
Beberapa jalan mulai terlihat dan terdapat empat pilihan jalan yang tersedia. Masing-masing pilihan jalan itu diberi urutan nomor sesuai dengan urutan lokasinya dari posisi paling kanan hingga ke paling kiri. Leo dan Leon pun menentukan pilihan mereka masing-masing.
Leo berjalan terlebih dahulu dengan memilih jalan dengan nomor 1, jalan yang berada di paling kanan. Dan Leon berjalan dengan memilih jalan nomor 4, jalan yang berada di paling kiri. Terdapat dua pilihan jalan yang tidak dipilih mereka. Pilihan jalan tersebut pun terlihat seperti menghilang karena tertutup oleh kabut.
Leo melanjutkan perjalanannya pada pilihan jalan ke-2 dengan nomor pilihan 1. Selama beberapa waktu Leo berjalan pada pilihan jalan tersebut, tidak ada satu pun tantangan yang terlihat olehnya. Leo berhenti sejenak untuk beristirahat. Setelah beberapa lama beristirahat, Leo melanjutkan kembali perjalanannya dan melihat sebuah benda yang di dalamnya berisi sebuah air. Leo pun terlihat bingung dengan kejadian yang terjadi.
“Mengapa bisa muncul secara tiba-tiba sebuah benda yang berisi air di jalan ini? Sebelumnya aku tidak melihat benda seperti itu. Meskipun jaraknya cukup jauh, tetapi aku sangat yakin jika pada awalnya benda itu tidak berada di lokasi itu. Aku sangat yakin jika aku tidak melihat apapun yang berada di jalan itu sebelum aku beristirahat. Akan tetapi, mengapa bisa benda itu terlihat secara tiba-tiba? Aku memang sudah memperkirakan hal-hal aneh akan terjadi pada jalan ini, sebab jalan ini termasuk salah satu ujian yang berbentuk sama seperti pilihan sebelumnya. Namun, mengapa seringkali terjadi kejadian yang berhubungan dengan penglihatan?!” ucap Leo.
Leo pun berjalan mendekati benda yang berisi air itu. Setelah sekian lama berjalan, Leo merasa jika jarak antara dirinya dengan benda tersebut tidak berubah sedikit pun. Leo yang kelelahan pun mulai beristirahat. Setelah beberapa saat beristirahat, Leo melihat ke arah jalan yang ada di depannya. Leo pun terkejut, ia sama sekali tidak melihat benda yang sebelumnya ia lihat.
“Ah…. Aku mulai berhalusinasi… Mungkin aku sudah kelelahan” ucap Leo.
Leo pun melanjutkan perjalanannya kembali. Tak lama kemudian, Leo melihat sebuah benda seperti meja yang di atasnya terdapat beberapa makanan. Makanan yang ada terlihat sangat lezat. Leo pun mulai menghampiri benda tersebut.
Saat Leo menghampiri benda tersebut, tiba-tiba terdapat sebuah papan yang muncul dari tanah di dekatnya. Pada papan tersebut tertulis sebuah kalimat dengan warna yang berbeda-beda pada tiap kata yang ada. Leo pun mengetahui jika itu merupakan salah satu petunjuk untuk menyelesaikan tantangan yang ada.
__ADS_1
“Makanlah” tulisan berwarna hijau.
“Dan” tulisan berwarna hitam.
“Pilihlah” tulisan berwarna putih.
“Berdasarkan” tulisan berwarna ungu.
“Keyakinanmu” tulisan berwarna merah.
Terlihat pada makanan nomor 1 yang berwarna merah dengan piring berwarna putih. Pada makanan nomor 2, makanan itu berwarna hijau dengan piring berwarna ungu. Pada makanan nomor 3, terlihat makanan berwarna putih dengan piring berwarna hijau. Terlihat pada makanan nomor 4 yang berwarna ungu dengan piring berwarna hitam. Pada makanan nomor 5 yang berwarna hitam, terdapat piring berwarna merah. Dan makanan terakhir, makanan dengan nomor 6 yang terlihat seperti berwarna emas, makanan ini diwadahi dengan piring berwarna merah.
