
"Heh! Baguslah jika begitu, jadi aku tidak perlu menganggap mu sebagai keluarga kerajaan, dengan begitu aku tidak perlu berbelas kasih dengan mu," ucap Feng Ling berjalan sambil meninggalkan Feng Yun.
"Sejak kapan kalian semua berbelas kasih dengan ku? Dari kecil bahkan aku tidak pernah merasakan belas kasihan dari kalian keluarga kerajaan. Yang ada aku terus mendapatkan perlakukan kasar dan hinaan terus menerus tanpa ada yang membela, aku berdiri dengan kedua kaki ku sendiri, jadi jika aku mencapai di puncak, aku harap kalian tetap tidak menganggap ku sebagai keluarga kerajaan seperti saat aku masih kecil dulu," ucap Feng Yun dengan suara lantang.
Feng Ling menarik nafas, ia mengertakkan giginya karena kesal lalu membalikkan badannya melihat ke arah Feng Yun.
"Kau cukup sadar diri, selamanya kerajaan Bahyong tidak akan menganggap mu sebagai keluarga kerajaan. Diri ku sendiri yang berbakat ini sudah cukup menjadi kebanggan kerajaan Bahyong, kau bukan siapa-siapa, dengan begitu aku bisa menghancurkan mu tanpa perlindungan dari kaisar," ucap Feng Ling.
"Sejak kapan aku mendapat perlindungan dari kaisar? Kaisar juga tidak peduli pada ku, tapi dengan begitu jika adanya pertumpahan darah, kerajaan tidak bisa menyalahkan jika aku menindas mu," ucap Feng Yun menyengir.
__ADS_1
"Kita lihat saja siapa yang menindas siapa, kau pikir dengan pencapaian mu itu bisa mengalahkan ku, aku yang akan menindas mu nanti," ucap Feng Ling tersenyum sinis lalu meninggalkan Feng Yun berjalan menuju menara tempat ia tinggal.
Feng Yun juga menuju menaranya di paling ujung antara barisan 11 menara murid khusus. Tapi ada juga menara yang tidak di huni, mereka sengaja membuatnya lebih mana tahu nanti ada murid lagi yang di terima.
Sesampainya di menara, Feng Yun di buat takjub, tempanya sanga besar dan tinggi, di sana sudah bersih, sepertinya mereka sangat menjaga tempat tersebut.
Sedang asik melihat-lihat tempat itu seorang pelayan datang membawakan makanan dan meletakkan di meja makan.
"Silakan di nikmati Tuan," ucap pelayan itu memberi hormat, lalu ia pun pergi.
__ADS_1
Feng Yun mendekati makanan itu dan ia melahapnya, rasanya sangat enak, sehingga ia bisa menghabiskan makanan itu.
"Hey Naga api dan es, di manakah kalian merasakan api murni itu?" tanya Feng Yun.
"Dari apa yang aku rasakan, itu berada di sekitar sekte ini, tapi perasaan itu tidak begitu besar terasanya karena api itu masih muda. Mungkin jika sedikit kita lebih lama, api murni itu akan tumbuh dewasa dan terasa, akan tetapi aku bisa merasakan sebelum api itu tumbuh dewasa. Tapi saat ini rasanya masih remang-remang karena belumnya ada kepastian di mana letaknya yang pasti," jawab Naga api.
"Tapi kau sangat yakinkan jika api murni itu ada di sini?" tanya Feng Yun memastikan.
"Sangat yakin Tuan, karena rasa panasnya terasa lebih dekat setelah kita sampai di sini, aku akan memeriksanya nanti malam," ucap Naga api.
__ADS_1
"Hey! Mana bisa begitu, jika kau keluar maka kau pasti ketahuan oleh mereka dan mereka tahu jika aku punya kamu, jadi ayo kita bersama memeriksanya," ucap Feng Yun.