
Tepat dua bulan setelah acara pesta ulang tahun Kevin sekaligus pernyataan cinta yang romantis, membuat kehidupan mereka menjadi lebih berwarna dan tenang. Hari ini Kevin sudah kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa.Sedangkan Falen hanya berdiam dirumah menyambut kedatangan suami sehabis pulang bekerja.
Sebenarnya Falen tidak suka jika Kevin menyuruhnya hanya berdiam di rumah saja.Walaupun Kevin sesekali mengajaknya keluar, tapi tetap saja Falen akan kembali bosan setelah habis keluar. Sudah berulangkali Falen membujuk Kevin agar ia diizinkan kembali bekerja. Tapi Kevin tetap saja tidak mengizinkan Falen untuk bekerja.Jika Falen bertanya mengapa Kevin melarangnya bekerja jawaban Kevin cuma satu. Uangku banyak.dan aku masih sanggup membiayai semua kebutuhanmu.
Saat ini mereka sedang menonton drama kesukaan Falen di ruang keluarga sehabis makan malam."Mas, beneran gak izinin aku lagi untuk bekerja?" Falen duduk disofa sambil menyenderkan kepalanya didada bidang Kevin.
"Hmm" Kevin tetap fokus menatap layar televisi tanpa berniat mengalihkan pandangannya kearah Falen.
"Tapi kan mas aku juga kerjanya dirumah gak kemana mana.Masa cuma kerja online kok gak dibolehin" Falen kesal melihat Kevin yang tidak bereaksi.
"Sekarang mas tanya, kamu kerja untuk apa?" Pandangan Kevin masih tetap sama.Ia bahkan melepaskan tangannya yang memeluk tubuh ramping istrinya itu.
"Yah aku kerja kan untuk cari teman,hilangin kebosanan aku tiap hari dirumah trus chatingan sama teman teman aku" Falen semakin kesal melihat sikap Kevin yang biasa biasa saja.
"Lagian mas Kevin beli ponsel sama aku tapi tetap disita juga.Ngapain dikasih kalau toh ujung ujungnya harus diambil lagi.Masa aku tiap hari mesti nonton terus? Gak ada yang lain apa?" Falen menunjukkan raut wajah kesal, cemberut dan marah.
"Itu lebih bagus yank" Sebenarnya Kevin tidak berniat memperlakukan Falen seperti itu. ia hanya ingin menyembunyikan keadaan Salma yang sebenarnya. Salma sering memposting isi hatinya di media sosial. Ia juga sering memposting tingkah Nayla yang menggemaskan dirumah Alex.
"Bagus apanya coba?.Yang ada lama kelaman aku bisa stress dirumah.Udah gak ada orang yang bisa diajak ngobrol terus sekarang pun mas Kevin larang aku untuk buka medsos.Gak sekalian mas ngurung aku aja diruang bawah tanah biar gak bisa ngapa ngapain" Saking kesalnya dengan Kevin, Falen langsung pergi ke kamar tanpa menghiraukan ucapan suaminya itu.
"Yank..sayang tungguin aku" Kevin buru buru mematikan TV dan beranjak berdiri menyusul Falen masuk ke dalam kamar.
"Syukur gak dikunci " Kevin mengelus dadanya sambil bernapas lega karena takut kalau Falen kembali mengunci pintunya seperti kejadian minggu lalu.
Flasbackon
__ADS_1
Waktu itu, Falen sangat marah melihat Kevin pulang malam dan noda merah menempel di jasnya. Falen menyangka Kevin jajan diluar dan kembali mengulangi sikap buruknya itu.Padahal semua dugaan Falen salah.Kevin pulang malam karena pekerjaan kantor yang menumpuk dilanjut dengan acara holy dikantor. Biasanya karyawan Kevin akan selalu memperingati setiap perayaan yang menyangkut kebudayaan mereka.
Walaupun tinggal di Australia, tapi beberapa diantara karyawannya ada yang berasal dari negara India. Oleh sebab itu, Kevin datang keperayaan holy untuk menghargai undangan dari karyawannya itu.dan tanpa disengaja, ketika pembukaan acara salah satu diantara mereka melempar bubuk berwarna merah kearah Kevin. Karena jas yang dikenakan Kevin terkena bubuk tersebut, maka ia berusaha menghilangkan noda itu dengan tisu basah.dan alahasil noda itu berhasil dibersihkan sebagian. namum, masih tetap saja meninggalkan jejak noda pada jas tersebut.
Malam harinya sehabis dari perayaan itu, Kevin pulang kerumah dan perang dunia kelima pun terjadi.Falen marah besar melihat noda merah itu ada di jas Kevin.sehingga malam itu Falen tidak membiarkan Kevin masuk kedalam kamar. dan Lebih parahnya lagi, selama tiga hari Falen mendiamkam Kevin,bahkan tidak lagi menyiapkan keperluan Kevin seperti biasanya.
