Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 71 PENERIMAAN MURID PENGETESAN KEKUATAN


__ADS_3

Calon murid itu yang di panggil tadi itu terlebih dahulu mengetes tingkatannya terlebih dahulu, calon murid pertama itu berada di kekuatan langit tingkat 1 dan ia di nyatakan lolos tahap pertama.


Yang kedua baru lah ia mengetes kekuatannya, ia mengerahkan kekuatannya dan meninju batu merah itu.


Sayangnya, warna batu itu hanya sampai warna merah dan menandakan tidak lolos.


Batu itu setinggi 3 meter, akan tetapi batu itu bisa mengecil dan bisa di bawa saat penerimaan murid. Batu itu ada 7 warna, warna pertama yaitu warna merah, warna kedua warna kuning, ke 3 warna ungu, ke 4 warna hijau, ke 5 warna biru, ke 6 warna hitam dan putih.


Apa bila mereka hanya mencapai warna merah dan kuning, maka tidak lulus, jika kekuatan mereka sampai warna ungu dan hijau maka mereka akan menjadi murid luar. Jika kekuatan mereka mencapai warna biru dan hitam maka mereka akan lulus menjadi murid dalam. Apa bila mereka mencapai warna putih makan akan menjadi murid khusus. Semua orang ingin berlomba-lomba menjadi murid dalam dan apa lagi menjadi murid khusus karena keuntungan yang mereka dapatkan lebih besar dari murid luar pastinya, karena murid dalam hanya beberapa orang, jadi mereka di berikan tempat tinggal yang lebih layak lagi. Sedangkan murid khusus adalah murid yang akan di latih langsung mentor yang berada di tahap lll kekosongan.


Calon murid ke dua di panggil. Ia lolos di tahap pertama lalu ia mengerahkan kekuatannya di tangan lalu meninju di batu merah itu dan ia bisa sampai batas warna ungu, menandakan akan masuk menjadi murid luar. Dan begitu seterusnya.


Feng Xio tak sengaja melihat Feng Yun yang berada di barisan tidak jauh darinya.

__ADS_1


"Dia ingin mendaftar di sini juga rupanya?Feng Lihatlah kak Ling, Feng Yun juga ada di barisan," ucap Feng Xio menepuk pundak Feng Ling.


Feng Ling melihat kebelakang dan mendapati jika Feng Yun ada, Feng Yun tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah Feng Ling.


"Dia itu kenapa malah ikut daftar di sini? Buang-buang waktu saja," ucap Feng Ling melihat Feng Yun sinis.


"Sudah ku duga jika aku bakal bertemu dengan mereka, bisa jadi nanti aku akan satu tempat dengan mereka. Tapi aku tidak akan mengalah, diriku adalah diri ku, aku tidak akan tunduk dengan mereka," ucap Feng Yun yang tadi tersenyum tapi berubah dengan wajah yang menyeramkan dengan melihat punggung Feng Ling.


Murid selanjutnya adalah Feng Xio setelah baru 2 orang yang di terima dari 15 orang yang ada di depan.


"Iya, aku mengerti kakak," ucap Feng Xio mengangguk mantap, ia sangat percaya diri setelah terakhir kali ia menelan pil terlarang tersebut, tidak tahu dia punya keberanian apa sehingga mendaftar menjadi calon murid sekte bulan sabit.


Feng Yun berdiri di depan batu pengetesan tingkatan, meskipun ia terlihat ragu tapi ia meletakkan tangannya di atas tingkatan itu dan ternyata tingkatannya kurang satu tingkat.

__ADS_1


"Sudah aku katakan pada kalian tadi, jika tidak memenuhi syarat lebih baik mendaftar tempat lain saja," ucap mentor yang bertugas melihat batu tingkatan tersebut.


"Kau jangan Asala bicara, aku adalah keluarga kerajaan, aku harus lolos, jika tidak percaya aku bisa lolos batu warna itu," ucap Feng Xio tak mau pergi.


"Mau kau hingga sampai kekuatan warna putih pun jika tidak masuk syarat lebih baik pergi saja," ucap mentor itu kesal.


"Tapi pokoknya aku harus mencoba dulu, kau akan tahu melihat kekuatan ku jika aku bisa lolos setidaknya menjadi murid luar! Aku ini dari keluarga kerajaan Bahyong, kau tahu itu," ucap Feng Xio ngotot.


"Maafkan sekte kami Tuan, sekali pun Tuan dari keluarga kerajaan, jika persyaratannya tidak memenuhi maka jangan terlalu berharap banyak, cepat usir dia, seperti ini akan buang-buang waktu saja," ucap Xier Yang Ling.


"Baik ketua sekte," angguk mentor tersebut, ia menarik tangan Feng Xio dan melemparnya jatuh ke tanah.


"Sial! Bener-bener sial! Lihat saja nanti, aku yang berbakat ini sudah kalian buang, suatu saat nanti kalian jangan menyesal karena sudah memperlakukan ku dengan kasar!" umpat Feng Xio pergi meninggalkan tempat tersebut dan pergi mencari sekte yang lain.

__ADS_1


Feng Yun tertawa kecil sambil tersenyum sinis. "Dasar sok hebat."


__ADS_2