
# Malam Hari
Saat ini di tengah gelapnya kota dimana banyak orang orang kembali setelah seharian bekerja ditambah hujan yang mengguyur deras.
Di sebuah gedung yang merupakan salah satu gedung dari guild Nebius tampak sangat ramai.
Keramaian yang terjadi di guild tersebut bukan karena mereka sedang merayakan kegembiraan melainkan mereka sedang di landa kekacauan karena guild Nebius saat ini telah kehilangan begitu banyak Player akibat raid hidden dungeon yang terjadi tadi siang.
# Ruangan Guild Master
Pyar!!..* gelas pecah
"Sial sial siaaal... huh kenapa kenapa semua jadi berantakan seperti ini padahal cuma mengurus satu orang saja tapi gak bisa, aku rugi besar ini namanya hahk.." ujar Salman si guild master Nebius (+A-Rang)
"Master tolong tenangkan diri anda terlebih dahulu.. Masalah ini pasti ada solusinya" ujar ajudannya.
"Diam lah kau, kamu ini tidak tau seberapa besarnya dampak dari kejadian tadi. Kita telah kehilangan hampir sebagian anggota terbaik kita dan perlengkapan yang mereka kenakan bernilai puluhan juta dan kau fikir itu jumlah sedikit apa"
'Hah dia malah lebih mementingkan material daripada nyawa anak buahnya, dasar iblis' batin ajudannya.
"Tapi master-" ucapnya terhenti ketika tiba tiba seluruh orang di lantai bawah berteriak.
"Kyaa..."
"Ada apa dengan suara bising ini, coba kau periksa"
"Ba-baik... Eh, kau"
"Tak perlu diperiksa soalnya kau juga akan tau ketika sudah merasakannya" ujar seorang pria misterius berambut putih berjubah hitam dengan topeng serigala silvernya dan membawa sebilah pedang berlumur darah.
"Kau.. Kau si baj*ngan silver itu kan, haha akhirnya tak perlu kucari kau datang sendiri ke mulut harimau ini"
....
# Beberapa waktu Sebelumnya
Saat ini tampak di sebuah gedung bangunan berseberangan dengan guild Nebius. Silver tampak tengah memperhatikan L orang di dalam guild itu.
Setelah itu Silver melompat keatas gedung guild dan langsung menancapkan sebuah formasi rune penghalang di seluruh guild nebius.
"Yos semua persiapan sudah selesai kini tinggal menyingkirkan kalian dari dunia ini" ujar Silver yang langsung mengenakan sebuah jubah hitam, kemudian ia turun tepat di depan para penjag.
"Hey siapa kamu" ucap si penjaga.
"Hanya tamu tak diundang untuk membawa kalian ke dunia baru" ujar Silver sebelum memenggal mereka.
Dan berkat formasi yang ia pasang sebelumnya dimana orang orang yang berada di luar formasi tidak dapat melihat apa pun yang ada di dalam formasi. Jadi Silver dapat dengan leluasa melakukan tugasnya.
Setelah membunuh kedua penjaga Silver langsung masuk dan tanpa pikir panjang ia langsung masuk ke mode Berserker. Ia mengamuk membunuh semua staf, player atau siapa pun yang ada dalam gedung tersebut tanpa mempedulikan siapa dia.
Ya itulah sifat asli dari jiwa hitam Pandu yang sangat suka membunuh dan haus akan kemenangan dalam membela yang benar.
....
__ADS_1
# 1 Jam kemudian
Setelah membereskan semua orang yang berada di lantai satu hingga lantai sembilan kini Silver langsung menuju ke lantai akhir dimana orang yang mencari masalah dengannya berada.
Ketika ia sampai ia sempat mendengar guild master Nebius memerintah ajudannya untuk memeriksa apa yang sebenarnya tengah terjadi di lantai bawah.
"... Eh, kau"
"Tak perlu diperiksa soalnya kau juga akan tau ketika sudah merasakannya" ujar Silver yang membawa sebilah pedang yang masih berlumuran darah segar dari para staf guild Nebius.
"Kau.. Kau si baj*ngan silver itu kan, haha akhirnya tak perlu kucari kau datang sendiri ke mulut harimau ini" ujar Salman, kemudia ia mengeluarkan senjata tombak api kesayangannya.
"Hahaha saksikan lah kehebatan senjata spiritual baruku ini dan berterimakasih lah karena kau akan menjadi orang pertama yang mati oleh tombak api ku ini" ujarnya dengan senjata spiritual tingkat perunggu bintang 1 dan jika dilihat dari cara mengunakan senjatanya ia baru menjadi seorang warrior kelas perunggu menengah.
Jadi ia masih belum bisa sepenuhnya mengeluarkan kekuatan yang tersembunyi dari tombak tersebut ditambah ia bukan seorang praktisi kultivator.
"Hah cuma senjata yang hebat tapi digunakan oleh sampah, sungguh disayangkan" ujar Silver.
"Sampah kau bilang... Akan aku tunjukan siapa sampah yang sebenarnya" ujarnya yang langsung lari kearah Silver untuk menyerang.
Silver dengan sigap menangkis serangan Salam dan langsung menggenggam tombak api tersebut.
"Dasar bodoh terima api ini" kemudia tombak itu langsung diselimuti oleh api.
Namun api tersebut langsung padam karena es telah menyelimuti tombak tersebut. Kemudian Silver ngambil alih tombak tersebut.
"Kau tak pantas mengunakan senjata seperti ini" ujar Silver setelah merampas tombak Salman, kemudian ia menendangnya hingga terpental kebelakang.
