
Terdapat tiga pilihan jalan yang harus dipilih oleh Leo, yaitu pilihan jalan bagian kiri, pilihan jalan bagian tengah, dan pilihan jalan bagian kanan. Leo memerhatikan pilihan jalan yang ada dengan sangat fokus. Beberapa lama kemudian, Leo berhasil menentukan pilihan jalan yang akan dilaluinya. Leo memilih pilihan jalan bagian tengah.
Leo memasuki pilihan jalan tersebut. Leo terus berjalan hingga akhirnya ia kelelahan. Leo pun beristirahat untuk sementara waktu, dan semakin lama ia merasa semakin mengantuk. Tak lama kemudian, ia tertidur untuk beberapa waktu. Setelah ia terbangun, ia melihat dirinya seperti dikelilingi oleh beberapa orang yang tidak ia kenal.
“Woi anak kecil, kamu sudah terbangun?” ucap seseorang yang mengelilinginya.
“Sudah aku bilang, aku bukan anak kecil!” ucap Leo dengan kesal.
“Apa yang akan kamu lakukan? Kami sudah mengepungmu! Tidak ada yang bisa dilakukan anak kecil seperti dirimu! Hahaha” ucap salah seorang yang misterius itu.
“Siapa kalian?! Apa yang akan kalian lakukan kepadaku?!” ucap Leo.
“Kamu tidak perlu tahu siapa kami! Karena sudah kami sudah yakin jika kamu akan kehilangan nyawamu saat terkena kekuatan super kami!” ucap salah seorang yang misterius itu.
“Kekuatan super?! Mengapa kalian bisa mengetahui itu?! Dan jika kalian ingin mencoba untuk membunuhku, setidaknya sebutkan nama kalian ataupun kelompok kalian!” ucap Leo.
“Menyebutkan nama kelompok kami? Kamu ingin mengenangnya di saat kamu mati? Baiklah, akan kami sebutkan!” ucap salah seorang yang misterius itu.
Tak lama kemudian, kelompok itu pun melakukan pergerakan yang aneh. Mereka seperti membentuk sebuah formasi yang biasa terjadi saat mempertunjukkan suatu julukan nama kepada orang lain. Setelah formasi yang ada terbentuk, mereka pun menyebutkan nama kelompok mereka.
“Kami adalah SS-Projecto” ucap salah seorang anggota SS tersebut.
“SS-Projecto?! Nama yang sangat asing. Aku tidak pernah mendengar sebutan nama itu” ucap Leo.
“Apa?! Kamu menyebut nama kelompok kami aneh?! Tidak bisa dimaafkan! Kamu harus segera kami habisi!” ucap salah seorang anggota SS-Projecto.
“Tunggu… Aku tidak menyebut nama kelompok kalian aneh! Aku hanya bilang jika nama kelompok kalian sangat asing. Aku pikir kalian adalah salah satu kelompok band ataupun sejenisnya yang berasal dari kota-kota besar” ucap Leo.
“Pemikiran yang bagus! Kami memang berasal dari suatu tempat yang besar. Kamu pun tidak akan bisa ke tempat itu hingga kamu mati” ucap salah seorang anggota SS-Projecto.
__ADS_1
“Mengapa?!” ucap Leo.
“Mengapa? Karena kamu sebentar lagi akan mati di tangan kami! Hahaha” ucap salah seorang anggota SS-Projecto.
“Mengapa kalian sangat ingin membunuhku? Apa aku mempunyai salah kepada kalian?” tanya Leo yang penasaran.
“Tidak, kamu tidak memiliki kesalahan apapun pada kami. Kamu ingin tahu apa yang salah? Kamu dilahirkan ada suatu kesalahan besar! Orang tuamu pasti kesal karena yang terlahir adalah dirimu yang tidak berguna! Hahaha” ucap salah seorang anggota SS-Projecto yang mengejek Leo.
“Tidak! Tidak mungkin seperti itu! Orang tuaku sangat bangga kepadaku dan aku memiliki seseorang yang percaya kepadaku! Dan juga, aku cukup berguna bagi orang lain!” ucap Leo dengan bangga.
“Kamu yakin? Apa orang itu memang benar bangga dan percaya kepadamu? Mungkin kamu hanya dimanfaatkan saja olehnya! Hahaha” ucap salah seorang anggota SS-Projecto yang mengejek Leo.
“Tentu saja tidak! Aku sangat yakin jika mereka tidak memanfaatkanku! Selain itu, mengapa kalian mengejekku?! Aku tidak mempunyai masalah dengan kalian! Jika kalian ingin membunuhku, lakukan saja jika memang kalian bisa!” ucap Leo.
