Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang

Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang
Persekutuan Lismos dan Leon


__ADS_3

Leon melakukan teleportasi menuju ke depan wajah robot tersebut hingga membuat robot tersebut terkejut dan berhenti. Tak lama setelah itu, Leon tersenyum jahat kepada robot tersebut kemudian pergi menuju ke arah yang berlawanan dengan Leo berada. Setelah cukup jauh, Leon menanyakan beberapa pertanyaan kepada robot tersebut.


“Apa yang kau inginkan, Lismos?” ucap Leon.


“Kamu masih mengingatku, Leon?” ucap Lismos.


“Tentu saja, kamu merupakan salah satu dari para petinggi terkuat yang tidak pernah diangkat menjadi orang kepercayaan oleh bos. Ataukah mungkin kamu sudah diangkat menjadi orang kepercayaan, Lismos?” ucap Leon.


“Aku belum berhak menjadi orang kepercayaan bos, tetapi aku akan selalu berada di sisinya” ucap Lismos.


“Kembali ke pertanyaan awal, apa yang kamu inginkan? Aku tidak punya waktu yang banyak pada saat ini” ucap Leon.


“Aku ingin meminta bantuanmu untuk menghancurkan Nea, dia sangat membuatku kesal” ucap Lismos.


“Jika kamu mempunyai masalah dengan dia, coba saja selesaikan masalahmu sendiri. Jangan membawaku dan orang di dekatku pada masalah itu. Kalian semua memang sama saja” ucap Leon.


“Aku memang ingin berbuat seperti itu, tetapi ini juga menyangkut dengan dirimu. Aku tahu kamu sedang memburu pengguna kekuatan terlarang, ini sangat berkaitan dengan itu” ucap Lismos.


“Benarkah?! Jika memang seperti itu, aku akan membantumu” ucap Leon.


“Sebelum itu, siapa yang kamu maksud dengan kalian semua sama saja?” ucap Lismos.


“Sebelum aku bertemu denganmu, aku sudah bertemu dengan orang-orang berbahaya yang lainnya. Dari sekian banyaknya kota, mengapa kalian semua memilih alam pengembangan di kota tak bernama ini?!” ucap Leon.

__ADS_1


“Aku berada di kota ini karena Nea sedang berada di tempat ini, dan untuk yang lainnya aku tidak tahu… Aku tidak tahu siapa yang kamu maksud!!! Mana mungkin bisa aku memberitahumu informasi mengenai mereka jika aku tidak mengetahui siapa mereka yang kamu maksud, Leon!” ucap Lismos dengan kesal.


“Maaf, Lismos. Kamu tidak perlu marah seperti itu, meskipun kamu memang pemarah sejak dahulu. Pada alam pengembangan kota ini, aku telah bertemu dengan Nea, kamu, Chartis, dan bahkan aku bertemu dengan Randlof” ucap Leon.


“Mereka berada di kota ini?! Sungguh waktu yang sangat buruk, kejadian buruk akan terjadi pada kota ini jika kamu tidak bisa menghentikan mereka. Kamu harus segera pergi dari alam ini, Leon“ ucap Lismos.


“Tunggu, apa yang sebenarnya sedang terjadi?! Apa yang sebenarnya harus aku hentikan?!” ucap Leon yang kebingungan.


“Aku akan menceritakan keadaan saat ini sejauh yang aku tahu. Sebelum itu, apa kamu mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh Randlof?” ucap Lismos.


“Randlof sedang mencari benda yang sangat berbahaya, dan ia akan mengembalikannya ke pemerintah pusat. Hanya itu saja yang aku ketahui” ucap Leon.


“Setengah yang kamu ketahui adalah kebenaran, dan setengahnya lagi merupakan kebohongan yang dibuatnya” ucap Lismos.


“Tunggu… Apa maksudmu? Untuk saat ini aku tidak bisa menerima informasi tanpa bukti yang jelas. Jika aku tidak mempercayai Randlof, aku tidak bisa mempercayaimu dan yang lainnya juga” ucap Leon.


“Bukankah itu karena aku memang kuat? Dan mengapa kamu sangat ingin mengetahui seluruh kekuatanku? Kamu ingin bertarung denganku?!” ucap Leon.


