Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 30 BERLATIH DALAM KEADAAN APA PUN


__ADS_3

"Baiklah, tinggal satu lagi," ucap Feng Yun melihat satu kalajengking yang menghampiri temannya yang pingsan itu.


Mendadak kalajengking itu mengamuk secara membabi buta, ia menghentakkan kakinya terus menerus di permukaan es tersebut membuat para kalajengking es yang lain terbangun dan keluar dari persembunyiannya.


Lembah itu bergetar hebat akibat terlalu banyak kalajengking yang keluar.


"Wah, ini bisa gawat, bisa-bisa kita mati di injak oleh kalajengking sebanyak ini, ayo cepat mundur, uang tidak penting, asalkan nyawa kita selamat," ujar salah satu pria kepada temannya dan mereka pun berlari keluar dari lembah.


"Apa aku harus lari juga? Padahal aku ingin berlatih dan mendapatkan uang, kenapa malah jadi seperti ini," ucap Feng Yun menyayangkan.


Orang-orang berlarian naik lembah, Feng Yun juga ikut naik lembah, saat melihat kebelakang, ada seorang pria kakinya di tarik oleh kalajengking ke bawah lembah.


Feng Yun langsung kembali turun ke lembah untuk menyelamatkan pria tersebut.


"Hey! Apa yang kau lakukan! Jika kau turun kau bisa mati!" teriak salah satu pria yang ada di atas lembah mengingatkan.


Feng Yun tidak mendengarkan peringatan orang itu, ia terus ikut turun ke lembah.


"Naga es dan Naga api, jadilah pedang," ucap Feng Yun.


Kedua Naga itu bersatu dan menjadi sebilah pedang, Feng Yun mengeluarkan pedang itu dari cincin Hongse miliknya dan memegangnya dengan kuat.


"Mati saja kau sana kalajengking jelek," ucap Feng Yun menebas kaki kalajengking itu hingga putus.


"Cepat pegang tanganku," ucap Feng Lias mengulurkan tangannya dan pria itu memegang tangan Feng Lias. Dengan sekuat tenaga Feng Yun membawanya ke atas lembah meskipun ada beberapa ekor yang mengejar ke arahnya.


Feng Yun terus berlari sambil membawa pria itu ke atas, belum lagi sampai ke atas, dua ekor kalajengking itu menarik kaki Feng Yun membuat Feng Yun terjatuh ke dalam lembah yang di mana ada ribuan kalajengking.


Sedangkan pria tadi selamat karena ia bertahan dan bergelantungan di bibir perbatasan antara lembah dan tanah.


"Haishhhh, seperti dia sudah tidak bisa di selamatkan lagi," ucap mereka menyayangkan.

__ADS_1


Pria yang di tolong oleh Feng Yun terdiam, Feng Yun terjatuh karena menolongnya, akan tetapi tetap saja ia tidak bisa membantu karena jika ia masuk ke dalam nyawanya tidak bisa di selamatkan juga.


Para kalajengking itu mengerumuni Feng Yun. Feng Yun mengibaskan pedangnya ke kiri dan ke kanan.


"Tuan, gunakan kesempatan ini untuk latihan, karena di mana pun tempat Tuan berpijak, di sana Tuan bisa latihan secara nyata," ucap Naga es.


Feng Yun mengangguk mengerti. Ia berusaha duduk di tengah-tengah di mana sedang di kerumuni oleh kalajengking es tersebut.


PERISAI ES


Duk! Duk!


Duk! Duk!


Es batu itu mengelilingi Feng Yun sebagai perisainya. Feng Yun pun berdiri dan melihat para kalajengking es itu sedang berusaha mengelindingi batu es itu.


Feng Yun mengeluarkan buku jurus yang ia ambil kembali dan melihatnya. Dalam situasi apa pun ia harus berlatih, apa lagi di saat seperti ini, di saat ia terkepung musuh itu akan mempertajam dan memperkuat konsentrasinya.


JURUS SERIBU PANAH KRISTAL ES


Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!


Feng Yun berbalik badan dan melihat kalajengking es yang berada di arah timur.


JURUS SERIBU PECAHAN KRISTAL ES


Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!


Para kalajengking itu berhamburan terpental-pental dan tertancap oleh pecahan kristal es.


Feng Yun berbalik badan dan melihat ke arah Utara dan melancarkan serangannya.

__ADS_1


JURUS SERIBU PUSARAN ES


Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!


Kalajengking yang ada di Utara Feng Yun terhembus oleh angin yang sangat kencang dan dingin membuat kala jengking itu terpelanting beberapa meter dan berbenturan dengan dinding es.


Terakhir, Feng Yun memutar badannya ke arah selatan dan mengeluarkan jurusnya.


JURUS SERIBU PEMBEKUAN ES


Duaaaaaaaaaaarrrrrrrrr!


Mendadak kalajengking itu langsung membeku.


Jurus terakhir yang di keluarkan oleh Feng Yun.


JURUS LEDAKAN API MEMBARA


DUAAAARRRRRRRRR!


Para kalajengking es itu pun setelah membeku lalu meleleh oleh api dan hancur menjadi cairan.


Satu pun dari mereka tidak bisa mengambil kalajengking hidup-hidup.


"Tuan, Anda bisa mengambil lelehan kalajengking itu, simpan saja dulu, karena sisa dari kalajengking itu suatu saat nanti pasti akan berguna jika Tuan menjadi Alkemis," ujar Naga es.


"Begitu ya, baiklah," ucap Feng Yun dengan senang hati, ia ingat apa yang dikatakan oleh petugas itu bahwa tidak jauh dari kalajengking itu berada ada kantong untuk kalajengkingnya. Feng Yun pun mencarinya dan ia mendapatkannya.


Feng Yun pun mengisi sisa kalajengking itu ke dalam kantong lalu menyimpannya di dalam cincin Hongse miliknya.


"Aku rasa semuanya sudah habis, aku mendapatkan 70 kantong sisa kalajengking itu," ucap Feng Yun menyimpan kembali pedangnya ke dalam cincin Hongse.

__ADS_1


"Gila! Benar-benar gila! Dia bisa mengalahkan ribuan kala jengking itu sendirian. Siapa dia sebenarnya?" tanya salah satu pria yang melihat kejadian itu.


"Tidakkah kau mengenalinya jika dia adalah Feng Yun dari kerajaan kita, kerajaan Bahyong ," ucap temannya mengingatkan.


__ADS_2