
"Terima kasih Ibu, aku pasti akan membawanya kemana pun aku pergi," jawab Feng Yun menerimanya.
Feng Yun pun berpamitan untuk pergi dari kerajaan Xier Ming, rasanya juga sangat berat karena baru bertemu tapi sudah berpisah secepat ini.
Feng Yun melangkahkan kaki untuk pergi dari kerajaan tersebut dengan membawa beberapa bekal yang di bawakan oleh ibunya.
Feng Yun berjalan menuju kembali ke hutan larangan, itu adalah tempat ia untuk berlatih, karena sebentar lagi akan ia harus masuk akademi, berharap ia bisa berlatih dan mencapai persyaratan untuk masuk.
Belum lagi sampai di hutan larangan, secepat kilat ia di tabrak oleh seekor kelinci abu-abu dan membuat ia terjatuh. Kelinci itu juga terpental cukup jauh.
"Apa itu tadi?" tanya Feng Yun duduk di tanah dan melihat sekitar, ia melihat seekor kelinci yang kakinya terluka.
Feng Yun mendekati kelinci itu dan memeriksanya.
"Ternyata kaki mu terluka ya, tapi kalau di panggang dagingnya enak sekali ini," ucap Feng Yun.
Kelinci itu berusaha melarikan diri karena ketakutan mendengarkan ucapan Feng Yun.
"Hey! Mau kemana kau! Saat ini kau sedang terluka, aku akan membantu mu untuk menyembuhkan luka mu," ucap Feng Yun memegang kuat kelinci tersebut dan membawanya pulang ke hutan larangan.
Sesampainya di sana, Feng Yun langsung memberikan ramuan obat-obatan untuk mengobati kelinci itu sebagi obat luar, lalu ia membaringkan kelinci itu di dalam goa untuk beristirahat karena ia harus latihan agar cepat ia naik tingkat.
__ADS_1
Feng Yun keluar dari goa. ia duduk bersemedi dan membuka buku jurus dengan menyerap batu permata.
Cahaya putih dari tubuhnya keluar dari tubuh Feng Yun membuat tubuhnya membeku, Naga api dan es keluar dari tubuhnya agar tidak menghambat penyerapan permata itu masuk ke dalam nadi Feng Yun.
Kelinci putih itu terbangun, ia berubah menjadi setengah manusia dan setengah kelinci, sangat cantik dan ternyata dia adalah dari suku siluman yang tersesat masuk ke dalam suku manusia.
"Dia sangat kuat," ucap wanita itu kagum melihat Feng Yun, karena kekuatan dalam radius ratusan meter sudah terasa dan dalam sekejap ia kembali naik tingkat.
JURUS FANTASI ILUSI
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Karena tadi ada jurus ilusi membuat wanita itu termasuk dalam dunia lain dan ia jatuh pingsan.
Saat ini Feng Yun naik kekuatan bumi level 8, ia merasa tubuhnya bugar dan kembali masuk ke dalam gua.
Feng Yun sangat terkejut melihat seorang wanita yang setengah manusia dan bagian dari pinggang hingga kaki berbentuk kelinci besar.
"Siapa kau!" teriak Feng Yun mengangkat tangannya yang ingin mengeluarkan jurusnya.
__ADS_1
Wanita itu masih sedikit pusing, akan tetapi ia bisa sadar.
"Tunggu dulu, aku … aku … bukan orang jahat," jawab wanita tersebut.
"Lalu apa semua ini?" tanya Feng masih pasang badan.
"Aku … aku adalah …." wanita itu menarik nafas. "Aku dari suku siluman," sambungnya.
"Suku siluman?" Feng Yun mengerutkan dahinya, ia juga belum pernah mendengarkan hal seperti itu. Feng Yun menatap wanita itu dengan menyipitkan matanya. Ia ingat di masa itu ia bertemu dengan manusia aneh yang memakan daging manusia mentah-mentah, tapi rupanya sangat buruk. Akan tetapi beda dengan yang satu ini, ia terlihat terawat.
"Kau … jangan bilang adalah satu suku dengan manusia pemakan daging mentahkan kan?" tebak Feng Yun.
"Tidak! Sekali pun kami berbentuk setengah hewan, tapi kami tidak makan daging karena seluruh hewan di muka jagat raya ini adalah saudara kami," jawab wanita itu menggeleng kuat.
"Lalu suku apa yang aku temui waktu itu yang memakan daging mentah?" tanya Feng Yun berpikir.
"Tidak tahu," jawabnya menggeleng.
"Kau berasa dari mana?" tanya Feng Yun mendekat.
"Sebenarnya aku adalah dari suku siluman, sebelumnya aku juga tidak tahu jika ada suku manusia seperti mu. Aku di sini tersesat karena sedang bermain dengan kembaran ku, lalu tiba-tiba ada seseorang yang sedang berburu dan aku terluka karena jurusnya," jelas wanita itu.
__ADS_1