Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang

Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang
Sebuah Keanehan yang Tak Dikenali


__ADS_3

Leon pergi menuju ke tempat orang-orang jahat yang sebelumnya pernah ia lawan. Akan tetapi, ia merasa jika ada sesuatu yang aneh dengan orang-orang tersebut. Orang-orang tersebut terlihat seperti kehilangan semangat bertarungnya. Leon pun segera menanyakan keadaan orang-orang tersebut.


“Apa yang terjadi kepada kalian? Ayo cepat bertarung denganku!” ucap Leon.


“Tidak perlu, kami sudah tidak memiliki alasan untuk bertarung denganmu. Atasan kami baru saja memberikan kabar jika kami semua sudah dipecat” ucap orang tersebut.


“Tidak bisa seperti itu, kalian harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah kalian lakukan!” ucap Leon.


Leon pun menyerang orang-orang tersebut. Dengan sangat terpaksa, orang-orang tersebut pun melawan Leon. Leon diserang oleh beberapa orang yang cukup banyak jumlahnya. Meski begitu, ia berhasil melawan mereka dan membuatnya tidak sadarkan diri. Teknik pertarungan yang digunakan oleh Leon hanyalah teknik tendangan dan pukulan, ia tidak menggunakan sedikit pun kekuatan super yang ia miliki.


Tak lama setelah itu, Leon membawa orang-orang yang tidak sadarkan diri itu menuju ke sebuah pohon yang berada di dekatnya. Leon juga meletakkan orang-orang tersebut pada tempat yang tidak bisa terlihat oleh Leo. Beberapa lama kemudian, ia mulai menepuk tangan sebanyak tujuh kali. Tak lama kemudian, muncul sebuah serpihan kertas yang cukup besar di dekatnya. Leon pun mengambil serpihan kertas tersebut dan ia merobeknya. Setelah itu, datanglah serpihan-serpihan kertas yang sangat banyak dan serpihan-serpihat tersebut berubah menjadi Chartis.


“Apa yang kamu lakukan? Mengapa kamu merobeknya?!” ucap Chartis.


“Aku tidak peduli, cepat berikan laporanmu” ucap Leon.


“Aku hampir saja menemukannya… Mengapa banyak sekali orang yang tidak sadarkan diri? Atau orang-orang ini sudah… Tetapi, mengapa mereka tidak menghilang?” ucap Chartis.


“Mereka masih hidup, aku hanya membuat mereka tidak sadarkan diri. Mereka mengatakan jika mereka sudah dipecat oleh atasan mereka, mungkin saja atasan yang mereka maksud merupakan orang yang sedang kamu cari. Karena itu, kamu tidak perlu mencari orang tersebut. Orang itu pasti mengetahui jika ada yang sedang mencari dirinya dan ia segera melarikan diri… Bisakah aku menganggap jika kamu telah gagal?” ucap Leon.


“Aku belum gagal, aku akan mencarinya hingga aku menemukannya! Tidak ada kata kegagalan dalam hidupku!” ucap Chartis.


“Meski begitu, kamu sudah sangat sering gagal dan kalah” ucap Leon.


“Itu tidak dihitung! Sesuatu yang memiliki hubungan denganmu sudahlah pasti akan menjadi tidak masuk akal!” ucap Chartis.

__ADS_1


“Sudahlah, aku tidak akan membawa percakapan ini lebih jauh lagi, lebih baik jika kamu mengurus orang-orang yang tidak sadarkan diri ini” ucap Leon.


“Kamu ingin melemparkan pekerjaanmu kepadaku?! Aku tidak akan membiarkannya! Biarkan saja orang-orang ini tetap berada di sini, lagipula tidak akan terjadi apa-apa jika orang-orang ini tetap berada di sini” ucap Chartis.


“Jika begitu, berikan saja orang-orang ini kepada bos. Katakan jika orang-orang ini merupakan hadiah dariku” ucap Leon.


“Bos? Mengapa? Memangnya ada hubungannya dengan bos?” ucap Chartis.


“Setahuku, kamu tidak mempunyai alasan untuk menolak itu. Kamu tidak bisa menolak sesuatu yang berhubungan dengan bos, terutama untuk masalah ini. Bukankah kamu merupakan orang kepercayaan bos?” ucap Leon.


“Aku memang orang kepercayaannya, tetapi aku tidak bisa memberikan sesuatu yang tidak jelas seperti ini kepada bos. Terutama hadiah dari orang sepertimu, Leon!” ucap Chartis.


