
Leo pergi mencari Miki dan ia menelusuri alam Afton tanpa ditemani oleh satu orang pun. Beberapa lama kemudian, ia melihat sesuatu benda yang berada di dekat pohon. Setelah ia mendekatinya, benda tersebut merupakan Ropan. Leo melihat Ropan yang tidak sadarkan diri di dekat pohon tersebut. Leo pun mencoba untuk membangunkannya.
“Ropan, bangun! Ropan! Sudah berapa lama kamu tidak sabarkan diri?! Kamu belum sadar sejak kita berada di tempat asing itu?! Cepatlah sadarkan diri, Ropan!” ucap Leo.
Leo pun mencoba untuk membangunkannya, ia pun memukul Ropan dengan pukulan yang cukup keras. Leo mengulangi pukulan tersebut dengan jumlah yang cukup banyak. Tak lama setelah itu, Ropan pun mulai sadarkan diri dan ia merasa jika ada bagian tubuhnya yang berbeda seperti sebelumnya.
“Cara ini berhasil! Selamat pagi, Ropan!” ucap Leo.
“Apa yang kamu lakukan? Selain itu, aku merasa jika ada yang berbeda dengan tubuhku… Tunggu… Aku melupakan namamu, maaf” ucap Ropan.
“Kamu pasti sangat kelelahan, namaku Leo. Apa ada efek samping dari dirimu yang tidak sadarkan diri?” ucap Leo.
“Aku tidak tahu… Hanya saja, aku merasa seperti ada tubuhku yang berubah bentuk… Dan ada beberapa tubuhku yang merasa sakit” ucap Ropan.
“Oh karena itu… Mungkin saja kamu telah diserang oleh sesuatu… Aku baru saja menemukanmu beberapa menit yang lalu” ucap Leo.
“Apa benar begitu?” ucap Ropan.
“Mungkin saja… Aku tidak tahu” ucap Leo.
“Lalu, bagaimana dengan keadaan saat ini? Seseorang yang kamu tunggu belum mendatangimu?” ucap Ropan.
“Tenang saja, aku sudah bertemu dengannya. Saat ini aku hanya berpergian untuk mencari adikku, dan aku tidak sengaja bertemu denganmu” ucap Leo.
“Jika begitu, ayo cepat kita mencari adikmu… Sebelum itu, aku ingin meminta maaf. Aku menghilangkan benda yang sebelumnya yang temukan dengan susah payah” ucap Ropan.
“Tidak apa-apa, aku tidak memperdulikan hal itu. Aku hanya ingin tidak terjadi sesuatu yang buruk denganmu, itu saja sudah cukup” ucap Leo.
“Terima kasih! Ayo segera kita mencari adikmu!” ucap Ropan.
Mereka pun segera mencari Miki. Perjalanan yang ditempuh oleh mereka sudah cukup jauh, tetapi mereka belum menemukannya. Beberapa lama kemudian, Leo mengatakan jika lebih baik ia kembali ke tempat yang aman.
__ADS_1
“Aku sudah lelah, bagaimana jika kita kembali saja?” ucap Leo.
“Kembali ke mana? Bagaimana dengan adikmu?” ucap Ropan.
“Kembali ke tempat yang aman. Sebelumnya aku berada di tempat yang sangat aman, mungkin saja adikku sudah kembali ke tempat itu” ucap Leo.
“Memangnya bagaimana keadaan tempat ini? Sedang dalam bahaya?” ucap Ropan.
“Saat ini, sedang terjadi bahaya yang cukup mengerikan pada tempat ini. Ada beberapa orang penjahat yang sedang menyerang alam ini, tetapi seseorang yang bersamaku sedang membereskan penjahat-penjahat tersebut. Kamu tidak perlu khawatir, tempat ini akan kembali menjadi aman jika ia telah menyelesaikan tugasnya” ucap Leo.
“Baiklah, ayo cepat kita pergi” ucap Ropan.
Saat mereka ingin pergi menuju ke tempat yang aman, mereka dikepung oleh sekumpulan orang yang cukup banyak. Orang-orang tersebut terlihat cukup jahat dan ingin menyerang mereka. Leo pun segera mengambil tindakan untuk mencoba kabur dari orang-orang tersebut. Meski begitu, ia tidak berhasil dan ia tetap terjebak di antara orang-orang jahat tersebut.
“Apa yang kalian inginkan?” ucap Leo.
“Serahkan robot kecil yang sedang bersamamu itu. Jika kamu tidak menyerahkannya, kami akan segera menghabisimu. Namun, kamu akan kami bebaskan jika kamu ingin menyerahkannya” ucap salah seorang dari penjahat tersebut.
