Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 38.1 Serangan Teroris


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Pandu akan mulai mengcover lagu lagu dari kehidupan dunia sebelumnya. Karena di dunia ini lagu/music sangat sedikit penciptanya dan kebanyakan lagu di ciptakan berdasarkan dengan topik dari seorang Hunter.


Contohnya seperti lagu Pahlawan Emas yang mana lagu tersebut hanya menyanyikan ciri khusus dari seorang player dengan julukan Pahlawan Emas.


Namun beda dengan lagu yang Pandu bawakan dimana semua lagu di bawakan dengan isi kandungan emosional dari sang pencipta lagu itu sendiri.


Contohnya lagu karya ARMADA - ASAL KAU BAHAGIA, mungkin kalian sudah pernah mendengar lagunya. Nah menurut pandangan athor nih ya lagu ini bercerita tentang sebuah hubungan yang tidak/kurang harmonis karena salah satu pasangannya masih belum bisa Move on dari pasangan sebelumnya (mantan).


Balik lagi ke mc kita


Saat ini Pandu tengah duduk di bangku taman sekolah tepat di jam istirahat. Karena semua siswa tengah menyerbu di kantin jadi suasana di taman lumayan sepi hanya ada beberapa pasangan anak muda yang tengah bermesraan.


"A5u iki sekolah opo tempat cari jodoh kok akeh bocah bocah sek yang-yang'an ngono kiy. Cek wes men lah" gumam Pandu.


Pandu mulai menyalakan kameranya untuk mulai merekam video ketika ia bernyanyi. Dan kali ini ia akan mengcover 2-3 lagu karya ciptaan grup Armada.


Dan sebagai tambahan backsone Pandu mengeluarkan talisman yang sudah ia isi dengan ridme melodi setiap alat vokal yang berpengaruh penting dalam menciptakan kesempurnaan dari music yang sesungguhnya/asli.


"Baiklah mari kita mulai"


"Lagu pertama Asal Kau Bahagia.."


Jreng!


~ Yang, kemarin ku melihatmu


Kau bertemu dengannya


Ku rasa sekarang kau masih


Memikirkan tentang dia


Apa kurangnya aku di dalam hidupmu


Hingga kau curangi aku


...Katakanlah sekarang...


...Bahwa kau tak bahagia...


...Aku punya ragamu...


...Tapi tidak hatimu...


^^^Kau tak perlu berbohong^^^


^^^Kau masih menginginkannya^^^

__ADS_1


^^^Ku rela kau dengannya^^^


^^^Asalkan kau bahagia;..~^^^


Setelah itu Pandu lanjut ke lagu berikutnya yaitu lagu Hargai Aku dan Mau Di Bawa Kemana.


........


Setelah selesai mengcover 3 lagu Pandu kembali ke kelas Blacksmith karena sudah 1 minggu ia di kelas Alkemis.


..............


Sementara itu di depan gerbang Akademi yang semula tenang tiba tiba didatangi oleh puluhan mobil hitam yang langsung menerobos pagar sekolah.


Para penjaga gerbang langsung bertindak.


"Hey kalian, apa yang kalian lakukan.. berani beraninya kalian menerobos akadem- ugk.."


Sebuah tembakan langsung menembus di dada penjaga tersebut dan penjaga sisanya dibunuh oleh orang orang dengan pakaian hitam yang merupakan seorang Assasin.


Kemudian dari mobil utama keluar seorang pria besar yang merupakan pemimpin kelompok ******* tersebut.


"Kuahaha kita akan bersembunyi di sini kalian cepat amankan para siswa dan guru ke aula sekolah" ucapnya memerintahkan anak buahnya untuk menyandera para guru dan murid.


Kemudian salah satu bawahannya memberitahu bahwa akademi yang mereka tempati saat ini merupakan akademi yang di dirikan oleh seorang Player SS-Rang Felix Si Raja Sabana. Namun untuknya sang kepala sekolah sedang tidak ada di akademi jadi mereka dapat sedikit leluasa.


Sementara itu di setiap kelas para siswa dan guru di tuntun menuju ke aula sekolah.


Para ******* tersebut tak melepaskan satupun siswa atau pun guru agar menghindari masalah dengan pihak pertahanan militer negara.


"Hey lepaskan aku baji****.. ughk.." seorang murid yang memberontak dan langsung ditembak di tempat tepat di hadapan semua orang.


"Lihat ini, jika kalian masih macam macam dan memberontak kalian akan bernasib sama seperti dia" ucap salah satu *******.


