Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil

Pengalaman Pahit Seorang Gadis Kecil
episode 34


__ADS_3

Setelah 2 hari lamanya Falen dan Kevin menginap di rumah Pak Surya, pagi tadi Kevin dan Falen sudah pulang dan kembali kerumahnya.


Sejak saat itu Kevin yang mendengarkan Falen berbicara dengan pria beranak satu itu, sikap Kevin menjadi semakin berlebihan terhadap Falen.Tapi Kevin masih pura-pura tidak mengetahui bahwa sebenarnya ia mendengarkan semua obrolannya Falen dengan Alex. Mulai pagi tadi Kevin menyuruh orangnya untuk mengikuti semua pergerakan Falen.


Falen kembali melakukan aktivitasnya seperti semula. Belajar di kampus dan mengasuh Nayla di sore hari.


Jam menunjukkan 17:30 sore. Hari ini Falen lebih cepat pulang dari rumah Alex berhubung keluarga besarnya Alex sedang mengadakan acara syukuran atas prestasi yang diraih oleh sang adik.


Falen belum mengetahui bahwa Kenzo ternyata adalah adik dari Alex ayahnya Nayla.


Kenzo mahasiswa pintar, populer dan berbakat menjadi incaran oleh semua kaum hawa. Ditambah lagi kekayaan yang mereka miliki membuat ia semakin sempurna di kalangan manapun. Kenzo lebih terkenal dikarenakan prestasi yang diraihnya sangat banyak baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.


Angkot merupakan alat transportasi yang sering dinaiki Falen. Harganya yang murah dan bersahabat membuat Falen lebih memilih alat transportasi tersebut. Falen kini telah sampai di depan pintu rumah. Sebelum masuk sampai rumah Falen harus berjalan kira-kira 200 meter agar bisa sampai ke depan pintu rumah. Dikarenakan angkot memiliki batasan lintas dan tidak bisa masuk sembarangan ke area perumahan elite.


Rumah tampak sepi seperti tidak berpenghuni bukan menjadi hal yang aneh lagi bagi Falen saat ini. Mumpung rumah masih sepi Falen menyempatkan diri beres-beres rumah kemudian membersihkan diri dan tidur.

__ADS_1


"Terlalu cepat kalau aku langsung tidur baiknya melakukan apa ya biar aku gak bosan?" Karena waktu masih menunjukkan jam 20:00 P.m Falen pun menerima tawaran dari Salma yang mengajaknya menonton di pasar malam.


Memang mulai dari kampus Salma sudah membujuk Falen agar mau ikut pergi ke pasar malam. Tapi karena Falen mengingat pekerjaannya untuk menjaga Nayla akhirnya ia menolak ajakan dari sahabatnya itu.


Tapi diluar dugaan pekerjaan Falen lebih cepat dibandingkan hari sebelumnya. Jadi ia masih memiliki sedikit waktu untuk beristirahat.


Falen langsung menghubungi Salma dan menyetujui permintaan yang sejak tadi Salma tawarkan. Falen menggunakan pakaian simpel dengan celana jeans biru dipadu kaos putih polos dan cardigan warna navy. Sepatu pancus lemes yang menjadi andalannya setiap hari.


Tidak lupa jam tangan silver pemberian ibunya ia kenakan. Penampilan Falen sekarang ini membuat dirinya layaknya masih anak kelas 2 SMA.


Salma telah memesankan ojek online untuk menjemput Falen. Dengan langkah pasti Falen membuka pintu utama dan hendak melangkah pergi keluar rumah.


Tidak disangka pergerakan Kevin begitu cepat untuk menghadang Falen di depan pintu. Falen sangat terkejut melihat Kevin yang menghalangi jalannya. Falen memilih diam sambil berusaha lepas dari cengkraman Kevin.


3 menit Falen memberontak agar bisa terlepas dari Kevin. Tapi usahanya tetap sia-sia dikarenakan tenaga Kevin lebih besar dibandingkan tenaganya. Falen mulai kesal dan akhirnya mau tidak mau ia harus mengeluarkan suaranya.

__ADS_1


"Lepas... apa-apan sih lho megang tangan gue sembarangan" Falen meniru gaya omongan Kevin semata-mata Falen ingin menunjukkan bahwa ia tidak mau lagi ditindas seperti dulunya.


"Ooo lho sekarang udah mulai berani ya ngelawan gue."


"Iya lho keberatan atau lho belum puas nyiksa hidup gue. Silahkan... mulai sekarang gue gak mau lagi nuruti kemauan lho."


"Lho berani sama gue" Ucap Kevin mencengkram dagu Falen keras.


"Iya" Ucap Falen santai. Namun hatinya sudah ketar-katir ketakutan.


Kevin langsung menyeret Falen masuk kedalam rumah tapi Falen sudah lebih dulu menggigit kuat pergelangan tangan Kevin. Falen langsung lari sekuat tenaga menghampiri driver yang sejak tadi menunggunya.


Kevin begitu murka dengan sikap Falen yang kini telah berubah. Kevin langsung membanting pintu dan menyusul Falen dengan mobil sportnya.


Hai readerku jangan lupa tinggalkan jejak like ,komen dan votenya ya. Terima kasih😇🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2