“Apa maksudmu, Ropan? Mengapa kamu berkata seperti itu? Aku akan baik-baik saja meskipun harus melawan mereka. Lagipula, kita tidak tahu apa yang mereka katakan merupakan sebuah kebenaran atau hanyalah omong kosong saja” ucap Leo.
“Kami akan benar-benar membebaskanmu” ucap orang tersebut.
“Tuh dengar, Leo. Mereka akan melepaskanmu. Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku, aku bisa mengurus diriku sendiri” ucap Ropan.
“Bukan seperti itu yang aku inginkan. Lagipula, mereka tidak memberitahukan tujuan mereka mencarimu dan bisa saja kamu akan berada di dalam bahaya. Kamu sudah sangat sering berada dalam keadaan yang berbahaya, aku tidak ingin kam mengulangi kejadian-kejadian itu lagi” ucap Leo.
“Kamu sangat baik sekali, Leo. Tetapi aku sudah biasa mengalami hal seperti ini, kamu tenang saja. Aku akan berusaha sebaik mungkin agar aku tetap hidup” ucap Ropan.
“Apa kamu tidak mendengarkanku berbicara? Sudah aku bilang aku tidak akan membiarkanmu berada dalam bahaya, aku tidak ingin kamu mengulangi kejadian yang buruk. Ini semua adalah salahku, dan aku harus menebus kesalahanku. Maafkan aku, Ropan” ucap Leo.
“Kamu tidak salah Leo, dan kamu tidak perlu meminta maaf. Ini memang sudah takdirku, aku harus menerimanya dengan baik” ucap Ropan.
__ADS_1
“Aku mengerti. Jika kamu memang berpikir seperti itu, akulah orang yang akan merubah takdir burukmu menjadi sebuah takdir yang baik! Kamu tidak boleh menyerah, terutama jika kamu belum mencobanya!” ucap Leo.
“Apa kalian belum selesai berbicara? Kami sudah sangat baik untuk menunggu perdebatan kalian, bisakah kalian memberikan jawaban kepada kami? Apa kalian akan memberikan robot itu dengan cara damai? Ataukah harus dilakukan dengan kekerasan?” ucap orang tersebut.
“Dengan cara damai” ucap Ropan.
“Dengan cara kekerasan… Tidak, aku tidak akan menyerahkannya!” ucap Leo.
“Baiklah, kami akan menunggu untuk sementara waktu. Semoga kalian bisa memilih cara yang damai, karena kami tidak ingin membuang-buang tenaga untuk sesuatu yang tidak penting seperti ini” ucap orang tersebut.
“Leo, sudahlah. Kamu tidak perlu melawan mereka, aku akan baik-baik saja… Mungkin” ucap Ropan.
“Kamu saja masih belum yakin jika kamu bisa tetap hidup setelah bersama mereka, aku tidak bisa membiarkannya begitu saja! Lagipula… Intinya, ini akan menjadi sangat menarik” ucap Leo.
“Apa yang kamu bicarakan? Bagaimana bisa ini menjadi menarik?” ucap Ropan.
“Aku bisa mencoba beberapa teknik pertarungan yang telah aku pelajari sebelumnya, aku ingin menguji teknik tersebut kepada mereka” ucap Leo dengan pelan kepada Ropan.
“Eh?! Kamu serius?! Bagaimana jika akan terjadi sesuatu yang buruk?!” ucap Ropan.
“Pelankan suaramu, nanti mereka mendengarnya. Selain itu, kamu tenang saja. Aku akan mengatasi mereka sebaik mungkin” ucap Leo.
“Semoga kamu bisa mengatasi mereka, aku akan mendukungmu dari belakang” ucap Ropan.
“Aku mengerti. Kata dukungan yang kamu maksud merupakan sebuah kata yang memiliki arti lain, yaitu bersembunyi. Atau mungkin kamu akan memberiku dengan berteriak? Hahaha” ucap Leo.
“Aku tidak akan melakukan hal memalukan seperti itu” ucap Ropan.
“Sepertinya kalian sudah menemukan jawaban kalian, bisa kita mulai sekarang?” ucap Leo.
“Tentu saja!” ucap Leo.
__ADS_1
Leo dan orang-orang jahat tersebut pun memulai pertarungan mereka. Leo menggunakan teknik yang sebelumnya ia pelajari dengan cara melihat pertarungan antara Leon dengan para penjahat lainnya. Pertarungan itu berlangsung sangat sengit dan menegangkan hingga akhirnya terdapat pemenang di antara mereka.