Sementara sekolah tengah mengalami kekacauan akibat serangan para *******. Pandu yang tadi sempat pergi keluar dari kelas sebelum ******* datang, ia malah tengah mencari sebuah memory card yang berisi video saat ia mengcover lagu tadi di taman.


"Aduh bisa bisanya aku ceroboh, ah dimana itu memory nya ya tadi aku ambil video di sini kan, berarti memorinya jatuh di sekitar sini"


Nah ketika Pandu tengah mencari memory nya tiba tiba salah seorang ******* datang menghampiri Pandu.


"Hey kamu yang disana, sedang apa kamu" tanya nya.


"Bentar pak saya baru cari memori saya pak tadi jatuh di sini" ucap Pandu tidak memperhatikan siapa yang bicara tadi.


"Aku tak peduli sekarang kau ikut aku atau aku bunuh kau"


"Hah bapak bilang ap-eh elo siapa anjir, kau bukan guru di sekolah ini kan"

__ADS_1


"Ya bukan lah aku ini ******* dan kini sekolah ini telah di kuasai oleh ******* seperti ku. Dah ceritanya sekarang ikut aku atau aku akan memberimu pelaj-" ucapnya terhenti ketika ia merasa dunia terbalik dan ia melihat tubuhnya yang berdiri tampa kepala.


"Aku tak suka bila ada orang yang mengarahkan senjatanya kearahku dengan niat pembunuh sepertimu, kau pantas mati"


"Hem kalau di pikir pikir dia tadi bilang kalau sekolah sudah berada di bawa kekuasaan para *******, em artinya semua orang di jadikan sandaran!! Ya aku gak peduli sih sama mereka selama mereka baik baik saja, kalau begitu"


"Kurasa aku akan mulai dari yang ada di ruang pemantau terlebih dahulu"


Kemudian Pandu melesat menuju ke ruang pemantau dimana tempat tersebut bisa menjadi musuh bagi Pandu apa bila ketika ia membunuh seorang ******* dan ketahuan maka nyawa semua orang akan dalam bahaya.


Pandu terus melesat dengan melewati jalur buta cctv agar ia tidak ketahuan dilayar pemantau.


Sesampainya di lorong ruang pemantau Pandu melihat ada dua orang ******* yang berjaga dan membawa senjata sihir yang memiliki fungsi yang sama dengan senapan.


"Hem dilihat dari aura mereka, aku yakin aura itu hanya dimiliki oleh seorang kultivator tapi itu bukan aura immortal atau itu aura kultivator iblis artinya mereka itu Flien Demon"


"Ini cukup menantang, coba aku gunakan kemampuan ilusi Rubah ekor sembilan" Pandu menggunakan salah satu darah best terkuat kedua miliknya yaitu kemampuan ratu ilusi dari rubah ekor sembilan.


Mata Pandu yang awalnya biasa kini berubah menjadi mata rubah dengan lingkaran emas pemikat.


Setelah itu ia memfokuskan matanya kearah kedua penjaga tadi dan seketika mereka tertidur karena mereka sudah masuk ke dunia ilusi alam mimpi dimana mereka akan berada di dunia mimpi.


Setelah itu Pandu langsung mengeluarkan belati bintang yang baru saja ia dapatkan kemarin sekaligus mencoba seberapa kuat senjata spiritual yang tidak dapat ia ukur seberapa kuat belati tersebut sama seperti pedang bintang langit malam yang tidak dapat di ukur kekuatannya.


Pandu masuk secara perlahan dan ia mendapati seorang pria yang tengah fokus nonton video +🔞 di layar monitor sisi cctv.


"Apa yang kau lakukan sudah kubilang jangan masuk ketika aku sedang bekerja" ucapnya yang masih fokus dengan layar di depan nya sambil mengocok singkong afrika miliknya dengan tatapan mesum.


'Nih orang emang terlalu mesum atau goblok sih'


Melihat pria yang melakukan senam tangan tersebut membuat Pandu muak dan langsung memenggal kepalanya.


Setelah masalah di koridor pemantau selesai Pandu berniat bergegas menuju ke tempat semua orang di sandra.


Namun disaat ia akan pergi HT si mesum tiba tiba berbunyi


"Bestt bestt... Kas bagaimana pantauan di cctv apa semua baik baik saja" tanya seseorang lewat Ht tersebut.


"Lapor semua baik baik saja" pandu langsung menjawab dengan suara yang dibikin agak berat.


"Hey ini bukan suara Kas, siapa kau?"


"Lapor tuan Kas sedang pergi ke kamar mandi dan dia meminta saya untuk menggantikannya sebentar"


"Oh begitu, baiklah terus pantau monitornya"


"Baik"

__ADS_1


"Fuh bikin tegang aja"


__ADS_2