Pendekar Pedang Naga Api Dan Es

Pendekar Pedang Naga Api Dan Es
BAB 48 KISAH IBU


__ADS_3

Xier Ming mendekati Feng Yun dengan rasa bangga.


"Kau sangat menganggumkan Feng Yun, Ibu sangat bangga pada mu, maafkan Ibu karena selama ini tidak menemani dalam perkembangan mu. Bahkan Ibu tidak tahu jika kau mempunyai ilmu yang sangat kuat karena dari yang Ibu tahu kau tidak bisa berkultivasi. Jika Ibu boleh tahu? Dari mana kekuatan yang kamu dapatkan ini?" tanya Xier Ming penasaran.


Feng Yun mengerutkan alisnya dan berpikir rasanya tidak mungkin ibunya tidak mengetahuinya jika di tubuhnya ada naga es dan api. Berhubungan Ibunya belum tahu, jadi Feng Yun lebih baik tidak mengatakannya sekarang.


"Aku berlatih keras Ibu, karena menurutku tidak ada manusia sampah, tapi manusia malas itu banyak," ucap Feng Yun tersenyum tipis, ia juga merasa tidak berbohong pada ibunya karena ia juga selama ini berlatih keras, hanya saja bedanya ia lebih cepat berkembang dari yang lain.


"Begitu kah? Ayo ikut Ibu, Ibu akan memberikan obat pembersih tubuh dan juga membawa mu ke danau. Danau itu adalah mata air panas untuk membuat tubuh terasa nyaman setelah latihan, beristirahatlah di dalam danau itu, maka dengan bantuan obat tubuh mu akan bersih dari kotoran setelah naik tingkat," ucap Xier Ming.


"Baik Ibu." angguk Feng Yun.


"Untuk kalian, bangun kembali tempat latihan ini, buat yang lebih kokoh lagi, jika tempat ini hancur berarti bahan materialnya masih harus di ganti!" perintah Xier Ming.

__ADS_1


"Baik Ratu." angguk pelayannya.


Xier Ming pun berjalan terlebih dahulu dan Feng Yun mengikutinya dengan perasaan penasaran.


"Ibu, bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Feng Yun. Xier Ming berhenti dan mendekati Feng Yun. Mereka pun berjalan beriringan dan Xier Ming memegang lengan Feng Yun.


"Katakanlah, Ibu tidak akan merahasiakan apa pun pada mu," ucap Xier Ming.


"Ibu sangat beruntung di saat Ibu kabur dari eksekusi itu mendapatkan batu delima putih di saat ibu keluar dari istana. Batu itulah yang membuat ibu berkembang pesat meskipun sebelumnya kekuatan yang Ibu miliki juga kuat, tapi itu hanya menjadi orang biasa, setelah Ibu mendapatkan batu delima putih akhirnya Ibu menjadi summoner. Sayang karena Ibu menggunakan kekuatannya terus menerus, batu itu sudah habis kekuatannya dan Ibu tidak bisa berbagi dengan mu," jelas Xier Ming panjang lebar.


"Ibu sangat beruntung, lalu Spirit Beast apa hewan panggilan Ibu?" tanya Feng Yun.


"Phoenix spirit Beast suci," jawab Xier Ming.

__ADS_1


Feng Yun menekuk alisnya karena spirit beast milik ibunya adalah yang tinggi, lalu naga api dan es itu apa?


'Hey Naga api dan es, kalian spirit Beast apa?' tanya Feng Yun dalam hati.


'Kami adalah spirit Beast yang di kirimkan Dewa, jadi tentu saja spirit Beast legenda,' jawab Naga es.


'Wah, apa ada hewan legenda seperti kalian lagi?' tanya Feng Yun lagi.


"Tidak ada, sedangkan spirit Beast suci saja itu sangat langka, makanya orang yang mempunyai spirit Beast sangat di hormati,' jawab Naga api.


'Berarti aku sangat beruntung karena mendapatkan kalian,' jawab Feng Yun tersenyum lebar.


Akhirnya mereka pun sampai di danau yang airnya putih dan bening, hingga terlihat permukaan dasarnya.

__ADS_1


__ADS_2