Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 32. Eskuler


__ADS_3

Di akademi lion king juga terdapat sebuah kelas pembelajaran ekstra atau estrakulikuler yang mana setiap murid di akademi diwajibkan memilih dua eskuler sesuai minat mereka sebagai tambahan nilai. Bahkan setiap murid juga di perbolehkan membuat kelas eskuler mereka sendiri asalkan memenuhi syarat yang di tentukan akademi.


Kali ini di lapangan pelatihan sekolah tampak Pandu yang tengah bermain dengan Rui sembari menunggu seseorang.


"Heh Rui menurutmu adakah siswa yang mau bergabung di grup ku"


"Piiiy piiyk..." menganggukkan kepala.


"Em semoga saja... Jika saja Yuha, Rehan, Alvian dan Bouli mau bergabung dengan grup ku aku gak akan susah mencari anggota seperti ini, Huh.." ucapnya sambil menghela nafas panjang.


Sebenarnya beberapa hari lalu Pandu sempat ingin bergabung dengan kelas eskuler yang dia minati namun siapa sangka di akademi tersebut tidak ada eskuler yang berfokus di bidang musik yang ada di akademi ini hanya kelas memasak, renang, arkeolog, beladiri, blacksmith, alkemis, dances dan dua kelas eskuler favorit kelas penyihir dan petarung.


Karena hal itu Pandu memutuskan untuk membuat kelas eskuler-nya sendiri namun karena kedua saudaranya dan temannya tidak ada yang mau bergabung dengannya karena sudah bergabung dengan kelas eskuler lain, Pandu memutuskan membuat eskulernya sendiri dengan iming iming akan ia kabulkan permintaan mereka jika bergabung dengan kelas eakuler nya asal dalam batas kewajaran, seperti metode sihir atau petarung spesial.


"Hoam.. huh kurasa tidak akan ada yang mau bergabung di kelas eskuler ku" kerena tidak ada satupun orang yang datang Pandu pun berniat pergi. Namun,,,


"Piiy piiiiyk...." Rui yang melihat ada beberapa orang yang datang dari belakang mereka langsung mematuk kepala Pandu.


Dan di antara orang orang tersebut ada 3 gadis yang di kenal oleh Pandu terutama Serena yang langsung berlari kearahnya.


"Panpan.." Serena memeluk Pandu sambil tersenyum.


"Eh Serena, kenapa kamu kesini"


"Tentu saja aku ingin bergabung di kelas eskuler mu hihi.."


"Pandu lama tak bertemu" ucap seorang gadis cantik berambut hitam dengan mata merah membara menyapa nya.


"??? Hem siapa yaa.. tunggu kamu Sabrina"


"Iya, dan ini merupakan pertemuan pertama kita sejak kamu menyembuhkan racun di tubuhku, terimakasih" ucap nya mengucap terimakasih kepada Pandu.


"Ah iya tidak masalah, dan kau Kurein apa yang membuatmu datang kesini?" tanya Pandu.


"Aku ingin belajar metode pengendalian racun seperti yang kamu janjikan"


"Tapi kan aku bilangnya akan memberikannya di kelas alkemis"


"Aku tidak peduli, aku maunya sekarang" ucapnya.


"Hey kenapa kamu memaksa maksa Panpan ku"


"Apa masalahnya denganmu papan cuci" Kurein menghina Serena karena dadanya yang masih agak datar karena masih di masa pertumbuhan.


"Hah apa!! siapa yang kamu sebut papan cuci, punyamu tuh isi silikon"


"Hah berani kau..."


Entah mengapa kedua gadis tersebut bertengkar hanya gara gara masalah sepele.


"Hadeh belum juga mulai udah kacau aja ni acar"


..........


Setelah semua kondisi mulai tenang kini tiba saat nya Pandu menyeleksi para siswa yang ingin bergabung di grupnya yang ia namai dengan SUPER STAR .


"Baik disini aku Pandu ketua grup Super Star akan melakukan pendataan kepada kalian yang ingin bergabung di grup ini bukan semata mata mencari keuntungan melainkan ketulusan kalian"


"Jadi aku ingin kalian mengatakan sejujur jujurnya apatujuankalian bergabung di grup super star ini, dimulai dari kamu"

__ADS_1


Karena jumlah orang yang hadir sebanyak 23 orang maka Pandu mau tak mau mengecek mereka satu persatu.


