
Leon, Lismos, dan Wata melompat keluar dari mesin udara. Mereka melihat jika sekumpulan robot dari alam paton sedang menembaki mesin udara tersebut, dan mereka juga melihat jika terdapat Nea dan orang-orang suruhannya sedang berjalan santai di alam afton. Saat mereka berada di udara, Leon segera menyuruh Lismos dan Wata untuk mendekatinya.
“Kalian, apa kalian bisa mendekatiku? Aku akan melakukan teleportasi ke area alam paton. Apa kalian ingin ikut berteleportasi bersamaku ataukah kalian ingin menggunakan kekuatan kalian masing-masing untuk sampai ke area itu?” ucap Leon.
“Aku tidak bisa mendekatimu, dan aku juga tidak bisa menuju ke alam paton. Aku akan menggunakan kekuatanku saja untuk menuju ke alam afton, terima kasih atas tawaranmu” ucap Lismos.
“Aku juga akan mengikuti Lismos, aku tidak akan menggunakan kekuatanmu lagi! Karena kalian sedang memusuhi orang-orang itu, aku akan segera menghabisinya! Aku akan menggunakan seluruh amarahku!” ucap Wata sambil menunjuk ke arah Nea.
“Jangan menghabisinya terlebih dahulu, aku juga ingin mengambil bagian untuk beraksi! Dan juga, jangan terlalu emosi jika zapola yang kamu rencanakan untuk menjadi koleksimu telah hancur! Hahaha” ucap Leon.
“Aku tidak akan menyisakan bagian untukmu! Coba saja kalau kamu bisa!” ucap Wata.
“Baiklah, aku akan segera menyusulmu setelah aku meletakkan Leo di tempat yang aman! Cepat gunakan kekuatanmu!” ucap Leon.
Leon pun segera melakukan teleportasi menuju ke alam paton, serta Lismos dan Wata segera menggunakan kekuatan mereka untuk menuju ke tempat Nea. Saat Leon berpindah ke alam paton, ia sudah dikelilingi oleh robot-robot yang berada di alam tersebut.
“Serahkan pada kami” ucap salah satu robot tersebut.
“Aku tidak akan menyerahkan Leo kepadamu!” ucap Leon.
Leon pun segera melakukan teleportasi menuju ke area lain di dalam alam tersebut. Saat ia sudah berpindah, ia dikelilingi kembali oleh robot-robot yang berada di alam tersebut. Namun, robot tersebut terlihat seperti berbeda dengan yang sebelumnya. Akan tetapi, Leon tidak menyadarinya.
“Serahkan padaku” ucap salah satu robot tersebut.
“Sudah aku katakan, aku tidak akan menyerahkan Leo kepadamu!” ucap Leon.
Leon pun segera melakukan teleportasi dan berpindah ke atas pepohonan yang berada pada alam tersebut. Saat ia berpindah, ia melihat adanya sebuah robot yang berada di dekatnya. Leon melihat jika robot tersebut mempunyai bentuk yang sama seperti sebelumnya.
“Aku akan mengatakan untuk yang terakhir kalinya, aku tidak akan menyerahkan Leo kepadamu!” ucap Leon.
__ADS_1
Leon pun pergi meninggalkan robot tersebut tanpa membiarkan robot tersebut berbicara sedikit pun. Leon pergi berteleportasi kembali menuju alam afton. Saat ia berpindah pada alam afton tersebut, ia melihat jika Lismos dan Wata sedang berhadapan dengan Nea. Leon pun merasa jika tempat tersebut sangatlah tidak aman jika ia meletakkan Leo, Leo pun segera berteleportasi menuju ke atas pohon di alam afton tersebut. Saat ia berada di tempat tersebut, ia melihat adanya Miki yang sedang berada di sana. Dengan sangat berat hati, Leon terpaksa meninggalkan Leo dengan Miki yang berada di sana. Leon berpikir jika Miki tidak akan berbuat sesuatu yang buruk terhadap Leo, mengingat jika Leo telah melakukan banyak hal baik kepadanya.
