
Salah satu pria maju dan menyerang Feng Yun.
JURUS TAPAK GAJAH
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Feng Yun menghindarinya dan ia pun juga melancarkan jurusnya.
JURUS LEDAKAN API DAN ES MEMBARA
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Jurus itu mengenai pria itu hingga ia terpental dan menabrak pohon besar.
"Hey! Kau tidak apa-apa?" tanya temannya mendekati pria itu yang muntah darah.
"Katanya dia tidak punya kekuatan, tapi kenapa dia bisa mengalahkan ku, ku cepat habisi dia, kau lebih kuat dari ku kan, kau pasti bisa menghabisinya," ucap pria terluka itu.
Temannya itu mengangguk.
'He-he-he, tentu saja aku lebih kuat dari mu, jadi jika mendapatkan batu permata itu maka itu adalah milik ku,' batin pria itu menyeringai.
"Mati saja kau Feng Yun!" teriak pria itu mengumpulkan kekuatannya di tangannya dan mengarahkan ke arah Feng Yun.
JURUS CAHAYA MELINGKAR
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
JURUS LEDAKAN API SEMESTA
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Jurus mereka beradu dan pecah di udara. Mereka sama-sama terpental, lagian pria itu sudah berada di kekuatan bumi tingkat 9.
Sekali pun begitu, Feng Yun kekuatannya setara dengan kekuatan bumi tingkat 9.
__ADS_1
Mereka kembali beradu dan saling menyerang kembali.
JURUS PIJAKKAN GAJAH
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
JURUS LEDAKAN ES SEMESTA
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Mereka pun beradu kekuatan dan saling menyerang. Kekuatan mereka seimbang dan jurus mereka juga saling beradu.
Dan akhirnya mereka pun sama-sama terjatuh. Pria itu terjatuh dengan terpental.
Pria itu menyeka darah dari sudut bibirnya dan menatap Feng Yun.
"Sial! Kenapa aku malah kalah dengannya?" ucap pria itu.
Feng Yun bangun dan mengibaskan tangannya.
"Kalau begitu rasakan kekuatan Pamungkas ku," ucap pria itu. Ia mengeluarkan seluruh kemampuannya dan mengumpulkannya menjadi sebuah cahaya yang membulat di tangannya.
"Kali ini dia tidak main-main, kalau gitu aku juga tidak akan kalah," ucap Feng Yun.
Feng Yun memusatkan kekuatannya di tangan berbentuk cahaya merah dan putih.
JURUS KILAT CAHAYA
JURUS LEDAKAN API DAN AIR SEMESTA
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
DUAAAAAAAAAAARRRRRRRRR!
__ADS_1
Akhirnya pria itu pun terpental dan terluka cukup parah dan pingsan. Feng Yun berjalan mendekati pria itu.
"Hm … kira-kira ada barang berharga yang dia miliki ya," ucap Feng Yun memeriksa tubuh pria itu. Yang ia dapatkan adalah cincin penyimpanan dan satu kantong koin perak dan emas.
"Diakan punya cincin penyimpanan, kenapa malah menggantungnya di luar?" tanya Feng Yun mengambil kantong tersebut dan menyimpannya di dalam cincin Hongse miliknya.
Melihat temannya di rampok di depan mata, pria yang satu lagi berusaha melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya.
"Hey! Mau kemana kamu? Aku belum mengambil punya mu!" panggil Feng Yun.
"Orang bodoh yang akan berhenti," ucap pria itu yang terus berlari.
JURUS LEDAKAN API
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Pria itu terpental-pental cukup jauh, Feng Yun menghampirinya.
"Ini ambillah cincin ku, tapi jangan bunuh aku," ucap pria itu memberikan cincinnya kepada Feng Yun.
"Ternyata kau cukup tahu diri juga," ucap Feng Yun menerimanya dan memakai cincin di jarinya dan memperhatikan cincin di jarinya ada 4 cincin.
"Bagaimana jika aku …."
JURUS PUTARAN ANGIN
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
Mendadak saja pria itu menyerang Feng Yun yang tadi sedang melihat cincinnya dan membuat Feng Yun terjatuh.
"Sial! Aku tadi tidak ingin melukai mu, sepertinya kau ingin mati ya," ucap Feng Yun juga melancarkan jurusnya.
JURUS LEDAKAN API GELOMBANG ES
Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!
__ADS_1
Jurus Feng Yun mengenai pria itu dan ia langsung mati bersimbah darah.