
"Aku sungguh lelah," ucap salah satu murid yang berhenti duduk di tangga, ia terlihat sangat kelelahan.
"Kalian jika mengeluh, kapan akan naik tingkat! Di suruh naik tangga saja tidak sanggup, ini belum latihan lagi," ucap Long Shing.
Mereka pun latihan naik tangga hingga sampai ke bukit. Sebagian di antara mereka ada yang sudah kelelahan dan terkapar.
"Bagus, semuanya sudah sampai di bukit, sekarang kita lanjutkan latihan lagi," ucap Gong Fai.
"Apa! Langsung latihan?" tanya mereka terbelalak.
"Lalu mau apa lagi? Apa kalian tahu? Memanjakan murid di latihan sama dengan membunuh murid di medan perangan," ucap Dung Ming.
Dengan terpaksa, mereka pun bangun dan berbaris.
"Latihan hari ini adalah mengangkat batu, angkat selama mungkin sebisa yang kalian mampu," ucap Luo Hei.
"Alamak! Mana batunya besar-besar," ucap mereka berdelik ngeri.
__ADS_1
"Kenapa? Kalian tidak mau latihan kah? Kalau tidak mau latihan silakan pergi dari sekte ini," ucap Luo Hei.
Mendengar ucapan Luo Hei mereka langsung mengambil batu tersebut dan mengangkatnya.
Dengan bangganya Feng Ling mengangkat batu tersebut, tapi siapa sangka batu yang mereka angkat bukan sembarang batu, batu itu bukan hanya besar, tapi juga sangat berat. Sepertinya batu itu berisi sebuah kekuatan yang mengangkatnya bukan hanya dengan kekuatan semata, tapi harus dengan tenaga dalam.
Feng Yun mengangkat batu itu tanpa bersusah payah, sedangkan yang lain mereka harus mengerahkan kekuatan mereka untuk mengangkatnya.
"Kenapa mereka sangat kesulitan mengangkat batunya? Apa aku salah mengangkat batu?" tanya Feng Yun. Ia meletakkan batu yang ia angkat dan mengangkat batu yang lain, tapi tetap saja ringan.
"Bolehkah aku meminjam batu mu itu?" tanya Feng Yun.
"Silakan saja, solanya masih banyak batu yang lain," ucap murid itu. Feng Yun pun mengangkat batu tersebut dan itu juga ringan.
"Kau … kau mengangkatnya dengan mudah?" tanya murid itu terbelalak.
"Apa seberat itu? Coba kamu angkat lagi." Feng Yun melepaskan batu yang ia angkat tersebut.
__ADS_1
Murid itu mencoba mengangkatnya tapi itu sangat berat baginya dan ia terus mencoba mengangkatnya, meskipun terangkat itu hanya waktu dalam beberapa detik bertahannya.
'Hm apa ada yang aneh dengan diri ku kah? Atau aku terlalu jenius?' batin Feng Yun berpikir. Ia mencoba mengangkat batu itu lagi dan itu sangat ringan baginya.
'He-he-he, beneran aku yang jenius nih, aku akan pamer di depan Feng Ling,' batin Feng Yun yang melihat Feng Ling yang sedang mempertahankan batu yang ia angkat dengan keluar keringat dan wajah yang menahan berat.
Feng Yun mendekat dan tersenyum. "Hay," sapa Feng Yun.
"Untuk apa kau ke mari?" tanya Feng Ling dengan suara yang berubah.
"Tidak ada, aku hanya ingin melihat mu saja," jawab Feng Yun tersenyum.
"Bilang saja kau tidak bisa mengangkatnya dan malah bermain-main, jika kau tidak punya kerjaan jangan menganggu orang latihan," denggus Feng Ling yang sudah mengangkat batu berat dan di tambah melihat wajah Feng Yun.
"Siapa bilang aku tidak bisa mengangkatnya, aku perlihatkan kepada mu," ucap Feng Yun mengambil batu di tangan Feng Ling dan memutarkan di tangannya.
"He-he-he, bagaimana menurut mu," ucap Feng Yun menyengir.
__ADS_1