
Diamnya Kevin membuat Alex berpikir apa hubungannya Falen sama pria songong yang dihadapannya itu.Walaupun sebenarnya Alex belum bisa memastikan kecurigaannya itu.
" Ngapain diam lho, lho sakit gigi ya. Ngapain Falen harus tinggal seatap dengan lho."
" Lho kepo juga ya jadi orang. Terserah gue dong punya hubungan apa sama dia. Itu bukan urusan lho.jadi jangan ikut campur sama urusan orang." Ucap Kevin.
"Gue paling benci orang yang sombong apalagi belagu kayak lho. Kalo lho memang gak mau kasih tahu dimana Falen sekarang, gue bisa cari sendiri." Ucap Alex sambil berlalu pergi membawa Nayla menjauh dari kediamannya Kevin.
"Cari aja kalo bisa" Ucap Kevin menyahut omongan Alex yang telah menjauh dari hadapannya.
__ADS_1
Alex terus melangkah dan menghiraukan omongan Kevin si pria songong.Dimobil Alex begitu geram melihat Kevin yang tidak punya etika berbicara dengan orang lain. Bahkan Alex mengumpat Kevin di hatinya. Kemudian Alex mengalihkan pikirannya melihat putrinya Nayla.Nayla yang duduk disamping kemudi terus diam dan berusaha menyembunyikan air matanya. Karena kali ini ia kembali di kecewakan oleh daddynya. Alex yang memahami betul tingkah Nayla seperti apa ia langsung merengkuh tubuh Nayla ke dalam pelukannya.
"Nayla sayang jangan nangis ya, daddy janji akan bawa Nayla ketemu sama kak Falen. Tapi gak sekarang ya sayang.Besok baru bisa daddy bawa Nayla ketemu kak Falen. Soalnya kata om tadi sekarang Kak Falen lagi sekolah dulu sayang." Ucap Alex berbohong untuk menenangkan Nayla.
"Daddy gak boong kan sama Nayla."
"Daddy mana pernah boong sama putri daddy yang cantik ini. Daddy janji sayang. Sekarang gimana kalau kita beli eskrim dulu"
Alex berjanji dalam dirinya sendiri akan membawa Nayla bertemu dengan Falen gimana pun caranya. Bukan suatu hal yang sulit bagi Alex dalam melacak keberadaan seseorang. Pekerjaan ini bahkan sudah mendarah daging dalam dirinya.
__ADS_1
Setelah Nayla sedikit tenang Alex langsung menghubungi anak buahnya untuk melacak keberadaan Falen. Alex berpikir optimis bahwa Falen tidak jauh dari sekitaran sini. Melihat gelagat satpam dan Kevin tadi Alex langsung paham kalau sesuatu telah terjadi kepada Falen.
Setelah Alex pergi, Kevin juga masuk kedalam rumahnya. Tidak lupa ia memperingatkan pak satpam untuk selalu merahasiakan keberadaan Falen. Apalagi kalau menyangkut dengan pria dan anak itu( Alex dan Nayla).
Hari ini, Kevin sudah berjanji kepada pak Surya untuk menjenguk Falen dirumah sakit. Setelah masuk kedalam rumah, Kevin langsung bergegas mengambil jaket hitam juga kunci mobilnya. Kevin melajukan mobil sportnya dengan kecepatan tinggi. Entah apa alasannya yang pasti Kevin sudah terbiasa dengan hal itu.
Sesampainya dirumah sakit, Kevin langsung masuk ke dalam lift tanpa melihat seseorang yang sedang mengikutinya. Sepasang suami istri pura-pura sedang mengikuti pergerakan Kevin. Mulai dari parkiran sampai ke depan ruangan yang hendak ditujunya. Ruangan itu merupakan ruangan dimana Falen sedang dirawat.
Suami istri itu merupakan orang suruhan yang sedang Alex perintahkan. Mereka adalah staf pegawai yang sedang memata-matai apa yang sedang dilakukan Kevin. Setelah menemukan apa yang dicari, orang suruhan Alex langsung mengirimkan foto-foto dan video aktivitas yang Kevin lakukan.
__ADS_1
Alex yang menerima laporan anak buahnya tersenyum sinis melihat Kevin yang bodoh juga belagu." Hanya beberapa menit saja aku sudah mendapatkan apa yang kumau." Ucap Alex tersenyum di seberang sana.
Kevin masuk kedalam ruangan Falen dan tidak menemukan siapa-siapa. Baik bu Marlina ataupun Angel yang setiap hari berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Falen.