Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 84 BERTARUNG BESAR-BESARAN MELAWAN SUKU JIN


__ADS_3

"Cepat bantu Feng Yun! Yang lain panggil penjaga untuk membantu, sebagian tetap di sekte untuk menjaga para murid!" perintah Xier Yang Ling.


"Baik kepala sekte." Mereka pun berhamburan mengerjakan tugasnya masing-masing. Xier Yang Ling juga ikut membantu serta dari pada nanti makhluk itu menyerang sektenya yang sangat dekat dengan pertempuran maklum asing ini.


'Itu bukannya naga yang waktu di danau?' batin Xier Yang Ling menatap ke arah kedua naga yang menyemburkan api ke arah makhluk asing itu.


"Aaaaaaaa!" teriak Xier Yang Ling karena bahunya terkena sayatan senjata suku jin tersebut akibat tidak fokus karena ia penasaran dengan kedua naga tersebut.


"Kepala sekte!" teriak Feng Yun mendekati Xier Yang Ling dan memapahnya, tangan sebelahnya merangkul Xier Yang Ling dan sebelahnya lagi melindungi dari suku jin.


"Kepala sekte, pergilah istirahat dan obati lukanya, biar aku dan yang lain menyerang suku jin ini," ucap Feng Yun.


"Tidak! Aku juga harus ikut berperang, jika tidak bagaimana dengan sekte ku," ucap Xier Yang Ling berusaha untuk tegak berdiri.


"Menurut lah, percayakan kepada kami jika kami bisa menghabisi mereka, percayalah," ucap Feng Yun menatap lekat kepala Sekte.


Mendadak Xier Yang Ling terdiam, ia mendapati sebuah pancaran sebuah kepercayaan besar dari mata Feng Yun.


"Baiklah, aku percaya pada mu, tolong jaga diri mu baik-baik," ucap Xier Yang Ling mengangguk mantap.


Feng Yun kembali masuk ke hutan itu dan menyerang para suku jin tersebut, para penjaga berdatangan dan ikut membantu.

__ADS_1


Suku jin sangat banyak, mereka datang hampir ribuan.


"Mungkinkah suku jin ini masih banyak lagi?" tanya Feng Yun.


Tiba-tiba saja buku jurus Feng Yun keluar dari cincin penyimpanannya, buku itu bersinar dan mengambang di udara.


Buku itu terbuka dengan sendirinya.


"Wahai para makhluk yang ada di muka bumi, tunduklah pada penguasa!"


Mereka yang tadi saling menyerang seketika berhenti mendadak dan merasakan keanehan pada buku yang bisa berbicara itu.


"Kemana buku itu pergi?" tanya Feng Yun.


"Sepertinya ramalan itu sudah berangsur-angsur menunjukkan siapa penguasa dunia ini," ucap naga es.


"Di saat itu kita tidak perlu bersembunyi lagi dan terus menjaga Tuan," ucap naga api.


"Ah, persetan dengan penguasa! Yang kami butuhkan adalah makanan dan darah!" teriak suku jin.


Mereka kembali menyerang. Kedua Nanga itu bersatu menjadi seekor naga yang sisi kiri es dan sisi kanan api. Feng Yun naik ke punggung Naganya dan menyerang dari atas.

__ADS_1


JURUS SERIBU PANAH API DAN ES


DUUUAAAAAARRRRRRRRRR!


Seribu panah itu turun ke bumi dan menancap ke arah suku jin itu.


"Buat para penjaga kalian menghindar!" teriak Feng Yun.


Para penjaga itu mendengar instruksi dari Feng Yun, mereka yang bisa terbang memilih dekat dengan Feng Yun.


JURUS SEPULUH RIBU PANAH API DAN ES


DUUAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRR!


Hutan itu di hujankan oleh anak panah dan membunuh para suku jin tersebut.


Feng Yun terus mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menghujamkan anak panahnya dan membuat para suku jin mati.


Karena terlalu banyak mengeluarkan energi, Feng Yun merasa pusing dan ia pun pingsan.


Ding Ming menyambut tubuh Feng Yun yang hampir saja jatuh kebawah dan ia ikut seta naik di atas punggung naga tersebut.

__ADS_1


__ADS_2