Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang

Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang
Pelarian dari Sebuah Robot Menyeramkan


__ADS_3

Leo melihat sebuah robot yang sangat menyeramkan berada di belakang bu Nea. Robot tersebut memiliki persenjataan yang cukup lengkap. Leo pun segera memberitahu Leon jika mereka seharusnya pergi menuju tempat lain, tetapi Leon menolaknya. Leon merasa jika tempat ini merupakan tempat yang paling aman karena memiliki penghalang yang bisa menahan serangan musuh.


“Pak Leon, lebih baik kita pergi dari tempat ini. Aku melihat robot yang menyeramkan berada di belakang bu Nea, aku tidak ingin memberitahunya karena aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika aku memberitahunya. Mungkin saja akan terjadi kepanikan, sebab itu aku memberitahukannya kepadamu terlebih dahulu” ucap Leo.


“Tidak, Leo. Menurutku tempat ini merupakan tempat yang aman. Alam Afton ini merupakan alam pertahanan, dan tempat ini dikelilingi oleh penghalang yang membuat musuh-musuh alam ini tidak bisa mendekati kita. Mungkin karena itu, robot menyeramkan yang ada di sana hanya berdiam diri dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. Jika penghalang di tempat ini sudah melemah, kita harus segera pergi. Dan juga, aku tidak menyarankanmu untuk mendekati bu Nea pada beberapa saat ini” ucap Leon.


“Baiklah, pak. Namun, apa yang harus aku lakukan saat ini? Aku sangat bosan… Boleh aku bermain dengan Miki?” ucap Leo.


“Boleh saja, tetapi kamu harus berhati-hati juga kepadanya” ucap Leon.


“Kepada Miki? Tenang saja, Miki adalah adikku dan ia tidak akan melakukan sesuatu yang buruk. Dan jika ia melakukan hal buruk, aku akan segera menghentikannya” ucap Leo.


“Memangnya kamu bisa apa? Kamu hanya memiliki kekuatan pertahanan saja, dan tidak bisa menyerang apa-apa” ucap Leon.


“Tenang saja, pak. Di sekitarku banyak sekali yang bisa bertarung, teman akan saling membantu jika waktunya sudah tiba” ucap Leo.


Leo pun segera bermain dengan Miki, dan tak lama setelah itu bu Nea melihat ke arah Leon. Bu Nea memberikan isyarat untuk segera melarikan diri, dan Leon memahami isyarat tersebut. Leon segera menghampiri Leo yang sedang bermain. Tak lama setelah itu, robot menyeramkan itu mulai melakukan penyerangan. Seluruh serangan yang dikeluarkannya berhasil ditahan oleh penghalang yang ada. Beberapa lama kemudian, robot tersebut mengeluarkan robot-robot kecil yang bisa menembus ke dalam penghalang. Robot-robot kecil itu tidak dianggap sebagai serangan oleh sistem yang ada. Tak lama kemudian, Leon serta yang lainnya mulai mempersiapkan diri untuk kabur dan tiba-tiba robot kecil tersebut meledakkan diri yang menyebabkan sebuah ledakan yang sangat besar di dalam penghalang dan menyebabkan penghalang tersebut hancur. Mereka pun segera berlari menuju hutan dan mereka dikejar oleh robot yang menyeramkan tersebut.


Leo dan yang lainnya berlari sangat cepat. Meski begitu, robot yang mengejarnya juga berlari cukup cepat. Robot tersebut juga berhasil menghindari jebakan yang ada, seakan-akan ia mengetahui persis lokasi jebakan yang ada. Tak lama setelah itu, mereka memutuskan untuk memisahkan diri.

__ADS_1


“Robot tersebut cukup cepat, ia bisa mengejar kita jika dalam waktu yang dekat. Apa yang harus kita lakukan” ucap Leo.


“Sepertinya kita harus memisahkan diri, aku akan pergi bersama Paula dan Miki. Leo dan pamannya harus pergi bersama. Setelah itu, kita akan melihat siapa yang akan dikejar oleh musuh kita. Jika aku yang dikejar, kalian pergi saja menuju ke dekat gerbang perbatasan yang mengarah ke lokasi selanjutnya dan aku akan menyuruh seseorang untuk menemani kalian mencari kunci yang kalian butuhkan. Namun jika kalian yang dikejar, kalian pergi saja menuju gerbang perbatasan yang mengarah ke gerbang sebelumnya. Paman itu seharusnya tahu jalan menuju ke sana” ucap bu Nea.