Leo pun segera mengetahui makanan mana yang harus ia makan. Sebelum memakan makanan tersebut, Leo mengurutkan makanan yang ada. Leo mengurutkan makanan dengan urutan nomor 5, nomor 2, nomor 1, nomor 4, nomor 3, dan nomor 6. Leo mengurutkan makanan tersebut sesuai dengan warna tulisan yang ada pada papan. Leo menyesuaikannya dengan warna piring dan mengurutkannya dengan urutan yang terbalik. Leo juga mengurutkannya seperti itu karena warna yang sama pada piring tersebut dapat diletakkan pada awal ataupun akhir urutan yang membuat urutan tersebut memiliki aturan yang sesuai dengan yang ia percaya.
“Warna yang ada sudah cocok… Jika aku mengurutkannya dari urutan belakang terlebih dahulu pun akan sesuai dengan aturan warna yang ada. Hitam dan putih termasuk pada jenis warna stabil, hijau dan ungu termasuk pada jenis warna buatan, serta merah yang merupakan jenis warna dasar. Tunggu aku makanan lezat, aku akan segera memakannya!” ucap Leo dengan semangat.
__ADS_1
Leo pun segera memakan makanan tersebut. Saat Leo telah menghabiskan makanan yang ada, ia menyadari jika tidak ada sedikit pun air untuk diminum olehnya.
“Bagaimana ini? Tidak ada air di dekat sini. Apa aku harus menahannya saja sampai aku menyelesaikan tantangan ini? Walaupun aku memang mempunyai kekuatan kebal, aku tetap saja tidak bisa menahan rasa haus. Lagipula aku tidak mengetahui apakah aku akan tetap bisa hidup jika tidak pernah makan ataupun minum. Oh iya, tantangan kali ini sepertinya sudah selesai… Tidak ada arahan lebih lanjut ataupun tulisan gagal pada tantangan kali ini. Lebih baik aku segera berjalan menyelesaikan ujian ini dan berharap jika aku akan menemukan sesuatu yang bisa aku minum” ucap Leo.
Leo pun melanjutkan perjalanan melalui jalanan pilihan yang ia pilih. Tak lama kemudian, Leo melihat sebuah alat yang pernah ia lihat pada pilihan jalan pertama dari kejauhan. Leo pun segera berlari dan menuju ke lokasi alat itu berada. Alat yang dilihat olehnya memiliki bentuk yang sama dengan alat yang ia lihat pada pilihan jalan sebelumnya. Meskipun mengetahui jika cairan yang berada di dekat alat tersebut merupakan cairan asam, Leo pun meminum cairan yang berada di dekat alat tersebut
Tak lama setelah meminum cairan tersebut, kepala Leo mulai merasa pusing. Meski begitu, ia tetap merasa kehausan. Leo pun mengambil kembali cairan yang berada di dalam alat yang menyerupai sumur tersebut. Setelah itu, Leo kembali meminum cairan tersebut. Akan tetapi, cairan yang diminum Leo dari dalam sumur tersebut tidak membuat kepala Leo menjadi tambah pusing.
“Ini adalah air minum biasa! Bukan seperti cairan asam yang pertama aku minum! Tempat ini memang dipenuhi jebakan dan teka-teki. Aku harus terbiasa” ucap Leo.
Leo pun kembali mengambil air yang berada di sumur tersebut dan meminumnya, ia mengulangi kegiatan ini berkali-kali hingga akhirnya air yang berada di sumur tersebut hampir habis. Saat mengetahui hal itu, Leo pun segera pergi melanjutkan perjalanannya tanpa ada rasa menyesal.
Setelah beberapa saat, Leo pun telah sampai pada akhir dari pilihan jalan yang dipilihnya dan ia juga melihat beberapa pilihan jalan yang berada di depannya.
“Padahal, sebelum-sebelumnya pilihan jalan yang tersedia tidak terlihat langsung berada di depanku. Namun, mengapa pada kali ini pilihan yang ada terlihat secara langsung di depanku? Apakah pak Leon sudah sampai terlebih dahulu dan langsung memasuki jalan pilihannya? Lebih baik aku segera masuk” pikir Leo.
__ADS_1
Leo pun memikirkan pilihan jalan mana yang akan ia lalui. Terdapat tiga pilihan yang tersedia, yaitu pilihan jalan bagian kiri, pilihan jalan bagian tengah, dan pilihan jalan bagian kanan. Leo memerhatikan pilihan jalan yang ada dengan sangat fokus hingga beberapa saat kemudian, ia berhasil menentukan jalan yang akan dipilihnya.