Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil

Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil
episode 19


__ADS_3

Setelah perbincangan ringan antara Falen dan Angel ,bik sumi naik keatas untuk memanggil mereka berdua untuk makan malam dibawah.


.


.


.


Mereka semua menikmati makan malamnya tanpa ada perbincangan antara satu dengan yang lain.Karena memang sudah menjadi tradisi di keluarga ini bahwa pada saat makan tidak boleh satu orang pun berbincang.


Seusai makan malam paman


Surya pun mengajak semua anggota untuk berkumpul diruang santai. Sementara itu terlihat jelas dari raut wajah Kevin yang tidak suka dan malas dengan ajakan paman untuk berbincang diruang keluarga malam ini.


"Disini bapak mengumpulkan kalian semua karena ada hal penting yang ingin bapak sampaikan terkhusus untuk Kevin dan Falen.Tapi sebelumnya paman ingin bertanya sama nak Falen


Bagaimana keadaanmu sekarang nak apa sudah mendingan?"


"Sudah lebih baik paman."


" Syukurlah paman senang mendengarnya. dan mulai sekarang Angel dan Falen akan sekamar untuk sementara waktu.Apa ada yang keberatan jika Falen tinggal disini?"

__ADS_1


Semua hanya diam termasuk Kevin yang malas menanggapi ucapan dari paman Surya. Walaupun dalam hati terkecilnya Kevin ingin sekali membantahnya bahkan mau mengusir Falen dari rumah itu. Akan tetapi Kevin yang tidak memiliki keberanian untuk membantah omongan dari paman Surya.Sedangkan Angel hanya diam sambil mengangguk anggukkan kepalanya .


"Baiklah kalo tidak ada yang menjawab berarti bapak anggap semua setuju dengan keputusan bapak. Kamu Angel bersikaplah dengan baik dengan kakakmu Falen mulai sekarang sampai seterusnya. Bapak tidak suka ada yang membantah keputusan bapak.


Sekarang bapak ingin membicarakan kelanjutan dari pernikahan kalian yang akan diadakan minggu depan.


"Maksud bapak apa, kok seenaknya saja membuat dan menentukan keputusan besar seperti ini? Kevin tidak suka pak terus menerus begini harus diatur bahkan dikekang


kayak anak kecil"


Kevin pun bangkit dari tempat duduknya dengan wajah marah dan tangan yang mengepal juga rahang yang mengeras .


Bapak tidak mau tahu !! pokoknya pernikahan ini harus tetap berlangsung minggu depan. Bapak hanya tidak ingin mengulangi kesalahan yang kedua kalinya seperti dimasa lalu. Bapak hanya berusaha memberikan yang terbaik untukmu Kevin. Bapak juga tidak bisa berbuat banyak karena ini juga merupakan permintaan nenek kamu. Apa kamu tidak melihat kondisi nenek yang semakin hari menurun kesehatannya dan membiarkan nenek mati begitu saja?"


Ucap paman dengan suara tegasnya.


*Se*jenak paman Surya diam untuk menahan emosinya. Dan entah mengapa paman kembali memohon kepada Kevin dengan suara yang pelan sambil menghampiri Kevin yang bangkit dari tempat duduknya.


"Bapak hanya tidak ingin mengecewakan nenekmu Kevin. Bapak udah janji akan menikahkan kalian berdua minggu depan setelah kondisi Falen benar-benar pulih. Apa kamu tidak kasihan pada nenek yang sudah sekarat dan bahkan tidak mungkin bisabertahan lama lagi? jadi tolong mengertilah Kevin bapak juga tahu kamu dan Falen belum siap untuk menikah saat ini apalagi pernikahan ini terjadi karena paksaan dan dadakan begini, tapi bapak mohon dengan sangat agar kamu mau menuruti permintaan nenekmu ini."


Ujar paman kembali dengan suara pelan sambil menepuk pundak Kevin.

__ADS_1


Sedangkan Falen hanya diam menahan tangisnya.


"Kevin gak tahu pak, Kevin pusing


terserah bapak apa yang menjadi maunya bapak.


Kevin pun pergi naik keatas meninggalkan kami di lantai dasar.


"Falen kamu sudah mendengar semuanya paman harap kamu juga dapat menerima pernikahan ini nantinya.Jangan kecewakan ibumu dan juga nenekmu. Soal kuliahmu paman jamin akan tetap berjalan seperti biasanya. Tapi untuk sementara waktu sebelum kamu pulih dan resmi menikah dengan Kevin kamu akan tetap tinggal dirumah ini.


Tapi paman Falen ingin....


Paman tahu apa yang ada dipikaran kamu. Paman sudah mengurus semuanya kekampus mu. Sekarang kamu hanya menuruti apa yang paman katakan barusan.


"*A*ngel bawalah Falen kekamarmu untuk beristirahat"


Angel pun membawa Falen kekamar. Sampai dikamar Falen kembali menangis dan menangis.


Sedangkan disisi lain Kevin melampiaskan semua kemarahannya dengan menghancurkan semua benda benda yang ada dikamarnya. Membuat kamar tersebut berantakan bagaikan gudang tempat pembuangan sampah.


"Baiklah gue akan menjalani pernikahan ini dan lihat apa yang akan terjadi kedepannya."

__ADS_1


Guman Kevin dengan sorot mata tajamnya.


__ADS_2