“Baiklah, tetapi apa kamu tidak apa-apa jika dikejar olehnya? Dan mengapa kami harus menuju gerbang perbatasan alam sebelumnya?” ucap Leo.


“Aku akan baik-baik saja. Jika kalian membawanya menuju perbatasan tempat asalnya berada, tempat ini akan mendapatkan masalah yang lebih banyak. Aku memohon kalian untuk tidak membawanya ke sana. Dan jika ia dibawa menuju gerbang lokasi sebelumnya, pasti ia akan segera meninggalkan tempat ini dan tempat ini akan menjadi damai kembali” ucap bu Nea.


“Baiklah, sampai bertemu lagi nanti” ucap Leo.


Mereka pun pergi memisahkan diri. Bu Nea dan yang lainnya menuju ke arah kiri, sedangkan Leo dan Leon menuju ke arah kanan. Lalu, robot yang menyeramkan itu pun memilih untuk mengejar Leo. Leo merasa kebingungan mengapa robot tersebut tidak mengejar bu Nea yang merupakan pemimpin alam, dan ia mengejar Leo yang hanya merupakan tamu pada alam tersebut. Leo pun bertanya kepada Leon untuk meminta pendapatnya.


“Pak Leon, mengapa robot itu mengejar kita? Bukankah seharusnya ia mengejar pemimpin alam ini?” ucap Leo.


“Tentu saja tidak, aku tidak membawa satu pun barang milik bu Nea. Selain itu, darimana kamu mengetahui kode-kode tersebut? Aku saja tidak bisa melihat kode mereka” ucap Leo.


“Semakin kamu berpengalaman, semakin kamu bisa melihat sesuatu yang orang biasa lihat. Aku sudah ahli dalam hal ini, tenang saja” ucap Leon dengan bangga.


“Baiklah jika memang seperti itu. Lalu, apa yang akan kita lakukan pak Leon? Kita hanya berlari lurus saja mengikuti jalan yang ada, apa ini merupakan jalan yang benar?” ucap Leo.

__ADS_1


“Tentu saja, ini jalan yang benar menuju ke gerbang alam selanjutnya” ucap Leon.


“Bukankah seharusnya kita menuju ke gerbang alam selanjutnya? Kita tidak melakukannya sesuai yang disuruh bu Nea?” ucap Leo.


“Kamu lebih percaya kepadaku atau kepada bu Nea?” ucap Leon.


“Tentu saja kepadamu, tapi kita juga harus mengikuti arahan pemimpin alam ini. Bu Nea pasti lebih tahu apa yang terjadi” ucap Leo.


“Tenang saja, jika kamu percaya padaku maka ikuti saja apa yang aku katakan. Jika kamu tidak melakukannya, aku akan menganggapmu tidak mempercayaiku lagi” ucap Leon.


“Baiklah, aku akan patuh kepadamu kali ini” ucap Leo.


“Sebentar lagi kita akan sampai di dekat gerbang, aku akan memancing robot itu untuk mengejarku. Kamu lari saja menuju ke dekat gerbang itu, aku akan menyusulmu. Ikuti saja arahanku dan jangan banyak tanya” ucap Leon.


“Baiklah, tetapi kamu harus kembali dengan selamat” ucap Leo.


“Sudah pasti, menurutmu aku itu siapa? Aku adalah orang hebat yang bisa menyelesaikan berbagai masalah. Itulah yang sering kamu katakan tentang diriku, hahaha” ucap Leon dengan sombong.


Leo pun melanjutkan pelariannya menuju gerbang alam selanjutnya, sedangkan Leon berhenti sejenak.

__ADS_1


“Lagipula, aku sudah mengetahui tujuan robot tersebut” pikir Leon.


Saat Leo sudah cukup jauh darinya hingga tidak terlihat oleh matanya, Leon melakukan teleportasi menuju ke depan wajah robot tersebut hingga membuat robot tersebut terkejut dan berhenti.


__ADS_2