
Yang masuk hutan larangan hanyalah orang-orang yang kuat, setidaknya mereka berada di tahap l kemurnian. Mereka pun masuk bukan karena ingin, tapi seperti ada sesuatu hal yang mengharuskan mereka masuk ke dalam. Jika tidak mereka lebih baik menghindari masuk ke dalam hutan larangan jika nyawa mereka tidak mau melayang.
"Ada apa mereka masuk ke dalam hutan ini? Apa mereka sedang mencari sesuatu?" tanya Feng Yun yang terus memperhatikan mereka.
"Mereka mungkin mencari sesuatu di hutan ini, jika tidak mana mungkin mereka ingin mempertaruhkan nyawa mereka," jawab naga es.
"Hm? Apa yang mereka cari? Aku sangat penasaran apa yang mereka inginkan sampai harus datang ke tempat berbahaya ini?" tanya Feng Yun penasaran.
Kedua orang itu akhirnya bisa mengalahkan hewan buas yang tingkatannya lebih rendah dari mereka berdua dan bisa melumpuhkannya hingga hewan buas itu tewas.
Mereka terlihat senang dan mengambil sesuatu di dalam perut hewan itu.
__ADS_1
"Ha-ha-ha, akhirnya kita mendapatkannya, jika di jual setidaknya ini setara dengan 500 keping emas, bisa kaya kita," ucap pria itu memegang sesuatu yang berbentuk bola tapi berkilau lalu memasukkan ke dalam kantong penyimpanan dengan suka cita.
"Ayo kita pergi, jika tidak kita akan mati dibunuh oleh hewan buas lainnya," ajak temannya.
Mereka pun berjalan meninggalkan tempat tersebut, akan tetapi teman pria itu dari belakang langsung menancapkan pedang dari punggung pria itu hingga perut pria itu membuat pria itu ambruk ke tanah dengan bersimbah darah.
"Apa … apa yang … kau … lakukan!" ucap pria itu dengan membelalakkan mata sebelum ajal menjemputnya.
"Ha-ha-ha, jika bagi dua itu akan sangat rugi bagi ku, aku menginginkan semua uangnya agar bisa menikahi kekasih ku. Jadi sampai bertemu di alam lain lain kali," ucap temannya itu mengambil kantong penyimpanan itu sambil tertawa.
"Ha-ha-ha memangnya orang yang sudah mati bisa apa? Semoga kau tidak di makan hewan buas," ucap temannya itu tertawa puas dan mencabut pedangnya lalu meninggalkan pria itu yang tergeletak mati.
__ADS_1
Feng Yun menggeleng kepala, tidak ada yang namanya teman sejati di dunia yang keras ini, yang bisa di percaya hanyalah diri sendiri. Jika ingin hidup lebih lama hiduplah sendiri karena orang yang akan membunuh kita adalah orang terdekat.
"Dia benar-benar keterlaluan, semoga saja kutukan pria itu terkabulkan," ucap Feng Yun geram melihat teman pria itu pergi sambil tersenyum penuh kemenangan.
Baru saja Feng Yun mengatakan itu, tiba-tiba saja ada 2 ekor hewan buas mendekati pria itu. Hewan buas kali ini 2x lipat lebih kuat darinya.
Kedua hewan itu mendekati pria itu dan ia sangat ketakutan.
"Jangan! Jangan makan aku! Jangan dekati aku!" teriak pria itu gemetaran. Ia pun balik badan dan berlari.
Akan tetapi ia langsung di tangkap oleh hewan buas itu dan memasukkan ke dalam mulutnya.
__ADS_1
"Aaaaaaaa!" teriak pria itu dan ia pun langsung di kunyah oleh hewan buas tersebut. Karmanya langsung di balas.
"Rasain kamu, ini adalah akibat dari berkhianat," ucap Feng Yun. Ia pun berjalan mendekati hewan buas itu dan mendadak kedua hewan itu duduk di tanah dan membungkukkan badannya serendah-rendahnya untuk memberi hormat.