Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 91 MENDAPATKAN API MURNI


__ADS_3

"Kenapa sulit sekali?" tanya Feng Yun.


"Sepetinya dia melakukan perlawanan karena api murni mempunyai jiwa," jawab Naga api.


"Begitu ya, mari siapa yang kuat," tantang Feng Yun.


"Naga api dan es, jadikan Kalim pedang ku," ucap Feng Yun mengangkat tangannya.


Kedua Naga itu berubah menjadi pedang. Feng Yun menangkapnya dan menyerang api murni tersebut.


Api murni itu tidak ingin di ambil, Feng Yun mengeluarkan jurusnya.


JURUS PEDANG API DAN ES PENGHANCUR SEMESTA


Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!


Air di atas permukaan mengeluarkan bergelombang hebat membuat airnya tumpah ke darat.


Sedangkan di dalam Feng Yun sedang bertarung berusaha mengambil api murni tersebut.


"Kau tidak bisa bergerak dan hanya di tempat kenapa sulit sekali," ucap Feng Yun.

__ADS_1


Feng Yun berenang ke atas, ia pun mengangkat pedangnya.


JURUS PEDANG NAGA API DAN ES PENGHANCUR SEMESTA


DUUUAAAAAARRRRRRRRRR!


Ledakan itu membuat guncangan keras dan Feng Yun segera menangkap api murni tersebut.


"Tundukkan pada ku!" Feng Yun mencengkram api itu dengan kuat meskipun ia merasakan agak panas di tangannya.


Api murni itu menggeliat, Feng Yun menekan dengan kuat dan ia mengeluarkan kekuatannya dan mengengam dengan kuat.


"Tunduklah wahai api murni, tunduk pada penguasa dunia ini!" teriak Feng Yun dengan memejamkan matanya.


'Eh, dia malah tunduk saat aku mengatakan itu?' batin Feng Yun. Padahal ia tadi bicara Asalan aja.


"Kenapa air di danau ini ombaknya sangat besar? Apa ada sesuatu yang masuk ke dalam?" tanya Xier Yang Ling berdiri di bibir danau.


"Tuan, kepala sekte ada di danau, ayo kita segera pergi," ucap Naga api.


Mereka pun berenang masuk ke dalam lubang secepat mungkin dan mereka pun keluar dari danau sebelahnya.

__ADS_1


Xier Yang Ling pun masuk ke dalam danaunya, danau itu sudah penuh dengan lumpur karena ada pertempuran yang dahsyat di dalamnya.


'Kenapa di dalam sini sangat kacau? Siapa yang melakukan di dalamnya? Apa jangan-jangan Feng Yun karena dia pernah masuk ke dalam danau ini, tapi apa yang ia cari?' batin Xier Yang Ling.


Feng Yun pun keluar dari danau sebelah dan muncul di permukaan.


"Fuuhhh! Hampir saja ketahuan," ucap Feng Yun keluar dari danau tersebut, ia menyimpan api murni itu ke dalam cincin penyimpanan dan menuju menaranya.


Sesampainya di dalam menara, Feng Yun menghidupkan api di tempat pembakaran untuk menghangatkan tubuh.


Feng Yun mengeluarkan api murni tersebut yang warnanya putih tanpa asap.


"Kau rupanya mempunyai jiwa, aku ingin menggunakan mu untuk membuat pil. Tapi … di mana aku mencari tungku ya? Hm … apa kepala sekte punya tungku nggak ya?" tanya Feng Yun berpikir.


***


Ke esokkan harinya, Feng Yun menghampiri Xier Yang Ling yang sedang bersantai melihat murid yang sedang berlatih.


"Maaf kelapa sekte jika aku lancang datang di saat seperti ini, tapi aku ada perlu dengan kepala sekte," ucap Feng Yun.


"Pas sekali kamu datang, aku sudah berjanji pada mu jika aku sendiri yang akan melatih mu, jadi mari ikut dengan ku," ucap Xier Yang Ling berdiri dan berjalan terlebih dahulu. Feng Yun pun mengikutinya.

__ADS_1


"Kau tadi bilang ada perlu, apa yang kau inginkan?" tanya Xier Yang Ling.


"Apa kepala sekte punya tungku?" tanya Feng Yun tanpa basa basi.


__ADS_2