Peserta pertama


"Perkenalkan namaku Yoga aku dari kelas warrior F, tujuanku untuk menjadi swordman terkuat"


Peserta ke dua


"Per-kenal kan.. nama ku Ingrid dari kelas penyihir F, tujuanku di sini aku ingin menjadi healer tingkat tinggi agar aku bisa menyembuhkan penyakit orang tua ku" ucapnya dengan terbata bata.


"Woow sangat mulia"


Peserta Ke tiga


"Perkenalkan namaku Riki dari kelas warrior E, aku ingin menjadi monk terhebat di dunia hahaha..." Riki memiliki bentuk tubuh besar berotot meskipun ia masih seorang remaja.


Di sini rata rata yang mengikuti kelas eskuler Pandu adalah murid dari kelas F dan E yang merupakan kelas terlemah yang ada di akademi.


.......


Beberapa saat kemudian.


Setelah mendengar keinginan mereka satu per satu, Pandu langsung mengeluarkan sebuah plat giok jiwa yang merupakan alat spiritual.


Plat giok jiwa dapat mengetahui orang yang menjalin kontrak dengan plat giok tersebut masih hidup atau sudah mati. Sekaligus sebagai penanda kondisi si pengguna.


Pandu memberikan mereka masing masing satu plat giok serta sebuah pisau yang akan mereka gunakan untuk melakukan kontrak dengan plat giok tersebut dengan darah mereka.


Namun mereka semua tampak sedikit waswas khawatir dengan apa yang Pandu minta.


"Kenapa kalian diam saja, buruan buat kontrak plat giok jiwa nya"


"Tapi aku takut darah" ucap seorang gadis berkacamata bernama Ceriy yang ingin menjadi seorang Mage hebat.


"Iya"


"Kalau begitu berarti kalian akan memasuki dungeon dan melawan monster kan"


"Iya"


"Nah orang orang seperti kalian itu tidak pantas menjadi seorang hunter dan memasuki dungeon, boro boro ngelawan monster yang ada kalian di bunuh oleh monster" ucap Pandu penuh dengan sindiran.


"Hey apa maksudmu mengatakan hal itu kau fikir kau siapa" ucap Tom seorang swordman.


"Hem aku siap itu tak penting, sekarang kalian lihat baik baik ini" Pandu mengulurkan tangan kirinya kesamping kemudian di tangan kanan nya tiba tiba muncul sebuah pedang hitam legam dan sangat tajam yang merupakan pedang terkuat Pandu Pedang Bintang Langit Malam.


Kemudian Pandu langsung menebas tangan kirinya dengan pedangnya tersebut dan darah pun mengucur deras hingga berkecipratan kemana mana mengenai mereka yang menyaksikan adegan tersebut dengan mata kepala mereka bahkan ada yang sampai pingsan.


"Kyaaa... Darahnya..."


"A-apa yang kamu lakukan woy... kenapa kamu memotong tangan mu sendiri"


"Aaa aku mau keluar dari sini..."


Ada beberap orang yang melarikan diri dari tempat tersebut dan kini hanya menyisakan 16 orang saja termasuk yang pingsan karena gak bisa pergi.


"Kalian sudah melihat sendirikan bagaimana sebuah tangan terpotong, begitu pula dengan kalian jika kalian tidak bisa menghilangkan rasa takut kalian terhadap darah atau rasa sakit kalian lebih baik berhenti bermimpi menjadi seorang hunter karena hunter bukanlah pekerjaan main main ini merupakan pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa..."


"... Jika kalian memasuki sebuah dungeon dan kalian melihat rekan tim kalian terbunuh di depan mata kalian apa kalian nanti akan berdiam saja karena takut setelah itu kalian depresi dan menjadi gila karena kejadian tersebut. Oleh karena itu aku bilang kalian tidak layak menjadi seorang hunter karena mental kalian masih seperti ini lemah"

__ADS_1


"Dan untuk mengatasi hal tersebut maka aku Pandu akan memberi kalian bimbingan untuk menguatkan mental kalian" ucap Pandu panjang lebar sambil memasang tangannya kembali yang langsung tersambung seperti sedia kala.


