
"Kau adalah keluarga kerajaan, mana mungkin menjadi orang rendahan, tidak perlu sungkan. Aku akan memperkenalkan mu pada Ayah ku," ucap Fang Ying Fei berjalan meninggalkan Feng Yun sendiri. Ia pergi menuju ke singasana sana Kaisar.
Mungkin jika orang lain pasti akan sangat senang bertemu dengan kaisar langsung dan bisa melihatnya dari dekat agar terciptanya kerja sama, tapi tidak dengan Feng Yun. Ia merasa gelisah, bukan hanya karena buku jurus itu, tapi ia memang tidak mau bertemu dengan kaisar, ia hanya ingin orang lain mengenalnya seperti orang biasa saja sampai orang itu sendiri mengakui kekuatannya, bukan terkenal karena ia dari keluarga kerajaan.
Makanan berdatangan dan para pelayan menyediakan di atas meja. Kini meja itu penuh dengan makanan yang sangat mengiurkan.
Fang Ying Fei datang bersama Kaisar, Feng Yun langsung tertegun melihat kedatangan Kaisar, ia segera berdiri dan menundukkan kepala memberi hormat hingga Kaisar sampai di meja.
Setelah Kaisar datang, Feng Yun berlutut. "Salam untuk Kaisar, salam sejahtera dan semoga umur panjang," ucap Feng Yun menatap lantai istana.
"Bangunlah," ucap Kaisar. Feng Yun pun bangun dan berdiri tegap.
"Mari duduk."
__ADS_1
Mereka pun duduk di kursi, Feng Yun berdarah di antara keduanya membuat suasana menjadi canggung.
"Aku sudah mendengar tentang mu dari putri ku, tidak tahu entah kenapa putri ku membawanya kemari sebagai tamu, tidak biasanya ia seperti ini, bahkan putri ku tidak punya teman perempuan. Apakah kalian sudah lama mengenal?" tanya Kaisar tersenyum lembut.
"Hm … kami baru …"
"Kami baru 2 bulan berkenalan Ayah, apa tidak apa-apa jika aku berteman dengannya?" tanya Fang Ying Fei cepat membuat Feng Yun tidak bisa melanjutkan ucapannya karena sudah di potong Fang Ying Fei duluan.
"Oh, begitulah? Itu tidak masalah selagi kau masih berteman dengan keluarga kerajaan, tapi ingat batasan, kau tidak boleh berteman dengan sembarangan orang. Siapakah nama mu wahai anak muda?" tanya Kaisar kepada Feng Yun.
Kaisar menekuk alisnya merasa heran dengan ucapan Feng Yun.
"Maksud mu bukan keluarga kerajaan? Jadi kamu dari kalangan rendahan?" tanya Kaisar lagi.
__ADS_1
"Anggap saja begitu Kaisar," jawab Feng Yun mengangguk. Wajah kaisar tampak berubah.
"Fang Ying Fei, kenapa kau membawa orang rendahan ini ke istana kita!" teriak Kaisar tampak marah.
"Ayah, dengarkan dulu, dia memang dari keluarga kerajaan, dari namanya saja Feng dari kerajaan Bahyong, semua nama Feng itu adalah nama untuk kerajaan Bahyong, maka dari itu aku membawanya ke sini," jelas Fang Ying Fei.
"Tapi kenapa dia tidak mengakui sebagai keluarga kerajaan?" tanya Kaisar semakin bingung dan melihat ke arah Feng Yun dengan tatapan yang tidak suka.
"Mungkin dia punya alasan tersendiri untuk tidak ingin mengakuinya, aku benarkan Feng Yun," ucap Fang Ying Fei berharap jawabannya benar.
Feng Yun ragu-ragu antar ingin mengiyakan atau tidak. Akan tetapi agar ia bisa menghindari ini lagi, ia harus berbohong. Saat ini ia hanya ingin fokus dengan tujuannya awalnya saja, bukan yang lain.
"Maaf Tuan putri, aku memang hanya rakyat jelata, maafkan aku jika aku mengecewakan putri," ucap Feng Yun menundukkan kepala dengan mengatup kedua tangannya.
__ADS_1
'Feng Yun, kenapa kau berbohong?' batin Fang Ying Fei merasa sedih.