“Aku titipkan Leo kepadamu, semoga kamu bisa menjaganya dengan baik. Lindungilah Leo dengan seluruh nyawamu, walaupun aku yakin jika ia akan baik-baik saja. Tidak perlu bingung, aku hanya menyuruhmu menjaga Leo. Kalian akan baik-baik saja, hahaha” ucap Leon.
Miki terlihat kebingungan, meskipun ia tidak dapat berbicara kepada Leon. Tak lama kemudian, Leon kembali berteleportasi menuju ke tempat Lismos dan Wata berada. Setelah itu, Leon segera membantu mereka untuk mengalahkan Nea. Leon melakukan teleportasi menuju ke belakang Nea dan ia segera memukul bagian punggung Nea. Pukulan itu menyebabkan Nea tidak sadarkan diri, dan orang-orang yang berada di sekitarnya segera menggunakan kekuatan mereka. Orang-orang tersebut menghilang tanpa jejak sedikit pun, dan Leon serta yang lainnya tidak dapat melacak keberadaan orang-orang tersebut.
“Ke mana perginya orang-orang yang bersama Nea?! Aku baru saja ingin menghabisinya!” ucap Lismos dengan kesal.
“Bahkan auranya tidak terdeteksi olehku! Hebat sekali!” ucap Wata.
“Kalian sudah aku beri waktu yang cukup banyak untuk mengalahkan Nea, tetapi kalian belum bisa mengalahkannya. Dan bahkan Wata mengatakan jika ia tidak akan membiarkanku beraksi, tetapi Nea tidak akan bisa dikalahkan dengan cepat jika aku tidak beraksi. Apakah Nea yang bertambah kuat, ataukah kalian yang menjadi sangat lemah? Apa itu benar kekuatanmu yang sesungguhnya, Wata? Aku tidak mengira jika kamu selemah ini, Wata” ucap Leon.
“Bukan begitu, aku baru saja ingin mengalahkannya jika kamu tidak datang ke sini!” ucap Wata.
“Kamu saja tidak mengetahui titik kelemahan musuhmu, kamu tidak akan pernah bisa mengalahkannya” ucap Leon.
“Kalian bawa saja, aku akan kembali ke tempat Leo terlebih dahulu” ucap Leon.
“Tidak, kamu harus ikut mengamankan Nea. Aku tidak akan bisa menghadapinya jika aku seorang diri saja. Lagipula, apa kamu tidak meletakkan Leo ke tempat yang aman?” ucap Lismos.
“Aku sudah menaruhnya di dekat Miki, sebuah robot yang disebutkan sebagai anak dari Nea. Aku tidak tahu jika tempat itu merupakan tempat yang aman atau tidak aman. Dan juga aku tidak melihat adanya Paul, robot yang merupakan temannya Nea. Mungkin saja ia sedang melakukan rencana lain yang berbahaya bersama dengan temannya yang lain… Tunggu, Wata tidak bersamamu mengamankan Nea?!” ucap Leon.
“Seharusnya kamu menitipkan Leo kepada robot yang berada di alam paton, sudah pasti sangat aman jika berada di sana. Tetapi kamu harus memilih robot tersebut dengan hati-hati, Leo akan bahaya jika kamu tidak memilihnya dengan benar. Dan menurutku, Leo akan tetap aman jika ia dibiarkan bersama dengan robot kecil tersebut. Tentang Wata… Sepertinya ada yang harus ia lakukan” ucap Lismos.
“Apa maksudmu, aku tidak mempunyai keperluan yang harus aku lakukan” ucap Wata.
“Sepertinya ada yang kamu sembunyikan, Lismos. Cepat katakan kepadaku” ucap Leon.
“Wata sangat tidak bisa diajak bekerja sama, seharusnya Wata mengerti apa yang aku katakan. Aku akan memberitahu yang sebenarnya. Sebenarnya aku akan membawa Nea menuju ke tempat perkumpulan organisasi, dan aku tidak akan bisa membawa Wata menuju tempat tersebut. Wata dan aku pasti tidak akan berhasil menuju tempat itu jika ia hanya bersamaku, karena itu aku harus mengajakmu untuk ikut. Bisakah kamu ikut, Leon?” ucap Lismos.
