Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang

Pemberantas Sindikat Kekuatan Terlarang
Kembali Menuju Sebuah Tempat yang Asing


__ADS_3

Leo tidak sengaja menyentuh benda misterius dan menyebabkan dirinya tidak sadarkan diri. Beberapa lama kemudian, Leo tersadar pada sebuah tempat yang pernah ia lihat sebelumnya. Akan tetapi, keadaan yang ada pada saat ini sudah sangatlah berubah. Sudah banyak area yang hancur pada tempat tersebut.


Beberapa lama kemudian, terdengar suara ledakan yang sangat keras. Suara tersebut terdengar tanpa henti, dan semakin lama terdengar semakin keras. Leo terlihat sangat kebingungan, ia tidak tahu harus berbuat apa. Dan ia mengkhawatirkan Elefrias dan Jorun, makhluk yang sebelumnya ia temui.


“Apa yang sedang terjadi di sini? Seingatku, ada salah satu perosto yang sedang mengamuk di dunia ini… Apa perosto itu belum bisa dihentikan?! Lalu apa yang terjadi dengan Elefrias dan Jorun?! Apa mereka baik-baik saja?! Aku ingin mencari mereka tetapi aku tidak tahu harus kemana” ucap Leo.


Tak lama setelah itu, tubuh Leo terasa seperti tertarik dengan sangat cepat. Tarikan tersebut membuat Leo terkejut dan berteriak. Dengan seketika, suara Leo pun menghilang. Leo bahkan tidak bisa mengatakan satu pun kata. Beberapa lama kemudian, ia melihat Elefrias yang sedang terbang menuju arah yang berlawanan dengan Leo. Leo yang sedang tertarik sangat kencang pun secara tiba-tiba berhenti saat dirinya berpapasan dengan Elefrias. Tanpa pikir panjang, Leo menanyakan kabar kepada Elefrias.


“Yo, Elefrias… Apa kabar?” ucap Leo seolah-olah sedang tidak terjadi apa-apa.


“Ini bukan waktu yang tepat untuk itu! Ayo cepat melarikan diri bersamaku ke tempat yang aman!” ucap Elefrias.


Elefrias pun mencoba untuk membawa Leo terbang, tetapi ia tidak kuat. Kemudian, Elefrias meminta bantuan Jorun untuk menariknya lagi dan membawanya menuju ke tempat yang aman. Walaupun hampir tidak ada satu pun tempat yang aman pada dunia tersebut, mereka harus tetap pergi menjauhi perosto yang sedang mengamuk. Beberapa lama kemudian, mereka telah tiba di tempat yang cukup jauh dengan perosto tersebut. Walaupun perosto tersebut bisa menuju lokasi mereka dalam sekejap, Elefrias tetap optimis jika lokasi mereka saat ini sudah cukup aman. Leo pun segera menanyakan keadaan yang sedang terjadi.


“Sebenarnya apa yang terjadi? Tidak… Bukan itu maksudku… Mengapa kalian tidak berada di dalam ruang pertahanan? Tunggu… Dimana Jorun?!” ucap Leo.


“Sebenarnya kami ingin berada di ruangan tersebut, tetapi ruangan tersebut mulai menghilang seiring berjalannya waktu setelah kamu pergi. Jorun… Jorun sedang mempertahankan beberapa area yang ada agar kerusakan yang ditimbulkan perosto itu tidak semakin bertambah parah. Meski ia tidak ada di sini, ia telah membantu membuatmu terbang menuju ke lokasi ini” ucap Elefrias.


“Lalu, apa yang bisa aku lakukan? Aku ingin membantu… Katakan, Elefrias! Apa yang harus aku lakukan untuk membantu Jorun?” ucap Leo.


“Meski kamu sangat ingin membantunya, aku tidak tahu apa yang harus kamu lakukan. Bahkan, aku pun tidak bisa berbuat apa-apa” ucap Elefrias.

__ADS_1


“Tadi kamu sempat menyebutkan jika ruang pertahanan itu menghilang saat aku meninggalkan tempat ini, sekarang aku sudah kembali… Bagaimana cara untuk mengembalikan ruangan tersebut? Tunggu… Memangnya benar jika aku pernah meninggalkan tempat ini? Aku tidak bisa mengingatnya” ucap Leo.


“Meninggalkan? Kamu tidak pernah meninggalkan alam ini, mungkin itu hanya perasaanmu saja atau bahkan itu hanyalah mimpi yang kamu rasakan saat kamu tidur sebelumnya. Tidak usah terlalu memikirkan hal itu… Apa kamu mengingat bentuk ruang pertahanan yang sebelumnya kita tempati?” ucap Elefrias.