Setelah kejadian itu semua murid yang bergabung dengan kelas eskuler Pandu dilatih untuk memperkuat mental mereka dengan beberapa metode aneh dan ekstrim seperti menonton film horor sendirian di dalam gudang yang delap sendirian selama satu jam dengan kaki dan tangan terikat jadi mereka hanya berfokus pada tv di depan mereka.


Dan ada juga metode yang cukup ekstrim yaitu Pandu meminta mereka melakukan pengulitan terhadap monster dalam keadaan hidup.


..........................


# DI GUILD PUSAT, KOTA BANDUNG


Guild atau pusat berkumpulnya para hunter dimana mereka bisa menerima misi dari guild dan menjual material dari dungeon untuk di jual. Serta gulid juga berfungsi sebagai tempat melakukan pendaftaran hunter atau tempat tes kenaikan Rang Hunter.


Saat ini di guild telah kedatangan seorang player baru dengan penampilan unik. Ia memakai pakaian ala pendekar pedang kultivator berwarna putih dengan corak biru yang serasih, memiliki rambut silver serta ia menggunakan sebuah topeng silver berbentuk Serigala.


Tap!!


Tap!!


Silver berjalan menuju resepsionis untuk mendaftar menjadi Hunter resmi dan dapat menjelajahi dungeon.


"Ada yang bisa saya bantu tuan" ucap gadis resepsionis.


"Ya aku ingin mendaftar menjadi hunter"


"Baik tuan, silahkan isi formulir pendaftarannya" ucapnya memberi kertas formulir pendaftaran kepada Silver.


'Aku pakai nama silver aja lah kalau pakai nama asli bisa berabe juga nanti urusannya' batin silver, kemudian ia menulis namanya.


"Em maaf untuk keahlian ini aku harus mengisi berapa?"


"Tuan hanya perlu menulis kemampuan yang tuan miliki saja"


"Oh terimakasih"


Kemudian Silver menulis keahlian pertamanya adalah seorang Healer namun ketika ia ingin menulis keahlian keduanya tiba tiba ada seorang hunter merebut kertas formulir nya dan membacanya.


"Hey kembalikan kertas itu"


"Wo wo santai bro santai, coba biar aku lihat newbi ini memiliki keahlian apa. Heh puff hahaha... kau cuma seorang healer haha aku kira kau ini seorang warrior swordman karena kamu membawa pedang tapi ternyata cuma seorang healer" ejek pria tersebut.


"Lantas apa urusanmu kalau kau tidak suka kau boleh pergi" ucap Pandu dengan kertas formulir yang sudah berada di tangannya tanpa sepengetahuan orang tersebut.


Orang tersebut terkejut karena kertas formulir yang ia genggam tiba tiba berada di tangan Silver.


"Kau... S-sejak kapan kau mengambil kertas itu" ucapnya namun tak dikubris silver.


Lantas hal tersebut membuatnya marah,


"Kau!! berani kau mengabaikan aku akan ku bunuh kau.." namun diluar dugaan ketika ia ingin mengambil pedang di pinggang kirinya ia tidak dapat merasakan tangan kirinya dan ketika ia perhatikan dengan lebih jelas ternyata tangan kirinya sudah hilang.


"Apa kau mencari ini" ucap Silver sembari memegang sebuah tangan, kemudian ia lemparkan di depan orang tadi.


"Taa... Aaaaaak tangannku..." ia menjerit histeris mengetahui tangannya terlepas.


Semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut di buat ketakutan dan tidak percaya dengan apa yang terjadi pada hunter tersebut.


Sementara itu Silver tidak mempedulikan kejadian tersebut dan ia lebih memilih melanjutkan tes pendaftaranya.


Beberapa saat kemudian

__ADS_1


"Akhirnya aku terdaftar sebagai hunter ya walupun harus dari Rang G+. Ya mau bagaimana lagi user yang aku pakai ini cuma user avatar sedangkan tubuh asli ku masih di akademi"


[Di sini maksudnya silver itu adalah Pandu namun dia hanya berupa avatar/cloning dari tubuh Pandu. Nah karena itu juga si avatar di masukkan kedalam mode Azuri tranformasi Serigala Salju Suci dengan karakteristik warna silver. Jadi anggap aja Silver itu si Pandu itu sendiri.]


__ADS_2