
Kosongnya ruangan rawat inap Falen ternyata karena Bu Marlina yang tiba-tiba pingsan saat hendak berdiri dari duduknya hendak ke kamar mandi. Angel, Salma dan Theresia yang saat itu sedang berkunjung langsung sigap membantu bu Marlina menahan keseimbangan tubuhnya yang limbung.
Setelah dokter memeriksa keadaan Bu Marlina ternyata Bu Marlina kurang istirahat dan juga pola makannya yang tidak teratur. Hal itu mengakibatkan sistem imun tubuh Bu Marlina melemah dan menurun. Dokter menganjurkan agar Bu Marlina sementara waktu dirawat di rumah demi perawatan yang lebih intensif. Oleh karena itu Angel juga kedua sahabatnya Falen langsung mengantar Bu Marlina pulang setelah sadarkan diri. Tujuannya agar Bu Marlina bisa mengindari stress dan bau obat rumah sakit.
Sedangkan sedari tadi Kevin terus bingung memikirkan ruangan Falen yang tiba-tiba kosong. Beberapa pertanyaan terselip di benaknya atas kejanggalan yang tidak biasa. "Pada kemana nih orang gak biasanya ruangan ini kosong.Bu Marlina kan tiap hari disini. Tapi sekarang kok gak ada. Angel juga ikut-ikutan hilang." Ucap Kevin kesal.
Kevin sudah hampir 30 menit lamanya menunggu Bu Marlina atau Angel datang. Kevin sudah bosan hanya diam dan diam. Baginya ia seperti orang bodoh yang tidak melakukan sesuatu hal. Kevin ingin bekerja dan kembali kerumahnya. Tapi, ketika ia hendak meninggalkan ruangan tersebut, tiba-tiba terdengar suara dering ponsel yang ada di saku jaketnya. Kevin pun mengurungkan niatnya untuk terus melangkah dan memutuskan untuk menganggkat panggilan itu sebentar. Tertera nama Surya yang menghubunginya.
Kevin menggeser ikon berwarna hijau untuk mengangkat panggilan dari pak Surya.
"Halo Pa,"
" Halo vin, kamu masih dirumah sakit kan?"
" Iya. kenapa pa?"
" Gini Vin,sekarang kan Bu Marlina ada dirumah jadi untuk malam ini kamu bisa kan jaga Falen sebentar. Hanya untuk malam ini. Tidak lebih. Soalnya Marlina lagi gak enak badan mesti dirawat dirumah soalnya. Supaya nanti bibi bisa mengawasi pola makannya. dan kamu juga tahu kan Angel juga sekolah besok pagi jadi gak bisa menggantikan Marlina malam ini untuk jaga Falen."
" Iya Pa. Tapi Bu Marlina kenapa ya Pa?"
__ADS_1
"Marlina pingsan lagi. sistem imun tubuhnya kembali menurun. karena ia selalu telat untuk makan trus tidurnya juga kurang Vin."
"Ooo iya Pa. Kevin akan jaga Falen kok"
"Ok kali ini bapak percaya sama kamu Vin. Tapi bukan untuk hari selanjutnya. Bapak minta sama kamu Vin bisa jaga Falen untuk malam ini.dan satu lagi kamu jangan lupa perjanjian kita yah Vin." Ucap Pak Surya.
"Iya Pa " Ucap Kevin pelan.
Setelah Surya mengakhiri panggilannya, Kevin diam sejenak. Ia duduk disamping brankasnya Falen sambil menatap Falen intens. Kevin kembali mengingat perjanjiannya dengan Surya. Surya memberikan pilihan kepada Kevin 3 hari yang lalu. Surya ingin mengirim Falen untuk berobat keluar negeri dan memindahkan Kevin ke cabang perusahaan. Bukan hanya itu saja, Surya juga menawarkan penceraian kepada Kevin. Surya tidak ingin mengorbankan kebahagiaan Falen hanya untuk kebahagiaan neneknya. Falen sudah cukup menderita selama 6 bulan ini. Surya ingin melepasakan Falen kembali seperti dulu. Tujuan Surya sekarang menyembuhkan Falen hingga total dan mengembalikan kehidupan Falen sedia kala.
Bila mengingat perjanjian itu, Kevin akan terdiam dan hatinya akan berdenyut. Melihat Falen yang kini terbaring lemah dirumah sakit dengan tubuh yang tidak berdaya dan muka pucat mengingatkan Kevin betapa nekadnya Falen untuk menghindar dari dirinya.