“Tentu saja, ruang pertahanan itu berbentuk setengah lingkaran dan di dalamnya terdapat makanan-makanan yang lezat. Dan juga ruangan tersebut dapat bertahan dari segala serangan” ucap Leo.


Tak lama setelah itu, ruangan pertahanan yang mempunyai bentuk sama seperti ruangan yang sebelumnya mereka tempati terlihat berada di belakang mereka. Elefrias segera menyuruh Leo untuk masuk ke dalam ruangan tersebut, dan setelah itu ia pergi untuk menghampiri Jorun.


Beberapa lama kemudian, Elefrias kembali dengan sebuah makhluk yang sangat kecil. Dan setelah itu, ia segera menutup pintu ruangan pertahanan tersebut. Leo merasa jika makhluk kecil tersebut memiliki aura yang pernah ia temui sebelumnya, yaitu aura yang sama seperti aura yang dimiliki oleh Jorun.


“Siapa yang bersamamu itu? Apa mungkin ia Jorun? Tetapi tidak mungkin Jorun berubah menjadi sekecil itu, dia kan memiliki tubuh yang sangat besar. Dan juga bentuk wajah yang dimilikinya sangat berbeda dengan Jorun. Sudah pasti ini bukan Jorun… Kan?” ucap Leo dengan ragu-ragu.


“Ini adalah Jorun, sangat menyedihkan wujudnya saat ini… Aku bahkan tidak pernah membayangkan jika kejadian seperti ini bisa benar-benar terjadi” ucap Elefrias.


“Lucu sekali… Suaranya sangat lucu… Wajahnya yang sedang marah juga lucu” ucap Leo yang mengejek Jorun.


“Kamu juga jangan mengejekku!!!” ucap Jorun dengan kesal.


“Benar sekali… Jorun sangat lucu… Tetapi ia tidak cukup imut jika dibandingkan dengan tuan putri di alam ini” ucap Elefrias.


“Tentu saja! Tuan putri tidak bisa dibandingkan denganku, ia sangatlah spesial!” ucap Jorun.

__ADS_1


“Tuan putri? Memangnya ada kerajaan di tempat seperti ini? Lalu apakah tuan putri itu baik-baik saja? Apakah ia bisa menghindari amukan perosto itu?” ucap Leo.


“Sebenarnya, tuan putri sudah sangat lama tidak berada di alam ini” ucap Elefrias.


“Maaf… Aku tidak bermaksud seperti itu” ucap Leo.


“Tidak, ini bukan seperti yang kamu pikirkan. Setiap akan terjadi bencana yang buruk pada alam ini, tuan putri sudah pergi menuju alam lain” ucap Elefrias.


“Tuan putri pergi meninggalkan alam ini?! Bagaimana dengan rakyatnya?! Apa tuan putri di alam ini sangat tidak bertanggung jawab?!” ucap Leo dengan kesal.


“Tenang saja, seharusnya rakyat yang ada dapat dilindungi oleh pelindung yang telah ia ciptakan. Setelah ia menciptakan pelindung tersebut, tubuhnya akan menjadi sangat lemah sehingga ia mudah terkena serangan dari luar. Oleh karena itu, ia berpindah menuju alam lain” ucap Elefrias.


“Tetapi, bagaimana cara ia untuk berpindah alam?” tanya Leo.


“Tuan putri dan orang-orang kepercayaannya melakukan perjalanan yang disebut antardimensioutra” ucap Jorun.


“Apa itu?” tanya Leo.


“Sangat disayangkan, aku tidak bisa memberitahumu lebih lanjut. Aku sendiri pun belum pernah melakukan perjalanan tersebut. Aku berharap jika kamu bisa melakukan perjalanan tersebut jika kamu mau… Tidak, kamu pasti akan merasakannya suatu saat nanti” ucap Jorun.


“Baiklah, semoga saja kejadian itu benar-benar terjadi. Aku lapar, lebih baik kita makan terlebih dahulu” ucap Leo.

__ADS_1


Leo segera menelusuri ruangan tersebut dan mencari makanan yang ada. Saat Leo menemukan sebuah mangkuk yang berisikan makanan rumahan serta sayuran, Leo juga dibuat terkejut oleh keadaan yang ada di sekitar makanan tersebut. Leo tidak pernah membayangkan jika kejadian seperti ini akan terjadi di dalam hidupnya.


__ADS_2