
Posisi tersebut berlangsung hampir 30 detik lamanya. Adegan itu harus cepat berakhir tak kala Nayla si bocil mengganggu konsentrasi sang daddy.
"Daddy Nayla juga pengen cium kak Falen"
Dimata Nayla sang daddy sekarang sedang mencium bibirnya Falen sehingga, membuat si bocil merasa iri dan cemburu akan kedekatan mereka. Walaupun sebenarnya Alex tidak benar-benar melakukan apa yang dipikirkan putrinya Nayla.
"Hemm."
Alex berdehem untuk membuyarkan kecanggungan di antara mereka berdua.
Seketika Falen tersadar akan posisi mereka yang sangat dekat dan hampir tak berjarak.
"Maaf..maafkan saya pak,saya tidak bermaksud untuk menggoda bapak"
Pikiran Falen yang begitu polos langsung menilai dirinya begitu rendah akan sikapnya yang tidak tahu diri sebagai baby sisternya Nayla. Falen merutuki dirinya sendiri akan kebodohannya karena sudah mengikuti kemauan Nayla untuk mengerjai Alex.
" Astaga bagaimana ini, pasti pak Alex berpikiran bahwa aku ini sedang mencari kesempatan untuk bisa dekat dengan beliau" Batin Falen.
Alex tersenyum menikmati sikap Falen yang kaku yang membuat Falen salah tingkah akan posisi berdirinya saat ini.
" Saya masuk dulu lanjutkan belajar renangnya"
Alex berusaha keras bersikap biasa-biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa untuk menghindari kecanggungan diantara mereka berdua terlebih lagi untuk membuat Falen merasa nyaman tidak ilfeel dengan sikapnya saat ini.
Setelah Alex masuk kedalam rumah Falen dan Nayla melanjutkan belajar renangnya yang tetap dipantau Alex dari balik jendela lantai 2 kamarnya.
__ADS_1
1.5 jam tidak terasa mereka masih asyik bermain di kolam renang. Saling menyiram dan melempar bola paling banyak mereka lakukan dibandingkan untuk berenang.
Waktu yang cukup lama membuat si bocil Nayla merasa lapar dan kedinginan. Berhubung weekend Falen seperti biasa akan menemani Nayla makan dan bermain boneka sepuasnya.
Falen dengan telaten mengangkat tubuh gembul Nayla masuk kedalam rumah dan membersihkan tubuh Nayla di kamar mandi.
Falen juga ikut membersihkan tubuhnya dan mengenakan kembali pakain sebelumnya.
"Berenang sudah, makan sudah main boneka juga sudah sekarang waktunya Nayla tidur siang"
Kini Falen tengah merayu Nayla untuk tidur siang karena berhubung Falen juga sangat su
lelah mengikuti Nayla yang hiperaktif bermain seharian tanpa ada rasa lelah.
"Nayla gak mau tidur kak, Nayla mau main boneka lagi"
" Baiklah jika Nayla gak mau tidur siang nanti, kakak tidak mau lagi menemani Nayla pergi ke taman hiburan"
Nayla paling suka bepergian ke taman hiburan untuk melihat anak-anak yang seusianya bermain didampingi oleh orang tuanya masing-masing. Karena Nayla memang sangat ingin memiliki keluarga lengkap seperti teman -temanya. Hanya dengan ancaman itu Falen bisa membujuk Nayla untuk tidur siang. Terbukti dari raut wajahnya Nayla mulai cemberut dan berjalan mendekati Falen.
Nayla memeluk erat leher Falen dan menyusupkan kepalanya dalam di Pelukan Falen.
"Nayla minta maaf kak, Nayla akan tidur siang kak, tapi sekarang Nayla belum ngantuk"
Falen menghela napasnya panjang untuk tetap sabar menghadapi Nayla saat ini.
__ADS_1
"Baiklah karena Nayla belum ngantuk bagaimana kalau kakak bacakan dongeng saja"
"Nayla gak mau kak, Nayla pengen tidur tapi dipeluk kakak seperti ini"
" Baiklah berhubung putri elsanya kak Falen hari ini cantik, maka kakak akan menemani kamu tidur siang"
Falen berusaha berdiri sambil menggendong Nayla naik ke lantai 2 kamarnya. Falen mengelus lembut punggung Nayla sambil bernyanyi Nina bobok.
Falen merebahkan tubuh Nayla pelan di atas tempat tidur juga tubuhnya yang ikut berbaring memeluk Nayla erat sesuai permintaan Nayla.
Alex lagi-lagi merasakan sikap Falen yang tulus dalam merawat putri semata wayangnya.
"Bagaimana aku tidak tertarik padamu jika kamu bisa bersikap lembut dan penyayang seperti ini" Batin Alex.
Alex menutup pintu kamar Nayla pelan agar tidak mengganggu kedua wanita yang sedang tidur terlelap disana.
Sekitar jam 15:40 Falen baru bangun dan melihat hari sudah hampir sore. Mereka melewatkan makan siang karena asyik bermimpi di siang bolong.
Falen membangunkan Nayla untuk makan siang dan kembali menemaninya bermain di taman belakang halaman rumah.
Setelah menjelang jam 17:20 Falen bergegas pulang ke rumah melanjutkan hidupnya bersama Kevin pria kejam.
Sesampainya di rumah Falen segera membersihkan diri dan masuk kedalam kamarnya. Falen tidak lagi memperdulikan sosok Kevin berada di rumah atau tidak.
Mereka tinggal di atap rumah yang sama tapi tidak mengenal satu sama lain. Kevin yang sibuk dengan wanitanya dan bercinta tanpa mengenal waktu yang semakin membuat Falen benci dan jijik.
__ADS_1
Hai author kembali lagi nih ,jangan lupa tinggalkan jejak like,komen dan votenya ya.
Terima kasih.😇😊