Falen pun tidak pernah memberikan kesempatan kepada Kevin untuk menceritakan semuanya.Setelah tiga hari Falen mendiamkan suaminya itu, malam harinya setelah pulang dari kantor, Kevin langsung menyeret Falen dari dapur dan membawanya bertarung ditempat tidur.Walaupun caranya salah dan Falen kembali marah tapi hanya cara itu yang dapat dilakukan agar Kevin bisa bicara langsung dengan Falen.
Setelah aktivitas panas itu, Kevin pun mulai menceritakan perayaan itu, diikuti dengan bukti rekaman video di ponsel miliknya. Falen pun menyerah dan mempercayai apa yang diucapkan suaminya itu.
Flasbackoff
Dikamar terlihat Kevin mondar mandir didepan pintu kamar mandi menunggu Falen keluar. Ceklek.Falen muncul dari kamar mandi dengan wajah sembab habis menangis.Ia juga sudah mengenakan baju piyama tidurnya.
"Dengerin dulu penjelasan aku yank. kenapa mas melarang kamu buat kerja lagi "
Kevin menarik Falen kedalam pelukannya dan mengunci pergerakan Falen agar tidak memberontak.
Falen hanya menunjukkan wajah biasa saja.Mau melawan pun toh tenaganya tidak akan sanggup.
"Yank.Aku itu sayang banget sama kamu.Aku gak izinin kamu kerja itu ada alasannya" Kevin menjeda ucapannya menunggu Falen menanyakan alasannya apa.Tapi Falen tetap diam menunggu Kevin melanjutkan ucapannya.
"Ok kalau kamu gak mau bertanya apa itu alasan mas yah mas gak akan lanjutkan" Kevin berusaha memancing Falen untuk berbicara."Sepertinya mas Kevin bisa baca pikiran aku." Batin Falen.
"Pasti jawabannya kayak kemarin aku udah tahu mas" Guman Falen pelan tapi Kevin masih mendengarkan perkataan Falen.
__ADS_1
"Kamu salah yank.Nyatanya bukan itu"
"Trus" Seru Falen menatap Kevin tajam.
"Heheh. biasa aja kali ngomongnya yank.Trus tuh mata jangan gitu serem tahu" Kevin masih sempat-sempatnya menggoda istrinya yang lagi emosi.
"Ahh.. terserah mas mau ngomong apa.Aku mau tidur" Falen membelakangi Kevin dan menarik selimut sampai ujung kepala.Kevin mulai paham bahwa sekarang istrinya benar-benar dalam mode on.
"Maaf tadi mas hanya bercanda kok.ok ini serius mas ngomong.Sebenarnya selama ini mas takut kamu kenapa napa.Mas gak ingin kamu capek mikirin orderan yang menumpuk trus nanti lembur tiap malam.Mas gak.mau kamu sakit yank. Makanya mas gak izinin kamu buat kerja lagi.Lagian mas harus jaga kamu lebih ekstra lagi. Soalnya mas udah sebar benih di sini.Kevin memeluk erat perut Falen dibalik selimut. Kita gak tahu yank ,siapa tahu aja benih itu sudah tumbuh dan berkembang disini" Kevin mengelus elus perut Falen layaknya sedang mengandung.
"Tapi aku gak hamil mas" Ucap Falen sambil berbalik menghadap Kevin.
"iya untuk sekarang belum.Tapi bentar lagi kan bakal hamil juga" Kevin selalu menyakinkan Falen bahwa sebentar lagi ia akan Hamil.
"Atau gimana kalau sekarang aku sebar benih lagi di rahim kamu"Ucap Kevin dengan senyum misteriusnya melihat Falen.
"Gak.aku gak mau.Sekarang kan Aku lagi kesal banget sama mas Kevin" Falen berusaha mempertahankan selimutnya yang hampir melorot akibat tangan Kevin yang jail.
"Gak usah marah.Besok kamu ikut aja ke kantor mas, biar kamu gak bosan dirumah" Ucap Kevin memberikan penawaran.
"Hmmm gimana ya" Falen tampak berpikir dan tiba tiba sebuah ide terlintas dipikirannya.
"Mas, gimana kalau kita pulang aja ke Indonesia.Disana kan ada Angel kak, Queenxa, ibu,Salma,Theresia.." Falen terus menyebut satu persatu teman yang akan menemaninya nanti.Seketika Kevin terdiam mendengarkan ucapan Falen yang mengajaknya pulang ketanah air.
Hai semua readersku.Jangan lupa tinggalkan jejak like,komen dan votenya ya.Terima Lasih😊🙏
__ADS_1