Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 61 MENEMANI TUAN PUTRI FANG YING FEI


__ADS_3

Feng Yun berusaha membalikkan badannya dan melihat jika yang melakukannya adalah pengawalnya.


Kekuatan itu sanga kuat, sepertinya pengawal sang putri Fang Ying Fei bukan orang biasa, melainkan sudah berada di tahap ll kemurnian dan satu di antaranya ada yang sudah mencapai tahap lll kemurnian.


"Tidak tahu aku ada kesalahan pada Tuan putri apa sehingga tidak membiarkan ku pergi?" tanya Feng Yun berusaha tersenyum dengan menyipitkan matanya meskipun ia merasakan intimidasi dari kekuatan tersebut.


"Lepaskan dia," perintah Fang Ying Fei. Para pengawal itu pun melepaskan kekuatannya dari tubuh Feng Yun dan ia pun bisa bernafas lega, jika mereka tidak mau melepaskannya juga terpaksa Feng Yun membalaskannya. Untungnya mereka melepaskan atas perintah Tuan putri.


Fang Ying Fei mendekati Feng Yun, entah apa yang membuat Fang Ying Fei bisa mendekati seorang pria, biasanya ia sangat tidak menyukai pria mana pun.


"Mari ikut aku," ucap Fang Ying Fei berjalan terlebih dahulu, sedangkan kudanya di bawa oleh pengawalnya. Dengan rasa heran dan membingungkan, Feng Yun tetap mengikuti Fang Ying Fei dari belakang, entah kemana ia akan membawa Feng Yun.

__ADS_1


Fang Ying Fei berhenti di depan penjual. "Temani aku untuk membeli sesuatu, kau tidak menolak tamu mu kan?" Fang Ying Fei memegang sebuah batu yang sudah usang.


'Tamu? Sejak kapan aku ada tamu? Bukannya dia sendiri yang mendekati ku? Wanita memang sulit di tebak,' batin Feng Yun sambil menekuk alisnya menatap Fang Ying Fei.


"Menatap ku begitu kau tidak mungkin memaki ku dalam hati kan?" tanya Fang Ying Fei menatap Feng Yun yang masih melongo.


"Eh, mana ada seperti itu, silakan putri membelinya, aku akan menemani Tuan putri," ucap Feng Yun menundukkan kepalanya memberi hormat setelah ia tersadarkan.


"Terima kasih sudah menemani ku," jawab Fang Ying Fei dengan seulas senyum di balik penutup wajahnya.


"Tapi bagaimana? Fang Ying Fei masih memegang batu tersebut, mungkinkah ia juga tertarik dengan batu tersebut?" tanya Feng Yun melihat Fang Ying Fei terus membolak balikkan batu hitam itu.

__ADS_1


"Dia hanya melihat-lihat saja, dia tidak akan tertarik dengan batu itu," jawab Naga api.


Tak lama dari Naga api berbicara, benar saja jika Fang Ying Fei meletakkan kembali batu itu dan memilih benda lain.


Feng Yun maju ke depan dan mengambil batu tersebut.


"Tuan, berapa harga batu ini?" tanya Feng Yun mengangkat batu yang tidak begitu berat itu.


"10 keping perunggu," jawab penjual.


"Tuan, kenapa mahal sekali, ini batu semua orang juga tahu jika Tuan mendapatkannya di jalanan, 5 keping perunggu," tawar Feng Yun.

__ADS_1


"Mana ada seperti itu, batu ini aku dengan susah payah aku dapatkan di sebuah gunung, 7 keping perunggu," jawab penjual itu mengelak. Mereka rela berbohong demi barang dagangannya laku, batu itu memang ia dapatkan di pinggir jalan saat ia pulang dari berdagang, karena terlihat unik makanya ia membawanya pulang dan menjualnya kembali.


"Setuju," jawab Feng Yun tersenyum. Jika mereka tahu jika di dalamnya ada inti sari, maka harganya tidak sebanding dengan emas, inti sari yang sangat sulit di cari itu mereka akan berusaha berbagai cara untuk mendapatkannya.


__ADS_2