
"Astaga! Kenapa panas dan dingin sekali!" teriak Dong Ming yang karena tak biasa, ia sambil mengendong Feng Yun dan terpaksa turun dari tubuh Naga itu dan memilih terbang saja.
Karena sudah terlanjur nampak, kedua naga itu tidak menyembunyikan diri lagi, ia juga ikut terbang menuju sekte.
Para murid sangat terkejut kedatangan Naga ke sektenya dan bersiap-siap ingin menyerang.
"Berhenti! Jangan lakukan itu!" teriak Dong Ming membawa tubuh Feng Yun.
"Tapi Mentor, lihatlah Naga besar ini, jika dia ingin menghancurkan sekte, hanya dalam sekali libas ekornya saja," ucap salah satu murid itu.
"Jangan lakukan itu! Dia sudah berjasa karena sudah menyelamatkan sekte kita, kedua Naga itu adalah spirit beast legenda milik Feng Yun," ucap Dong Ming.
"APAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!" mereka sangat terkejut dengan jawaban Dong Ming, dan juga Naga itu cuma satu, kenapa di bilang dua?
Kedua naga itu membelah diri dan menjadi dua naga api dan es.
__ADS_1
"Astaga! Ini benar-benar di luar nalar, aku sungguh belum bisa menerima kejadian ini," ucap murid yang lain.
Kedua Naga itu mengibaskan kepalanya, yang satu menghujankan api dan satunya menghujankan es.
"Astaga! Besar Naga ini dua kali lipat sekte," ucap mereka berlarian ke dalam. Tubuh Feng Yun di bawa ke menaranya dan di baringkan di ranjangnya.
"Apa!!! Jadi Feng Yun mempunyai spirit beast legendaris, jadi selama ini dia menyembunyikannya? Aku harus memberi tahu hal ini, siapa tahu spirit beast milik Feng Yun jadi milikku," ucap Feng Ling tak percaya, ia keluar dari sekte dan kembali menuju kerajaan.
Feng membuka matanya dan duduk, ia melihat buku jurusnya ada di atas meja di samping ranjangnya.
"Ini bukannya buku jurus ku? Kenapa ia bisa bicara, sangat aneh," ucap Feng Yun membolak balikkan buku itu.
"Eh guru." Feng Yun langsung menyimpan buku itu ke dalam cincin penyimpanannya.
"Bagaimana keadaan kepala sekte? Apa dia baik-baik saja?" tanya Feng Yun.
__ADS_1
"Dia sih baik-baik saja hanya saja …." Ding Ming mendekati Feng Yun berbisik.
"Aku tidak tahu kau berbuat kesalahan apa kepada kepala sekte, lihatlah di luar," bisik Dong Ming.
Feng Yun bangun dan berjalan mendekati jendela, ia melihat kepala sekte sedang adu pandangan dengan kedua naga itu.
"Eh, itu … aku nggak tahu," jawab Feng Yun menggeleng, ia tidak mungkinkan bicara kalau dia keluar dari danau saat kepala sekte sedang mandi.
"Ya sudahlah, aku hanya tidak menyangka jika kau punya spirit beast legendaris, kau benar-benar harta sekte ini," puji Ding Ming.
"He-he-he, terima kasih guru," jawab Feng Yun tersenyum senang.
"Makanlah dulu, kau harus punya tenaga untuk menghadapi kepala Sekte, semoga berhasil ya, semangat," ucap Dong Ming melambaikan tangannya dan ia menutup pintu kembali.
Feng Yun melahap makanannya, ia merasa kembali terisi energi.
__ADS_1
"Ya sudahlah, aku lebih baik menghampiri kepala Sekte, sampai kapan ia akan beradu mata dengan naga itu," ucap Feng Yun keluar dari menaranya dan menghampiri kepala sekte.
Kepala sekte terlihat sangat seram, ia seperti memancarkan petir dari mata Xier Yang Ling.