“Apa kamu benar-benar dipercaya oleh bos? Ataukah kamu hanya disebut sebagai orang kepercayaan tanpa adanya rasa percaya sedikit pun oleh bos?” ucap Leon.


“Tidak akan mungkin hal seperti itu terjadi!” ucap Chartis.


“Baiklah aku mengerti, urus saja anak kesayanganmu itu. Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku” ucap Chartis.


“Aku memang tidak akan pernah mengkhawatirkanmu, hahaha” ucap Leon.


Leon pun segera berlari menuju ke tempat Leo berada, dan ia berlari dengan sangat cepat. Beberapa lama kemudian, ia pun tiba di tempat Leo berada. Saat ia sampai di tempat itu, ia melihat jika hanya Leo seorang diri yang berada di sana. Leon tidak melihat adanya Miki di dekat Leo, ia pun berpikir jika Leo terlalu fokus memperhatikannya tanpa memperdulikan hal lainnya. Walaupun begitu, seharusnya Miki tidak akan bisa diculik jika ia tidak meninggalkan area yang telah Leon tandai sebelumnya.


“Selamat datang kembali, pak Leon. Kamu sangat hebat, aku memperhatikanmu dengan sangat fokus. Aku akan berusaha untuk menggunakan teknik-teknik yang tadi telahkamu gunakan, dan tentunya aku juga akan memanfaatkan kekuatan yang aku punya untuk mendukung keberhasilan serangan dari teknik tersebut” ucap Leo.


“Pintar sekali! Selain itu, di mana Miki?” ucap Leon.

__ADS_1


“Miki ada di sebelahku… Tidak ada?!” ucap Leo sambil melihat ke arah sebelahnya.


“Apa ia pergi meninggalkan tempat ini?” ucap Leon.


“Seharusnya ia mengajak atau memberitahuku jika ingin pergi, ia tidak boleh berkeliaran sendirian. Terutama pada saat seperti ini, sangat berbahaya baginya jika ia pergi sendiri saja. Pak Leon, ayo kita mencari Miki! Kamu sudah menyelesaikan musuh-musuh itu kan?” ucap Leo.


“Akan berbahaya jika kita mencarinya sekarang, masih ada beberapa musuh kuat yang tersisa. Seharusnya seseorang yang sebelumnya bersamaku sudah menghabisinya, tetapi ia belum memberi sedikit pun laporan. Dan bisa saja jika ia sedang kesusahan melawannya, bisakah kamu menunggu di sini untuk sementara waktu? Maaf jika aku belum bisa mengikuti keinginanmu, akan lebih bahaya jika musuh yang kuat itu dibiarkan. Aku tidak memikirkan hal itu sebelumnya, seharusnya aku tidak memberikan seseorang yang bersamaku sebelumnya lawan yang sulit” ucap Leon.


“Tidak apa-apa, pak Leon. Aku bisa mencari Miki dengan diriku sendiri, kamu tidak perlu mengkhawatirkanku” ucap Leo.


“Kamu yakin? Meskipun kamu memiliki kekuatan kebal, tetapi perjalanan ini akan sangat berbahaya” ucap Leon.


“Tenang saja, aku akan melakukannya sebaik mungkin” ucap Leo.


“Kamu harus melakukannya dengan semangat jika kamu ingin melakukannya!” ucap Leon.


“Aku akan melakukannya!” ucap Leo dengan semangat.


“Bagus sekali! Semangat seperti itulah yang aku inginkan! Aku akan segera menyusulmu setelah aku menyelesaikan orang-orang jahat tersebut. Kamu jangan pergi terlalu jauh, Leo!” ucap Leon.


“Tenang saja, aku akan kembali ke sini. Kamu tidak perlu menyusulku” ucap Leo.


“Aku tidak percaya jika kamu akan berhasil kembali ke tempat ini, bisa saja kamu tersesat. Aku akan tetap menyusulmu” ucap Leon.


“Baiklah, aku akan menanti kehadiranmu!” ucap Leo dengan semangat.

__ADS_1


Leon pun segera pergi menuju ke lokasi musuh-musuh yang tersisa dan ia akan segera menghabisinya, sedangkan Leo pergi mencari Miki dan ia menelusuri alam Afton tanpa ditemani oleh satu pun orang. Beberapa lama kemudian, Leo melihat jika terdapat sesuatu benda yang berada di dekat pohon. Setelah ia mendekatinya, benda tersebut merupakan sebuah robot yang ia kenal.


__ADS_2