
Falen dan Kevin sudah selesai bersiap hendak pergi ke kantor.Sebelumnya Falen harus membujuk Kevin terlebih dahulu agar ia mau memakai pakaian kantornya dan sarapan bersama sebelum berangkat.
Memang benar, dibalik film yang bagus pasti ada saja kesalahan sewaktu melakukan aktingnya seperti behind the scene.
Begitu juga dengan Falen. Pagi itu Falen harus mengakui bahwa suaminya sekarang sudah berubah dan sangat posesif. Bayangkan saja, Falen harus mengganti bajunya berulang kali, agar Kevin percaya bahwa ia masih pantas berdiri disamping Falen sebagai seorang suami.
" Mas udah dong, daritadi aku ganti baju mulu, kapan kelarnya kalau begini terus" Falen menggerutu tapi tetap mengikuti permintaan suaminya.
"Yank, dengar." Kevin menghentikan pergerakan Falen yang hendak mengikat rambutnya." Apalagi sih? " Batin Falen melihat Kevin yang menghentikan acara berdandannya. " Yank, umur kamu berapa?" Kevin masih tetap tidak percaya diri walaupun Falen sudah mengatakan bahwa ia hanya bercanda dan Kevin masih tetap tampan seperti biasanya.
"Ngapain sih mas nanya umur aku? " Falen kesal melihat jam terus berputar dan mereka terus berdrama gak jelas.
"Jawab aja, apa susahnya sih yank"
"Mas,udah dong tuh lihat waktunya udah mepet banget. Nanti kita bisa terlambat pergi ke kantornya mas" Falen bukannya menjawab pertanyaan Kevin, eits..malah balik memprotes.
__ADS_1
Jadinya kan drama ini bukannya berakhir malah memperpanjang episodenya.
"Kalau kamu gak jawab jangan harap kita bisa keluar dari kamar ini yank" Kevin sudah bersiap untuk menggendong Falen ke tempat tidur, tapi Falen langsung sadar bahwa ia tidak menginginkan hal itu terjadi pagi ini. Sudah cukup lelah Falen meladeni Kevin tadi malam apalagi sekarang? mendingan menjawab daripadi harus kembali bergelut diatas ranjang. " Iya. Ini aku mau jawab mas. Tapi tangannya lepas dulu. Umur aku 21 tahun mas" Falen bernapas lega, karena Kevin mau menghentikan tangan jailnya.
"Shit. Muda banget sih kamu yank"
" Mas mau muda mau tua aku akan tetap berada disamping mas. Asalkan mas gak akan mengulangi kelakuan mas yang dulu, maka aku akan tetap bertahan di sisi mas sepanjang hidupku" Falen berusaha mengendalikan sikap insecure Kevin saat ini, ia tidak pernah mempermasalahkan umur Kevin berapa? atau tampankah? jelekkah? itu sama sekali tidak terlintas dipikiran Falen.
Yang penting Kevin berubah dan mau menerimanya apa adanya itu sudah lebih dari cukup.
"Iya masku.Falen serius gak akan ninggalin mas Kevin walau hanya sedetik Pun" Astaga jago juga ya aku menggombal. Dapat dari mana tuh ilmu beginian. Falen berucap sambil membatin dihatinya.
" Yaudah semuanya udah clear kan mas. Suamiku tetap pria paling tampan di dunia ini. dan aku istrinya, Falen anastasya sangat beruntung bisa mendapatkan cinta dari sipria tampan itu. Sekarang waktunya sipria tampan berganti pakaian dan berdandan."
Cup, cup and cup. Falen memberikan kecupan di wajah Kevin, agar Kevin mau mempercayai ucapannya. Memang benar Kevin masih tampan kok. Jadi ngapain harus berbohong hanya untuk menyenangkan pasangan kita.
__ADS_1
"Yank ini belum" Kevin masih sempat sempatnya memprotes, hanya untuk menarik perhatian Falen.
Cup. " udah masku. Sekarang siap siap ya mas. Aku mau merapikan make upku dulu" Falen kembali kemeja riasnya, sedangkan Kevin tersenyum puas karena mendapatkan keinginannya. "Mas, cepat sana ganti bajunya kok malah duduk senyum senyum gitu"
"Iya sayangku, ini aku mau ganti baju"
Setelah drama itu selesai, kini mereka sudah berada di depan kantor. Banyak karyawan bule menatap kagum melihat kecantikan Falen istri dari bosnya itu.Bukan hal yang pertama bagi Falen mendapatkan tatapan kagum dari orang orang kantor. tapi ia kadang risih jika terlalu lama ditatap oleh mereka yang bermata genit.
"Lihat kan yank, mereka sangat mengagumi kecantikanmu, makanya aku gak suka kalau kamu berdandan ke kantor. Jadinya aku harus lebih waspada menjaga wanita cantik seperti kamu ini" Kevin berbisik ditelinga Falen, sambil tangannya merengkuh pinggang Falen lebih erat.
"Iya masku. Makanya jalannya harus cepat jangan lambat begini. Kayak artis tahu" Falen mencubit lengan Kevin pelan agar ia mau mempercepat langkah kakinya.
"Iya istriku yang cantik" Ucap
Kevin sambil membawa Falen ke lift khusus Ceo.
__ADS_1