"Ughak... Sialan, kau fikir aku akan menyerah akan aku gunakan kartu as ku" ujar Salman mengeluarkan sebuah liontin giok kemudian ia menghancurkannya.
"Flien" ucap Silver.
"Haha lihat lah kartu as ku, mereka adalah para kultivator yang aku sewa dari sekte ular tengkorak" ujar Salman.
"Hah kau manusia yang menyusahkan saja, jika bukan karena kamu sudah membantu organisasi kami tak akan membantumu" ujar salah seorang flìen.
"Jadi dia orang yang membuat masalah dengan mu, cukup menarik" ujar seorang lagi.
"Sudah lah kita habisi saja dia sekarang, aku masih ada urusan dengan gadis gadis baru di rumah bambu"
"Hah yaudah kau saja kalau begitu"
"Ehem, maaf nih ya kalau kalian mau membunuhku kurasa kalian masih terlalu dini dengan rana pembentukan inti qi tingkat 5 itu" ujar Silver.
"Hah? bagaimana kau tau tingkat kami, siapa kau ini"
"Hanya seorang pengembara yang akan mengambil nyawa kalian" ujar Silver yang langsung menembakkan bilah es kearah mereka.
Namun kedua Flien tersebut menghindar tapi tidak untuk Salman ia langsung mati ketika bilah es yang Silver tembakan mengenai kepala dan jantungnya.
"Sialan, berani kau menyerang kami secara diam diam"
"Matamu diam diam, jelas jelas gua nyerang tepat di depan lo anjing" ujar Silver.
__ADS_1
"Sudah langsung bunuh saja dia"
Mereka langsung menyerang Silver dengan senjata beracun mereka ya dan kemampuan seni beladiri racun dari sekte mereka yang di kenal dengan 'gerakan 36 ular racun pemikat' dan 'telapak racun langit'.
Silver pun tak tinggal diam ia juga mengeluarkan salah satu jurus andalannya yaitu 'Sentuhan raja serigala salju suci' dimana sebuah domain yang menghasilkan aura es -700°C, alhasil seketika seluruh gedung guild tersebut membeku bersama dengan mayat mayat anggota guild Nebius dan dua flien tersebut.
Namun karena kedua flien tersebut bukan seorang player melainkan seorang kultivator jadi mereka dapat lolos dari pembekuan masal tersebut dengan alat spiritual yang mereka miliki.
"Gyah... Sialan ternyata kau seorang kultivator elemental es pantas saja kau tau tingkat kami"
"Meski begitu jangan anggap kalau kami takut dengan orang sepertimu, Ham ayo kita gabungkan kekuatan kita"
"Ya, kita tunjukan kekuatan dari sekte ular tengkorak kita"
Mereka pun langsung menggabungkan kekuatan mereka untuk melawan silver.
"Hah main kok gabung gabungan dah kayak lego"
"Bac*t kau terima ini, Ular melata kepala tiga"
Kemudian dari jurus tersebut tampak bayang bayang seekor ular berkepala tiga yang ganas melesat kearah Silver. Silver dengan sigap melompat menghindari ular tersebut dan langsung menyerangnya dengan pedang es miliknya namun serangannya tidak berdampak apa apa terhadap ular tersebut.
Karena ular tersebut hanyalah serpihan jiwa spiritual dari teknik mereka berdua dan selama pengguna teknik tersebut masih hidup ular berkepala tiga itu tidak akan mati.
Jadi silver langsung mengalihkan serangannya kearah kedua flien itu, namun lagi lagi ular berkepala tiga itu menghalangi serangannya.
"Cih teknik yang menyebalkan, kalau begitu aku gunakan ini saja" Silver tampak mengeluarkan sebuah kristal roh yang didalamnya sudah tersematkan sebuah rune penyegelan.
"Kristal roh" ujar kedua orang flien tersebut.
Karena bagi seorang di dunia ini kristal roh adalah sebuah mata uang terbesar yang pernah ada dan sangat sedikit jumlahnya. Dan bagi seorang kultivator kristal roh merupakan sebuah batu yang mengandung banyak aura Qi dari langit dan bumi yang dapat meningkatkan kekuatan mereka. Jadi banyak kultivator yang mengincarnya untuk meningkatkan kekuatan mereka.
"Oh apa kalian menginginkannya, ini tangkap" Silver langsung melempar kristal roh tersebut kepada mereka.
"Haha ini kristal roh ku"
"Ham buang kristal itu mungkin saja itu jebakan"
"Tepat sekali, selamat kalian masuk jebakan ku" ujar silver yang langsung mengaktifkan Rune penyegelan di dalam kristal tersebut.
Alhasil kini kedua orang tersebut tersegel oleh rantai pengikat spiritual dimana rantai itu bisa memperangkap jiwa. Dan setelah mereka tersegel ular berkepala tiga itu hilang.
"Ughk.. lepaskan aku, apa kau tidak atakut dengan sekte ular tengkorak kami"
"Aku gak peduli dengan sekte kalian tapi aku ingin menanyakan satu pertanyaan. Apa kalian tau dimana letak sekte Lembah 7 Lubang Tengkorak Iblis" ujar Silver.
"Lembah 7 Lubang! apa yang kau maksud aku tidak tau, lagi pun jika kami tau kami juga tak akan memberi tahu mu" ujarnya.
"Hah kalau begitu kalian sudah tak berguna lagi, mati lah" Silver langsung membekukan kepala mereka dan langsung menghancurkannya.
Setelah itu Silver langsung melenyapkan guild nebius itu bersama dengan apa yang ada didalamnya.
....
__ADS_1
Dan sejak saat itu dunia digemparkan dengan hilangnya guild Nebius dimana guild itu hilang dalam semalam bak ditelan bumi.