"Apa nanti setelah kita pisah kamu akan sangat senang?. Apa kamu juga akan membenciku seperti aku membencimu?.Tapi kalau boleh jujur sebenarnya aku tidak tahu apa alasannya aku membencimu. Yang pasti sejak dulu aku tidak suka melihat cewe kampung apalagi menikahinya. Karena umumnya dari mereka pasti akan memanfaatkan pria kaya. Karena dulu mereka miskin jadi akan membalas orang kaya seperti apa yang mereka rasakan dulu.
Jadi aku menilaimu sama seperti mereka.
Kevin memberanikan dirinya meraih jemarinya Falen. Kevin menatap Falen dengan tatapan sendu. Ia juga kembali mengingat perkataan Surya yang menceritakan tentang kehidupan Falen dimasa lalu.
Falen itu, anak lemah Vin, nanti kalau dia sembuh jangan sesekali tangan kotormu kembali melukainya walau hanya setitik saja.
__ADS_1
Falen perempuan malang Vin. Falen sejak kecil sudah menderita. Ia ditinggal ayahnya ketika usianya 10 tahun karena kesalahan bapak Vin. Ayahnya harus merengut nyawa karena menolong bapak di jembatan Vin. Mulai saat itu bapak selalu membantu Marlina untuk membutuhi keempat anak-anaknya.
Tapi apa? Marlina sangat marah melihat bapak setelah mengetahui suaminya yang berkorban hanya demi menolong bapak. Marlina menolak semua bantuan bapak dan ia berusaha keras untuk membutuhi anak-anaknya. Bahkan Falen harus berjualan kue keliling diusianya yang masih muda. Tapi,
walaupun Marlina benci sama bapak, tapi Marlina selalu merawat nenek dikampung dan memperhatikan kondisi kesehatan nenek.
Makanya bapak sangat marah sama kamu Vin ketika mengetahui Falen hidup menderita lagi. Jadi untuk itu bapak ingin melepaskan Falen kembali. Memberikan Falen kebebasan dan membantu mewujudkan semua impiannya.
Kevin antara kasihan atau mulai cinta dengan Falen. Ia tidak bisa membedakan perasaannya yang sering berubah -ubah setelah mendengar ucapan bapaknya Surya. Tapi setiap Falen membantah omongannya, Kevin merasa Falen wanita bermuka dua. Kadang wanita penurut dan kadang juga wanita liar pembangkang.
Pepatah ada yang mengatakan bahwa perempuan selalu benar. Tapi tidak berpihak untuk perempuan seperti Falen. Terbukti Kevin yang menyiksa Falen tetapi Kevin tidak intropeksi diri dengan semua kesalahannya. Kevin hanya bisa menyalahkan Falen setiap waktu. Bahkan dalam kondisi Falen yang lemah tidak sadarkan diri.
Pagi berganti siang. Siang berganti malam. Malam berganti pagi. Begitulah seterusnya.
Kevin menepati janjinya untuk menjaga Falen dengan baik. Pagi ini Kevin akan dipindahkan Surya ke kantor cabang di kota Kalimantan. Surya bukan mencabut jabatan Kevin. Tapi Surya sedang melatih Kevin bagaimana menjadi sosok pemimpin yang sebenarnya. Bila Kevin berhasil menangani kantor cabang selama 1 tahun, maka jabatan direktur utama akan diberikan Surya kepada Kevin untuk selamanya.
Kevin pun meninggalkan ruangan Falen karena sudah ada suster yang berjaga disana. Pada saat Kevin baru keluar dari rumah sakit, Alex dan Nayla langsung menyusul masuk kedalam ruangan Falen di rawat.
Alex memberikan sejumlah uang kepada suster untuk tutup mulut atas kehadirannya. Suster itu pun setuju dan melakukan apa yang Alex perintahkan. Setelah urusan beres Alex juga Nayla masuk kedalam melihat kondisi Falen yang sebenarnya.Alex begitu syok ketika melihat Falen berbaring lemah di brankas rumah sakit. Sama halnya juga dengan Nayla yang langsung menangis memeluk erat Falen.
__ADS_1
Hai readerku. Jangan lupa tinggalkan jejak like,komen dan votenya ya. Terima Kasih😇🙏