Salah seorang anggota SS-Projecto itu pun mulai menggunakan kekuatan yang mereka punya. Orang itu mengeluarkan api yang sangat panas dari tangannya, bahkan hingga api tersebut berubah warna dan tidak berwarna merah seperti api pada umumnya. Akan tetapi, Leo tidak merasa kepanasan dan bahkan merasakan kebalikannya.
“Apa?! Mengapa bisa terjadi seperti ini?!” ucap salah seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan api dari tangannya.
“Siapa yang selanjutnya ingin mencoba membunuhku? Aku tidak takut, hahaha” ucap Leo.
Salah seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan api itu pun diejek oleh anggota yang lainnya. Mereka terlalu meremehkan Leo dan menganggap jika Leo hanyalah seorang manusia biasa. Selanjutnya, salah seorang anggota SS-Projecto dengan pakaian yang sangat unik serta memakai kacamata yang berwarna hitam mencoba untuk membunuh Leo. Orang tersebut terlihat seperti meniupkan angin keluar dari mulutnya. Tak lama setelah itu, sebuah laser berwarna biru pekat keluar dari mulutnya. Laser tersebut membuat Leo terlihat membeku untuk beberapa saat.
“Hahaha, rasakan itu anak kecil!” ucap orang tersebut dengan bangga.
“Seorang anak kecil memang bukan tandingan kita! Siapa tadi yang tidak berhasil mengalahkan anak kecil ini? Membuat malu nama kelompok kita saja, hahaha” ucap seorang anggota yang lain.
“Memangnya anak kecil ini sudah mati? Jika dirinya hanya membeku saja dan ia tidak mati, maka tidak ada bedanya dengan apa yang aku lakukan!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan api.
“Bukankah hanya membekukannya saja cukup untuk menentukan dirinya sudah mati atau belum? Siapa yang bisa menahan dinginnya suhu es seperti itu? Hahaha” ucap seorang anggota yang lain.
__ADS_1
“Tidak, membekukannya saja tidak cukup. Kita perlu menghancurkannya hingga berkeping-keping! Hahaha” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan laser es.
“Woi badan besar, cepat lakukan tugasmu” ucap seorang anggota yang lain.
Seseorang dari anggota SS-Projecto yang memiliki badan yang besar itu pun segera menggunakan kekuatannya. Orang tersebut memotong es menjadi dua bagian. Para anggota SS-Projecto itu pun mengira jika badan Leo ikut terbelah menjadi dua bagian, akan tetapi badan Leo terlihat baik-baik saja. Leo pun kembali berbicara pada mereka.
“Apa yang kalian lakukan? Sudah aku katakan jika kalian tidak bisa membunuhku! Sesuatu yang kalian lakukan tidak ada gunanya!” ucap Leo.
“Apa?! Kamu menyebut kami tidak berguna?! Memangnya apa yang kamu ketahui tentang kami?! Kami tidak akan berhenti sampai kami dapat membunuhmu!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang sangat kesal.
“Memangnya apa yang akan kalian lakukan selanjutnya? Coba saja jika kalian bisa!” ucap Leo.
Tak lama setelah itu, muncul sebuah roket kecil yang mengarah kepada Leo dan meledak saat benda itu menyentuh tubuh Leo. Sebuah asap tebal berwarna hitam pun terlihat untuk beberapa waktu.
“Hahaha, rasakan itu!” ucap seorang anggota yang lain.
“Hebat sekali, kamu berhasil mengenainya! Apakah ia sudah mati?” ucap seorang anggota yang lainnya.
“Sudah pasti, tidak ada yang berhasil bertahan setelah terkena kekuatan roketku!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan roket dari tangannya.
“Apa kamu yakin?” ucap seorang anggota yang lain.
“Sudah tentu! Kamu bisa memukulku jika anak kecil itu bisa bertahan!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan roket dari tangannya.
“Itu tandanya, aku adalah orang pertama yang berhasil bertahan? Hahaha! Dan sudah aku bilang, aku bukan anak kecil!” ucap Leo yang berada di dalam asap tebal.
“Tidak mungkin!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan roket.
Asap hitam tebal yang menutupi diri Leo pun mulai menghilang. Tak lama setelah itu, Leo memukul seorang anggota yang mempunyai kekuatan mengeluarkan roket dari tangannya. Saat memukulnya, tangan Leo tidak mengenai tubuh orang tersebut. Seakan-akan Leo menembus badan orang tersebut. Leo pun mulai merasa ada sesuatu yang aneh.
__ADS_1