“Tidak, mana mungkin. Aku akan langsung kalah dalam hitungan detik saja” ucap Lismos.


“Mengapa kita jadi membahas hal tidak berguna ini?! Kembali ke pertanyaan awal, apa yang sebenarnya terjadi? Cepat ceritakan seluruh kejadian yang ada kepadaku” ucap Leon.


“Berdasarkan informasi yang aku dapatkan, Randlof tidak ingin mengembalikan benda berbahaya tersebut ke pemerintah, dan ia ingin menggunakannya untuk kepentingannya sendiri” ucap Lismos.

__ADS_1


“Memangnya apa yang bisa dilakukan dengan benda tersebut? Benda tidak berguna seperti itu, benda yang hanya membawa seseorang yang menyentuhnya menuju ke dunia lain” ucap Leon.


“Aku juga tidak mengetahuinya, sebaiknya kamu berhati-hati dengannya” ucap Lismos.


“Jika memang begitu, aku juga akan berhati-hati denganmu” ucap Leon.


“Hei hei… Tidak perlu waspada kepadaku, kamu pun sangat mengetahuinya jika aku sama sekali tidak bisa menyerangmu” ucap Lismos.


“Memang seperti itu. Sepertinya kamu sudah tidak memiliki informasi apapun, aku akan pergi” ucap Leon.


“Tunggu! Aku memang tidak mempunyai informasi lain mengenai Randlof, tetapi masih ada informasi tentang Chartis, Nea, dan diriku. Kamu ingin aku menceritakan informasi yang mana? Chartis? Nea? Atau diriku?” ucap Lismos.


“Chartis lalu Nea saja, aku tidak butuh informasi mengenai dirimu. Paling hanya informasi tidak berguna” ucap Leon.


“Jahat sekali kamu kepadaku! Baiklah aku akan memberitahumu, tetapi setelah ini kamu harus membantuku menghancurkan Nea. Bagaimana?” ucap Lismos.


“Jika itu informasi yang berguna, aku akan membantumu. Jika informasi yang kamu berikan tidak berguna, aku yang akan menghancurkanmu” ucap Leon.


“Baiklah… Chartis datang ke kota ini karena ia ingin bertemu denganmu, dan bahkan ia sempat berkata ingin mengalahkanmu. Dan juga, ia berencana membunuh anak kesayanganmu itu agar kamu kembali pada bos. Kamu harus menjaganya, dan juga kamu harus berhati-hati dengan ucapan Chartis. Beberapa saat ini, ia sering mengatakan kebohongan. Selanjutnya, tentang Nea… Nea sedang merencanakan untuk menghancurkan organisasi, aku mengetahui ini dari beberapa informan yang ditugaskan khusus untuk menyelidikinya. Dan bahkan, ada beberapa informan yang dibunuh olehnya. Dan yang aku ketahui, saat ini ia bekerja sama dengan beberapa orang yang merupakan anggota dari sindikat kekuatan terlarang. Dan yang terakhir merupakan informasi tentang diriku, aku sangat menyu-” ucap Lismos.


“Sudah cukup, aku tidak membutuhkan informasi tentang dirimu. Kamu hanya akan menyebutkan makanan, minuman, dan barang kesukaanmu saja. Tidak berguna bagiku. Selain itu, apa kamu mengetahui sindikat yang bekerja sama dengan Nea berasal dari kelompok apa? Atau kamu mengetahui organisasi pusatnya?” ucap Leon.


“Aku tidak mengetahui hal itu. Dan ada hal lain yang aku ketahui, kunci gerbang yang kamu cari berada di tangan orang-orang itu” ucap Lismos.

__ADS_1


“Itu berarti, aku harus segera menghancurkan mereka! Ayo cepat kita membasmi mereka, Lismos!” ucap Leon.


Mereka pun segera mencoba menuju ke tempat bu Nea berada. Mereka mencari bu Nea menuju berbagai tempat, tetapi ia tidak menemukannya. Beberapa lama kemudian, Leon menyadari jika tempat yang belum dikunjungi hanyalah area di dekat gerbang alam selanjutnya yang merupakan tempat Leo berada.


__ADS_2