__ADS_1
“Hah?! Apa kamu sudah tidak waras?! Bagaimana bisa aku kembali ke tempat tersebut?! Meskipun sebelumnya aku merupakan orang yang sangat penting di organisasi, aku tidak bisa kembali ke tempat itu pada saat ini! Jika kamu ingin membawa Nea menuju tempat tersebut, aku bisa saja mengantarkanmu. Hanya dirimu dan Nea saja, Wata harus tetap berada di alam ini. Setelah itu, aku akan segera kembali menuju alam ini. Dan kamu juga tidak boleh mengatakan jika aku bertemu ataupun membantumu, anggap saja jika perjanjian kita saat ini sudah selesai” ucap Leon.
“Apa maksudmu?! Aku tidak boleh ikut bersama Lismos?!” ucap Wata.
“Bukan seperti itu yang aku maksud, Wata. Aku ingin kamu mendapatkan sesuatu yang menarik, kamu akan mengetahuinya setelah aku kembali ke alam ini” ucap Leon.
“Apa yang menarik?! Jika itu benar-benar tidak menarik bagiku, aku akan menghabisimu!” ucap Wata.
“Tenang saja, aku yakin kamu akan menyukainya. Kita akan menjadi rekan kerja untuk sementara waktu” ucap Leon.
“Aku tidak ingin menjadi rekanmu!” ucap Wata.
“Lalu, kamu ingin menjadi musuhku?” ucap Leon.
“Tentu saja tidak” ucap Wata.
“Sepertinya kamu sudah mulai mengakui kekuatanku, hahaha. Jika begitu, kita akan menjadi rekan kerja untuk sementara waktu. Setelah itu, kamu bebas melakukan apapun yang kamu suka. Ayo segera pergi, Lismos” ucap Leon.
“Tunggu, Leon! Apa maksudmu jika perjanjian kita sudah berakhir?! Keadaan yang sesuai dengan perjanjian kita belumlah terlaksanakan! Nea saja belum aku hancurkan!” ucap Lismos.
“Sudah pasti kamu akan menghancurkannya di dalam tempat perkumpulan tersebut, aku sangat mengetahuinya. Masalah itu sudah selesai, tidak ada hal lain yang perlu kamu pikirkan” ucap Leon.
“Sepertinya kamu sudah mengetahuinya. Jika begitu, ucapkan selamat tinggal kepada Nea… Namun, aku merasa jika kamu tidak perlu mengucapkannya… Lupakan saja hal itu, bagaimana dengan orang-orang yang memiliki kekuatan itu?! Itu termasuk ke dalam perjanjian, kamu tidak melupakannya kan?!” ucap Lismos.
“Tenang saja, aku sudah mengetahui asal kelompok dari orang-orang suruhan tersebut. Aku bisa mengatasi masalah ini, kamu tidak perlu memikirkannya. Mungkin saja kita akan melalukan perjanjian lagi pada pertemuan selanjutnya! Sampai jumpa Lismos, dan juga terima kasih” ucap Leon dengan tersenyum.
“Tunggu, Leon! Aku belum selesai berbicara! Sebenarnya ke-” ucap Lismos.
Leon pun segera melakukan teleportasi tanpa menghiraukan perkataan Lismos, ia membawa Lismos serta Nea menuju ke tempat perkumpulan organisasi dan ia segera kembali menuju ke alam afton. Beberapa lama kemudian, Leon segera menyentuh bagian belakang Wata dan ia melakukan teleportasi menuju ke tempat Leo berada. Setelah itu, ia melihat jika Leo tetap berada di lokasi yang sama serta ia bersama dengan Miki yang berada di dekatnya. Tak lama kemudian, Leo pun terbangun dan ia terkejut dengan keadaan yang ada.
__ADS_1