
Tak lama kemudian, Leo terbangun dan melihat dirinya sudah kembali berada di dalam meteor yang merupakan kekuatan salah satu anggota SS-Projecto. Leo pun menghancurkan meteor tersebut dan ia melihat seluruh anggota dari kelompok SS-Projecto sedang berdekatan satu sama lain. Leo berpikir jika saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan rencana yang sudah ada di dalam pikirannya. Leo berencana untuk mendekati mereka dan membuat mereka menggunakan kekuatan mereka untuk memunculkan sebuah asap hitam.
“Uhuk-uhuk. Mengapa aku belum mati? Apa kalian benar-benar bisa membunuhku?” ucap Leo.
Para anggota SS-Projecto pun terkejut dan segera waspada kepada Leo.
“Hati-hati ada serangan balik!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mempunyai kekuatan menghilang.
“Aku tidak ingin menyerang balik, aku hanya ingin bertanya beberapa pertanyaan kepada kalian. Bukankah kalian sudah berjanji akan menjawab pertanyaan-pertanyaanku?” ucap Leo.
“Jangan percaya pada dirinya! Sudah pasti ia ingin menyerang kita! Ayo cepat bertahan!” ucap seorang anggota SS-Projecto yang mengeluarkan roket.
“Baiklah jika itu yang kalian inginkan” ucap Leo.
Leo pun segera mendekati mereka dengan cepat. Tanpa sadar, seorang anggota SS-Projecto yang mempunyai kekuatan mengeluarkan roket pun menembakkan roketnya pada Leo. Tak lama setelah itu, muncul asap hitam yang cukup tebal di sekitar Leo dan anggota kelompok itu hingga mereka tidak terlihat sedikit pun dari arah luar.
“Terima kasih, Leo” ucap Chasto.
__ADS_1
Leo pun hanya tersenyum dan tidak menjawab ucapan Chasto. Seluruh anggota SS-Projecto, termasuk Chasto pun menghilang karena mereka terbawa menuju alam buatan Chasto. Tak lama setelah itu, terlihat turun seseorang yang sangat indah wujudnya dari langit. Seseorang yang misterius itu pun menghampiri Leo dengan wajah yang kesal.
“Aku kehilangan jejak mereka! Ini pasti karena dirimu! Awas saja kamu!” ucap seseorang yang misterius itu.
Tak lama kemudian, orang itu pun berubah menjadi serpihan kertas yang sangat kecil dan terjatuh di dekat Leo. Leo pun merasa kebingungan, ia menganggap orang itu merupakan orang yang dimaksud oleh Chasto. Leo pun kembali melanjutkan perjalanannya tanpa memerhatikan serpihan kertas yang berada di dekatnya.
Leo berjalan cukup jauh dan tak lama kemudian, ia melihat jalan yang ia lalui seperti terpotong oleh sebuah kolam. Leo pun segera mendekati kolam itu dan menyentuh air yang ada pada kolam tersebut. Leo merasa jika air tersebut memiliki suhu yang normal. Tanpa pikir panjang, Leo pun segera melompat ke kolam tersebut dan mulai berenang. Leo sangat yakin jika dirinya bisa berenang dan melewati kolam tersebut.
Setelah beberapa saat berenang, Leo pun merasakan jika air kolam tersebut mulai dingin. Seiring berjalannya waktu, suhu air tersebut semakin rendah dan bahkan menyebabkan air mulai membeku. Tak lama kemudian, Leo membeku di dalam dinginnya air.
Waktu sudah berjalan cukup lama dan Leo masih tetap berenang. Leo tidak melihat akhir dari kolam tempat dirinya berada. Padahal, Leo melihat jika kolam tersebut sangatlah kecil pada saat dirinya masih berada di daratan. Leo mulai merasa ada sesuatu yang aneh, dirinya tidak merasa kelelahan sedikit pun saat berenang. Leo merasa jika hal ini berbeda pada saat ia berjalan, Leo merasa mudah Lelah saat dirinya berjalan. Leo pun mengarahkan pandangannya ke atas, ia melihat langit pada malam hari sangatlah indah. Tak lama setelah itu, ia kembali mengarahkan pandangannya ke arah depan tubuhny. Leo pun terkejut.
