Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil

Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil
episode 12


__ADS_3

Falen dan Kevin pun akhirnya menyetujui acara perjodohan itu. Seminggu lagi mereka akan melangsungkan pernikahan secara tertutup.


Sebelum acara pernikahan, Falen sudah mengajukan cuti seminggu ke kampus. Saat ini Falen telah sedang berada di kosannya untuk mengangkut semua barang miliknya.


Setelah keputusan yang diberikan paman kepada Falen,yang mengharuskan ia untuk tinggal bersama sementara waktu di rumah paman sebelum, Kevin mencari rumah yang cocok untuk mereka tempati setelah sah menjadi suami istri.


Dengan berat hati, Falen harus meninggalkan kosannya dulu dan mengangkut barangnya ke rumah Kevin.Sebelumnya Falen sangat ingin tetap tinggal dikosannya dulu. Alasannya agar ia lebih dekat pergi kekampus.


Tapi paman Surya terus memaksa agar Falen tetap tinggal serumah dengan kevin karena takut Falen akan berubah pikiran dan pergi meninggalkan Kevin.


Atas paksaan dari pak Surya, Kevin harus menemani Falen mengangkut barangnya pindah dari kosan.


Kevin enggan masuk karena kosan Falen sangat kecil dan Kevin menunggu di mobil.


Sekitar 20 menit menunggu, Kevin merasa bosan berada di lingkungan kosan Falen yang jauh dari kata elit.


"Hei cewek kampung cepat bereskan barangmu atau lho ingin gue tinggalin disini? gue sibuk gak ada waktu kalau harus menunggumu."


Ucap kevin saat melihat falen yang termenung diam.


"iya sebentar lagi tuan, ini udah hampir selesai"


Ucap Falen sambil meraih tas yang telah diisi dengan perlengkapannya dan menghampiri Kevin diluar.


Kevin menyalakan mesin mobilnya tanpa mengucapkan apa pun. Sorot matanya menyuruh Falen untuk segera masuk ke dalam mobil. Dengan berat hati Falen masuk dan pergi meninggalkan kosan kesayangannya.


Di dalam mobil tidak ada pembicaraan apapun. Hanya keheningan yang tercipta. Falen mengalihkan penglihatannya ke luar jendela kaca mobil untuk menghilangkan rasa bosannya.


Setelah menempuh jarak yang panjang

__ADS_1


tiba-tiba kevin menghentikan mobilnya dan menepi di pinggir jalan. Rencananya ia akan menemui salah satu cliennya. Mereka sudah membuat janji terlebih dahulu sewaktu Kevin berada di kosannya Falen.


Kevin keluar begitu saja dari mobil tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Kevin keluar sambil menatap tajam kearah Falen seakan mengisayratkan agar Falen tetap berada didalam mobil.


Akan tetapi berbeda dengan Falen yang tidak mengerti arti dari tatapan kevin.


Kevin keluar sambil membanting pintu mobil keras dan berlalu pergi.


"Kemana sih pria itu? Ahh mungkin saja dia ingin ketoilet " Ucap Falen.


Falen mencari cari kesibukan dengan membaca buku dan sesekali memainkan ponselnya.Tapi tak terasa Kevin telah meninggalkannya hampir 1,5 jam lamanya.


Falen pun merasa bosan dan ingin pergi ketoilet terdekat untuk buang air kecil.


"Sungguh bosan sekali berada didalam mobil ini, seperti orang gila dan bodoh saja. Tapi sepertinya Aku ingin buang air kecil, lebih baik Aku mencari toilet terdekat disini saja sebelum Kevin kembali." Guman Falen sambil keluar dari mobil.


Tanpa sepengetahuan Kevin bahwa Falen sedang berada di toilet kini Kevin sudah kembali dari caffe RF saat bertemu cliennya.


Tapi saat masuk ke dalam mobil Kevin sangat terkejut ketika ia tidak melihat Falen berada di dalam.


"Aishhh kemana cewek kampung itu, beraninya dia keluar tanpa menungguku kembali, dasar cewek kampung taunya hanya bisa menyusahkan gue. Awas saja nanti lho kembali gue akan menyiksa dan membuatmu menderita."


Wajah kevin sudah merah padam dan tangannya dikepal memaki Falen yang pergi tanpa izin darinya. Sejenak Kevin berpikir untuk meninggalkan Falen disini.


" kalau gue meninggalkan dia dan sampai rumah tanpa cewek kampung itu,bisa-bisa bapak akan marah besar."


Kevin sangat malas kalau harus turun untuk mencari Falen. Karena pikiran Kevin pun begitu kacau saat bertemu dengan clientnya. Ditambah lagi dengan acara pernikahan yang akan dilakukan minggu depan.


Falen keluar dari toilet dengan lega. Ia hendak menyebrang kembali masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Tapi ketika hendak menyebrang Falen tidak memperhatikan sebuah mobil dari arah kanan melaju dengan kecepatan maksimal.


Falen begitu percaya diri melangkah menyebrangi jalan tanpa mengetahui bahwa mobil sudah semakin dekat ke arahnya.


Brukkk....


Terdengar suara keras dan teriakan seseorang yang mengalihkan perhatian banyak orang keasal suara itu.Terlihat seorang gadis telah tergelatak di tengah jalan yang dipenuhi dengan lumuran darah disekujur tubuhnya.


Gadis itu adalah Falen yang hendak menyebrang.


Warga banyak berkerumunan melihat kejadian tersebut. Sedangkan si pengendara yang menabrak Falen terdiam melihat gadis malang itu. Pengendara itu merasa syok sehingga ia tidak berani keluar dari mobilnya.


Salah satu warga mengetuk pintu mobil untuk meminta pertanggung jawaban kepada pihak korban. Seorang pria keluar dari mobil itu dengan pakaian formal dan postur badan yang tegap.


Pria itu menatap warga dengan tatapan sinis dan dingin.Pria itu bernama Alex. Seorang dosen sekaligus pengusaha kaya raya.


"Saya akan bertanggung jawab."


ucapnya dingin menatap kerumunan warga yang semakin bertambah banyak.


Kevin yang bosan dan kesal menunggu Falen yang tak kunjung datang akhirnya, ia keluar untuk mencari keberadaan Falen.


Tapi hanya beberapa meter saja kevin melangkah ia melihat kerumunan banyak orang. Kevin yang penasaran berjalan mendekat kearah kerumunan itu untuk melihat sekilas akan hal apa yang sedang terjadi.


Kevin hanya berdiri di belakang mengintip kerumunan warga itu. Tapi sejurus kemudian Kevin dibuat terkejut ketika mengenal pakaian dari sosok perempuan yang tergeletak di tengah jalan.


Kevin terdiam dan kembali melihat untuk memastikan apakah benar perempuan itu adalah Falen.


" Iya itu memang cewek kampung. Astaga gimana ini pasti bapak akan marah besar mengetahui kejadian ini nanti"

__ADS_1


Bukan menolong malah Kevin masih sempat memikirkan kemarahan Surya yang akan diterimanya nanti. Saat Kevin hanya berdiri memandangi Falen, Alex langsung mengangkat Falen maauk kedalam mobil ambulance yang dihubungi Alex terlebih dahulu.


Sesaat kemudian Kevin melihat pria itu membawa Falen ke dalam ambulance dan menatap tidak suka melihat Alex.


__ADS_2