Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 36. Baby Best & Universe Justice Star Dagger


__ADS_3

"Huh huhf sial siapa yang tau kalau hari ini bakalan turun hujan" ucap Pandu yang baru pulang kerumah dengan tubuh basah kuyup karena hujan yang tiba tiba mengguyur dunia.


Karena tubuhnya basah ia memutuskan untuk mandi dan setelah itu ia langsung membuat kopi panas untuk menghangatkan tubuh nya.


"Srup.. aah.. memang cocok minum kopi panas pas hujan begini, tapi kalau seperti ini aku gak bisa ngapa ngapain"


"Oh iya bener juga, beberapa hari ini tampaknya di pulau Beast ada beberapa telur yang menunjukan tanda tanda akan menetas" kemudian Pandu langsung bersila membentuk lotus dan perlahan lahan ia mulai memusatkan jiwanya menuju dantian/kolam jiwa miliknya.


Ia langsung menuju ke Pulau Beast dan ia mendapatkan ada 7 telur yang akan menetas. Telur telur beast tersebut berada di posisi atau lebih tepatnya wilayah yang berbeda beda.


2 di wilayah Api, 1 di wilayah Es, 1 di wilayah Gurun/Tanah dan 3 di wilayah normal dimana wilayah tersebut adalah wilayah normal bagi beast tak beratribut.


Setelah mengambil ke 7 telur tersebut Pandu langsung membawa keluar dari dunia kecilnya itu.


Di Alam Nyata


Setelah mengambil 7 telur beast yang akan menetas Pandu segera men-summon Rui.


"Piiy..." Rui terbang dan langsung hinggap dikeranjang berisikan buah dan langsung memakannya.


"Dasar burung rakus, aku memanggil mu bukan untuk makan buah tapi menunjukan ini, lihat kau akan punya teman bermain atau lebih enak di sebut adik"


"Piiiy??.." memiringkan kepala.


"Hah terserah lah, ne lihat Rui telur ini sudah mulai retak yang artinya akan ada beast yang akan keluar" ucapnya ketika melihat salah satu telur beast tipe normal mulai menunjukan tanda tanda akan menetas.


"Piiiy.." Rui yang penasaran langsung menghampiri telur tersebut dan ia tampak membantu membuka cangkang telurvtersebut.


"Hey apa yang kau lakukan Rui!!" ucap Pandu namun ia tidak menghentikan Rui, karena ia tau kalau Rui berniat membantu proses penetasan tersebut.


Dan tak berselang lama merekapun tau isi dari telur tersebut.


Isi dari telur tersebut adalah seekor beast burung hantu awan. Ia merupakan best tipe normal dan memiliki kemampuan dalam mengintai. Jenis burung ini biasanya di gunakan sebagai alat memata matai di dunia NedherMoon.


"Kruuk...Kruuk..." namun hal itu tidak membuat Pandu senang pasalnya si burung hantu tersebut malah tertidur.


"Hadeh tukang tidur"


Setelah itu dua telur tipe es dan normal mulai menunjukkan tanda tanda yang sama, namun bedanya kedua telur tersebut menetas di waktu bersamaan tanpa bantuan Rui.


Dan dari kedua telur tersebut Pandu mendapatkan seekor best kura kura es dan seekor ular bayangan.


Kedua hewan tersebut memiliki kemampuan spesial yaitu kura kura es ia dapat membuat suhu di sekitarnya menjadi dingin sedingin di pulau es dan untuk ular bayangan ia memiliki kemampuan untuk bersembunyi di dalam bayangan serta memiliki racun yang lumayan mematikan bila tidak segera di sembuhkan.


....


Setelah beberapa telur best yang ia punya telah menetas kini adalah saat saat terakhir dimana ia tengah menantikan kelahiran dari best terakhir yang akan menetas.


Krak!! Krak!!


"Ya ya ayo ayo semanagat" Pandu yang tidak sabar menunggu jenis binatang apa yang akan keluar kali ini.


Dan ternyata dari telur tersebut keluarlah seekor kadal merah dengan ekor terbakar api.

__ADS_1


"Wow yes aku mendapatkan best salamander flame"


"Kwag..."


"Baiklah karena kalian semua sudah menetas maka aku sebagai tuan kalian aku akan memberikan nama untuk kalian. Yang pertama..."


Daftar nama:



Burung hantu awan [Mokuro]


Kura kura es [Shion]


Ular bayangan [Shadow]


Kucing bola berbulu [Catonboll]


Buaya darat [Croder]


Monyet api [Monfire]


Salamander flame [Slander]



Setelah proses pemberian nama Pandu langsung mengajak mereka masuk ke dungeon pribadi milikny.


# Di dalam Dungeon pribadi


"Kalian bermainlah sebentar dan jangan nakal, Rui kau jaga adik adik mu"


"Piiy (Siap)..."


Poing... Poing...


Ketika Pandu hendak pergi ke rumah Joglo yang ada tak jauh dari mereka Catonboll tiba tiba datang menghampirinya dan seperti kucing pada umumnya catonball ia mengelu tubuhnya ke kaki Pandu.


"He Caton mau ikut"


"Funya..." sambil melompat. Ya karena catonboll memiliki tubuh yang di selimuti dengan bulu lembut bergelombang seperti awan dan hanya dapat terlihat mata nya karena tertutupi dengan poni nya.


Pandu pun menggendong Caton menuju ke rumah joglo. Pandu disana mulai mengambil beberapa daging lembu yang mana ia dapat dari menjagal para lembu di dungeon nya. Ya mau berulang kali Pandu membunuh mereka para lembu akan otomatis terlahir kembali selama boss dungeon tersebut blm dikalahkan atau merusak inti ego dungeon tersebut.