“Mengapa secara tiba-tiba jalanan yang seharusnya aku lalui terlihat sangat dekat denganku? Padahal, sebelumnya aku tidak melihat adanya jalanan itu” ucap Leo.
Leo pun keluar dari kolam tersebut dan kembali melanjutkan perjalanannya pada jalan yang ada di depannya. Leo berjalan pada jarak yang sangat jauh, namun ia tidak berhasil menemukan akhir dari jalan tersebut. Tak lama setelah itu, Leo kembali melihat kolam yang sama seperti sebelumnya.
“Mengapa ada kolam seperti ini lagi?!” ucap Leo dengan kesal.
__ADS_1
Leo mempunyai firasat jika kolam yang satu ini lebih buruk dibandingkan dengan sebelumnya. Leo kemudian kembali menyentuh air di dalam kolam tersebut. Air yang berada pada kolam tersebut terasa cukup dingin.
“Mengapa air ini cukup dingin? Apa ini hanyalah sebuah kolam biasa di malam hari? Tetapi, jika ini bukan kolam biasa pada umumnya dan ini merupakan kolam yang bisa membeku seperti sebelumnya… Maka aku harus menghemat waktu dan juga segera melewati kolam ini sebelum kolam ini membeku” pikir Leo.
Leo pun melompat ke dalam kolam tersebut dan mulai berenang. Suhu air yang terasa dingin pun mulai menghilang. Leo sudah berenang cukup jauh dan terlihat akhir dari kolam tersebut dengan sebuah jalan di dekatnya berada dalam kejauhan yang cukup jauh.
Tak lama setelah itu, suhu air yang ada pun mulai terasa panas hingga mencapai suhu yang cukup untuk mendidih. Beberapa saat kemudian, akhir dari kolam itu sudah terlihat cukup dekat. Dan tak lama setelah itu, suhu air pada kolam tersebut menjadi sangat panas dan bahkan menyebabkan air yang ada berubah menjadi sebuah lahar api yang sangat merah dan kental.
Lahar api pada umumnya itu dapat membuat seseorang yang menyentuhnya tewas dalam seketika. Akan tetapi, Leo tetap bisa berada di dalam lahar tersebut tanpa menyebabkannya tewas karena adanya kekuatan super kebal yang dimilikinya. Meski begitu, Leo sangat kesulitan untuk bergerak. Leo pun memaksakan dirinya untuk bergerak.
Waktu sudah berjalan cukup panjang dan Leo Terlihat seperti dirinya tidak bergerak sedikit pun. Tak lama setelah itu, waktu pagi pun sudah tiba. Lahar yang berada di dalam kolam tersebut mulai terlihat berubah seperti air biasa, suhunya pun kembali menjadi normal. Leo pun segera menuju akhir dari kolam dan melanjutkan perjalanannya kembali.
Leo berjalan dengan waktu yang tidak lama, dan ia melihat terdapat sebuah pohon dengan bayangan yang aneh berada dalam jarak yang tidak terlalu jauh. Tak lama kemudian, ia melewati pohon tersebut dan melihat seperti ada seseorang di dekat pohon itu. Leo pun berjalan seperti dirinya tidak melihat ada sesuatu di tempat itu.
“Hebat sekali kamu. Kamu bisa membantunya, serta mengalahkannya. Dan juga kamu dapat melewati kekuatan itu. Sebuah kolam yang dapat berubah suhunya. Kekuatan itu sangat berbahaya bukan? Tetapi kamu berhasil menghadapinya. Sebagai hadiah, aku akan memberimu sebuah saran. Berhati-hatilah dengan mata yang indah” ucap seseorang yang misterius.
Leo yang mendengar ucapan itu tetap berjalan dan terlihat seperti dirinya tidak mendengarkan ucapan tersebut. Leo berjalan cukup jauh dan ia melihat akhir jalan yang dilaluinya sudah cukup dekat. Leo pun segera menuju tempat tersebut. Pada saat dirinya sampai di tempat tersebut, Leo melihat Leon yang sudah berada terlebih dahulu dibandingkan dengan dirinya. Leo pun menyapa Leon dan berbicara berbagai hal kepadanya.
__ADS_1