Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 57 TERPAKSA BERBOHONG


__ADS_3

"Aku harap juga begitu, aku sangat percaya jika para murid ku bisa melakukanya dengan baik, karena mereka sudah biasa melakukannya," ucap pria paruh baya itu.


"Tapi Tuan Hong Ki, di manakah para murid Anda?" tanya Pangerang Seng Zui.


"Mereka ya? Benar juga, aku tidak melihat mereka. Pangeran tunggu di sini saja, biarkan aku memeriksa mereka," ucap Hong Ki terbang terlebih dahulu.


"Di mana mereka ya? Bukankah aku sudah menandai titiknya dan sudah memasang jebakan untuk mereka menangkap spirit beast itu? Lalu kemana mereka pergi?" tanya Hong Ki binggung dengan keberadaan mereka.


Ia pun turun ke bumi dan memanggil mereka.

__ADS_1


"Young Chan! Sohun Bei! Di mana kalian!" panggil Hong Ki.


Tidak ada sahutan dari mereka dan tempat yang di lalui oleh Hong Ki senyap sepi.


Hong Ki pun membuka mata bathinnya dan menerawang melihat para muridnya. Dari sekilas bayangan yang ia lihat jika jika para muridnya sudah di makan spirit beast tersebut, mereka kalah dalam pertarungan dengan spirit beast karena spirit beast lebih kuat dari mereka 10 orang.


"Sial! Kenapa jadi seperti ini! Mereka semua sudah mati! Tapi di mana cincin penyimpanan mereka?" tanya Hong Ki heran karena ia tidak bisa menerawang di mana keberadaan cincin penyimpanan mereka.


"Sial! Bahkan aku tidak bisa menemukannya! Sekarang apa yang harus aku bicarakan pada pangeran tentang masalah ini? Aku tidak bisa membiarkan pangeran berlama-lama menunggu ku," ucap Hong Ki mereka tidak enak, ia bukan hanya kehilangan muridnya, ia juga akan kehilangan kepercayaan pangeran kepadanya.

__ADS_1


Saat ini siapa yang akan di salahkan? Di hutan larangan tidak ada siapa pun yang akan datang, jika mengatakan jika muridnya di makan spirit beast berarti kekuatan mereka lemah.


Mau tak mau Hong Ki harus pergi menuju ke arah pangeran, melihat Hing Ki sendiri, pangeran menekuk alisnya.


"Bagaimana Tuan Hong Ki? Apa semua berjalan baik-baik saja?" tanya pangeran.


Hong Ki terdiam sejenak membuat pangeran menjadi resah, mungkinkah Hong Ki tidak bisa memenuhi permintaannya.


"Pangeran, sepertinya kita harus menunggu beberapa hari dulu, karena murid-murid ku berkata jika mereka saat ini harus melakukan ritual khusus yang tidak bisa di ganggu karena ini adalah hal yang sangat penting untuk mengendalikan spirit beast tersebut, karena spirit beast yang mereka kendalikan sangat besar kekuatannya. Jadi lebih baik kita kembali saja dulu sambil mendengar kabar dari mereka," ucap Hong Ki tersenyum kulum.

__ADS_1


"Oh begitu ya, baiklah aku sangat menantikan saat mereka pulang nanti," ucap pangeran tersenyum. Hong Ki menarik nafas lega karena ia bisa menyembunyikan masalahnya, karena dalam beberapa hari ia sendiri yang akan pergi sendiri mencari spirit beast tersebut. Ia tidak bisa membiarkan kepercayaan pangeran akan berubah padanya karena ia sangat membutuhkan sandaran.


__ADS_2