Setelah itu Pandu dan Caton pergi ke kebun di samping rumah untuk memetik beberapa sayur.


Setelah semua bahan sudah di siapkan Pandu membuat tempat bakaran batu yaitu proses memasak dengan mengandalkan batu pipih sebagai alat masak. Pandu meminta Monfire dan Slander untuk menyalakan api.


Setelah itu Pandu mulai memanggang daging yang sudah ia lumuri dengan garam, penyedap rasa dan parutan bawang putih halus.


Aroma dari daging yang dipanggang mulai menyebar yang membuat mereka (Para best) meneteskan air liur bahkan para lembu juga tertarik dengan daging panggang yang di buat dari daging mereka sendiri.


Setelah dagingnya mata Pandu mulai menyajikan daging dan beberapa buah untuk anak anaknya (best).

__ADS_1


"Waktunya makan semua"


Dengan cekatan para best menghampiri daging panggang buatan tuan mereka dan.


"Piiiy!!... Kwak!!... Kyuu!!... Gaoo!!... "mereka tampak senang dengan makanan tersebut.


"Apa kalian suka, syukurlah kalau kalian suka"


Setelah itu Pandu membiarkan mereka bermain main sedangkan ia duduk santai bersandar di pohon sembari memegang belati pemberian kakek tadi.


"Hem mau dilihat dari manapun belati ini memang sudah berkarat dan tidak memancarkan sedikitpun aura yang berarti ini hanya belati biasa, Tapi entah mengapa setiap kali aku memegang belati ini serasa ada sesuatu yang besar tersimpan di dalam nya. Apa aku poles saja ini belati"


"Kemudian Pandu mengeluarkan sekotak alat khusus pemurnian senjata dari cincin nya.


"Mula mula kita lihat seberapa tebal karat ini" Pandu mengambil sebuah alat seperti jarum berukuran besar, setelahnya ia mulai mengkerik (menggaruk) bagian pinggir belati tersebut.


Dan mengejutkannya lagi ketika ia mengkerik bagian karat tersebut karat yang menempel di belati langsung terlepas hanya dengan tenaga kecil. Melihat hal tersebut Pandu dengan cekatan mengkerik seluruh karat di belati tersebut.


Setelah beberapa menit ia akhirnya berhasil menyingkirkan karat dari belati tersebut dan kini ia dapat melihat sebuah belati hitam legam serta terdapat sebuah tulisan/simbul/runen yang tertulis di permukaan belati tersebut membentuk seperti gambar kepala naga. Dan dari dalam belati tersebut ia merasakan adanya kekuatan misterius dari belati tersebut.


Dan disaat Pandu ingin meneteskan darah nya untuk membuat kontrak kepemilikan senjata Night Sky Star Sword keluar dengan sendirinya dari tubuh Pandu.


"Black apa yang kau lakukan di luar" ucap Pandu terheran heran, pasalnya sangat jarang black keluar dengan sendiriny.


Setelah keluar dari tubuh Pandu black tiba tiba memancarkan cahaya terang dan


"Ugghk..." dalam seketika Pandu di teleports ke luar angkasa dimana Pandu ditak dapat bernafas.


Pandu langsung meraih black


"Huh haah hampir saja aku mau mati, sialan kau black kau ingin aku mati ya tiba tiba membawaku keluar angkasa seperti ini" ucap Pandu. Pandu hanya dapat bernafas di luar angkasa dengan bantuan black atau sebuah kekuatan yang ada di luar angkasa seperti kekuatan bintang.


Setelah mentransfer kekuatan bintang kepada Pandu, Black langsung terbang menuju belati yang di dapatkan oleh Pandu.


Kemudian dari kristal yang tertanam di tubuh black kristal yang semula berwarna kuning keemasan kini berubah menjadi biru laut. Dan dari kristal tersebut tampak ada mengeluarkan setetes air yang mengalir hingga ke ujung pedang dan setelah itu terjatuh menetesi belati tersebu.


Sebuah fenomena yang belum pernah Pandu saksikan seumur hidupnya dimana belati tersebut langsung memancarkan cahaya yang sangat terang hingga menyinari seluruh galaksi. Atas fenomena tersebut seluruh alam berkehidupan yang ada di antara segelintir planet di galaksi ada yang menganggap cahaya tersebut adalah cahaya lahirnya dewa dan ada juga yang menganggap bahwa itu cahaya kiamat.


Pandu yang menutup matanya perlahan mulai melihat apa yang terjadi dengan belati tadi dan belati itu tidak tampak memiliki perbedaan dari awalnya hingga tiba tiba puluhan seberkas cahaya dari seluruh penjuru galaksi dengan warna berbeda beda layaknya pelangi melesat cepat ke arah belati tersebut.


SWIS!!... SWIS!!...


Puluhan siluet cahaya tadi langsung terserap ke dalam belati tersebut. Dan setelah itu belati tersebut mulai tampak berubah, belati tersebut kini memiliki ukuran yang semula 20 cm kini menjadi 30cm serta belati tersebut memancarkan aura yang sangat hebat dan dapat mendominasi seluruh galaksi.


Ketika Pandu melihat Belati tersebut ia tanpa sadar menyebut kan nama belati tersebut


"Belati Bintang Keadilan Semesta" ucap tanpa sadar namun membekas dalam ingatannya.


......


"Ugh... kenapa kepalaku terasa pusing ya" ucap Pandu yang baru saja bangun, dan ia mendapati ia masih berada di dalam dungeon pribadi miliknya.


Kemudian ia mendapati belati pemberian sang kakek yang kini memiliki ukuran dan aura yang berbeda dari awalnya.

__ADS_1


"Ah ini Universe Justice Star Dagger jadi yang aku alami bukan lah mimpi, hah terserah lah yang penting tidak terjadi sesuatu yang buruk"


__ADS_2