tersebut.


“Leo!!! Apa kamu baik-baik saja?!” ucap Leon dengan keras.


“Ya!! Aku baik-baik saja!” ucap Leo dengan keras.


Tak lama kemudian, terdengar suara yang sangat kencang. Suara tersebut menyerupai suara peluit, namun dengan nada yang lebih tinggi. Setelah itu, muncul berbagai macam tanaman seperti sayuran yang berukuran sangat besar. Tanaman tersebut memiliki ukuran lebih besar daripada rumah-rumah penduduk pada umumnya, namun lebih kecil daripada penginapan mewah yang dimiliki Leon.

__ADS_1


Kejadian ini menyebabkan Leo berada di atas salah satu tanaman tersebut. Tak lama kemudian, muncul sekelompok makhluk buatan yang memanen sayuran tersebut. Makhluk tersebut juga mempunyai ukuran yang sangat besar dan mereka memakai sebuah keranjang besar yang terletak di bagian belakang mereka untuk menyimpan hasil panen sayuran. Mereka pun memanen sayuran yang ada dengan cepat. Dan bahkan, kecepatan panen mereka hanya terhitung beberapa kedip mata saja.


Leo yang berada di atas salah satu tanaman itu terbawa masuk ke dalam salah satu keranjang makhluk buatan tersebut.


“Leo!!!” ucap Leon dengan berteriak.


Makhluk tersebut kemudian pergi meninggalkan area lapangan luas.


“Apa yang harus aku lakukan…” ucap Leon dengan sedih.


“Leo telah terbawa oleh robot yang sedang memanen sayuran. Jika robot tersebut memanen sayuran, maka sudah pasti robot tersebut termasuk robot dengan tipe persediaan dengan kode MTN. Memang pada umumnya robot tipe ini tidak berbahaya dan juga Leo memiliki kekuatan kebal, namun jika Leo mengambil tindakan sendiri berdasarkan pemikirannya, maka keadaan yang ada akan menjadi sangat rumit. Aku sudah tahu persis apa yang ada di pikirannya. Pasti ia akan pergi mencari jalan keluar terlebih dahulu, atau bahkan ia akan mencoba untuk mencariku. Dan bagian terburuknya yaitu Leo dapat tersesat di dalam hutan dan tidak akan pernah keluar dari hutan tersebut selamanya. Aku harus segera menemukannya” pikir Leon.


Leon segera menyeberangi area lapangan dan menuju area hutan yang berada di seberangnya. Saat berada di area hutan tersebut, terlihat sebuah cahaya yang sangat terang dan Leon segera menghampiri cahaya tersebut. Leon melihat sebuah robot dengan kode produksi MTN-057 sedang memanen buah yang memiliki ukuran sangat besar.


Setelah menunggu cukup lama, robot tersebut mulai bergerak. Leon mengira jika robot itu bergerak menuju tempat perkumpulan robot. Robot tersebut kemudian mulai bergerak perlahan dan akhirnya berhenti. Leon kemudian melihat keadaan di luar keranjang. Leo melihat sebuah aliran sungai yang mengalir sangat cepat.


Tak lama kemudian, robot dengan kode produksi MTN-057 kemudian mulai bergerak menuju sungai itu dan meninggalkan keranjangnya di pinggir sungai. Leon memperhatikan dengan fokus segala sesuatu yang dilakukan robot tersebut. Tak lama kemudian, robot tersebut berdiam diri di tengah-tengah aliran sungai tersebut.


“Apa yang akan dilakukan oleh robot yang berbentuk menyerupai manusia raksaksa itu?” ucap Leon.


Robot tersebut dengan cepat melihat ke arah keranjang, seakan-akan ia mendengar adanya sebuah suara. Tak lama kemudian, robot tersebut mulai bermain dengan air yang ada di sungai. Robot itu melemparkan percikan air ke udara, menggerakan-gerakan aliran air, dan bahkan ia mencoba untuk melakukan sebuah gerakan seperti berenang. Robot tersebut terlihat sangat bahagia.

__ADS_1


Beberapa lama kemudian, robot tersebut mulai terlihat seperti sedang bersedih. Dan bahkan, ia mengambil air dari sungai dan mengalirkannya tepat ke bagian mata yang berada wajahnya. Leon yang melihat kejadian itu pun sangat kebingungan.


“Robot itu memiliki pikiran seperti manusia? Apa memang di setiap kota mempunyai tipe seperti ini? Atau robot ini hanya ada di kota ini? Jika bukan seperti itu, apa ada robot yang bisa berevolusi sehingga memiliki rupa dan pikiran seperti manusia?” pikir Leon.


Robot tersebut kemudian meninggalkan sungai tersebut dan menuju ke lokasi Leon, yaitu tempat beradanya keranjang buah-buahan. Saat robot itu ingin pergi meninggalkan area sungai dan membawa keranjang, tiba-tiba robot tersebut mulai berbicara.


“Apa yang kamu pikirkan?” ucap robot tersebut.


“Robot ini bisa berbicara? Dan bahkan ia mengetahui keberadaanku?!” pikir Leon.


“Hei manusia, mengapa kamu diam saja?” ucap robot tersebut.


Leon tidak menjawab perkataan robot tersebut. Kemudian, robot tersebut merasa sedih karena manusia yang menumpang pada keranjang yang dibawanya tidak menjawab perkatannya dan ia melanjutkan perjalanan menuju suatu area lainnya.


Setelah beberapa lama kemudian, robot tersebut tiba di suatu area perkumpulan robot dan ia meletakkan keranjang yang dibawanya pada suatu tempat yang dikhususkan untuk menaruh bahan yang akan dimakan sebuah robot yang sangat besar.


“Pak Leon!!” ucap Leo dengan berteriak.


“Leo!!!” jawab Leon.


Leon kemudian melihat Leo yang berada di bagian ujung tempat bahan ini dan ia segera menghampirinya. Leon melewati sebuah ruas kayu yang cukup kecil untuk berjalan menuju lokasi Leo. Saat ia berada di bagian tengah jalan kayu tersebut, Leo kemudian melihat Leon yang ingin menghampirinya dan Leo juga bergerak menuju lokasi Leon.

__ADS_1


Mereka berdua bertemu di bagian tengah jalan kayu tersebut, dan tak lama kemudian terdapat sebuah getaran yang menyebabkan mereka terjatuh dari jalan kayu tersebut. Mereka seperti terjatuh ke dalam jurang yang cukup dalam. Setelah beberapa saat, pijakan tempat mereka terjatuh mulai memanas dan tempat bahan ini mulai bergerak-gerak yang menyebabkan mereka terombang-ambing di dalamnya.


Tak lama kemudian, tempat bahan itu mulai berputar dengar sangat cepat dan menyebabkan Leo dan Leon terjatuh. Mereka melihat jika mereka terjatuh menuju sebuah bagian robot seperti mulut yang sangat besar. Dan setelah melalui berbagai benturan yang keras, mereka terjatuh pada tempat yang lembut dan basah.


__ADS_2