
# Arena Turnamen
Saat ini semua peserta dari perwakilan setiap akademi berjumlah lima orang akan dilakukan pengundian nomer acak untuk menentukan siapa yang akan mereka lawan dan ada satu undian khusus dimana orang yang mendapatkannya akan langsung masuk ke babak ke 2.
"Yes aku dapat no 9" ucap Yuha.
"Yah aku dapet no 3" ujar Bouli dengan wajah kecut.
"Kalau aku dapat no 13" ucap Alvin.
"Ah kita hampir sama aku dapat no 11, kalau kamu Pan dapat no berapa" ujar Bouli, kemudian ia bertanya kepada Pandu.
"Emm kok kartu undianku berbeda gak ada angkanya"tanya Pandu yang ternyata ia mendapat kartu spesial dimana ia akan lanjut ke babak kedua tanpa bertarung.
"Wah kau sangat beruntung Pan dapat kartu spesial itu, mau tukeran gak" ucap Bouli.
"Enak aja wani piro"
....
Setelah semua peserta mendapatkan nomer giliran mereka. Kini turnamen resmi dimulai.
"Baiklah semuanya tak perlu buang buang waktu mari kita mulai turnamen antar akademi ini... Baik, peserta pertama ialah Joni dari Akademi Sword of Justice dan peserta kedua sebagai lawan ialah Nami dari Akademi Skybird"
"Wooo..."sorak penonton.
"MULAI..." *wasit memulai pertandingan.
Pertarungan antara Sword of Justice dan Skybird menjadi sebuah pertarungan pembukaan dimana kedua peserta itu menunjukan kekuatan mereka masing masing.
Joni dari Akademi Sword of Justice menunjukan keahlian pedang unggulannya yaitu Stab Snake Sword yaitu sebuah teknik pedang tusukan/menusuk layaknya seekor ular.
Sementara Nami dari Akademi Skybird menunjukkan keahliannya dalam sihir angin dan sihir non-elemental yaitu sebuah sihir ilusi yang mampu membuat lawannya terjatuh dalam dunia halusinasi ditambah dengan sihir angin yang mendominasi ia dapat dengan mudah menjatuhkan lawannya.
Dan dari pertarungan tersebut pemenangnya adalah Nami dari Akademi Skybird.
...
"Waw itu tadi sungguh pertandingan pembukaan yang sangat mengesankan apalagi dengan kombinasi sihir ilusi dan angin dari akademi Skybird... Baiklah sekarang kita lanjut ke pertandingan selanjutnya yaitu peserta dari akademi Lion King yang merupakan murid berbakat dalam pertarungan jarak dekat Bouli. Dan lawannya adalah seorang siswa yang digadang dagang sebagai jenius dari akademi Golden Bone ialah Farel..."
"...Apa kalian sudah siap, ingat pertarungan ini kalian tidak boleh menggunakan senjata tersembunyi, racun atau berbuat curang dan dilarang membunuh ingat itu" peringatan dari wasit.
"Baik, Aku siap"
"Baik kalau begitu PERTANDINGAN DI.. MULAI..."
__ADS_1
Kemudian Bouli dan Farel saling memberi hormat sebelum memulai pertandingan.
"Hari ini kau murid akademi Lion King akan aku kalahkan" ucapnya, kemudian ia mengeluarkan senjata andalannya berupa sebuah pemukul baja.
"Hmm coba saja kalau bisa" jawab Bouli dengan tubuh yang sudah setengah tertutupi dengan tubuh golem terutama bagian tangan yang berupa sebuah lengan golem berbentuk kepala badak.
Kemudian mereka berdua melesat dan saling menyerang.
BAANG..!!
Suara mendengung kenca membuat semua orang menutup telinga akibat serangan mereka berdua.
Bouli dengan teknik pukulan seribu badak besi nya sementara Farel menggunakan sihir pengutan tubuh emas yang ia pelajari di akademi.
BAANG!!
DOWN!!
BAANG!!
Mereka terus bertukar serangan selama 15 menit tanpa berhenti.
"Wow tampaknya peserta dari perwakilan Akademi Lion King dan Akademi Golden Bone adalah murid berbakat dan sepertinya pertarungan mereka akan berlangsung lama. Tapi dilihat dari pertarungan mereka tampaknya mereka sangat menikmati pertarungan ini" ucap pembawa acara yang melihat reaksi wajah Bouli dan Farel yang tampak senang.
# Area Tunggu Peserta Turnamen
"Cik, mau sampai kapan mereka bertarung seperti itu terus aku sudah lelah menunggu" ucap Bayu.
"Aku juga meski kita dapat bagian tim beregu" ucap Winda yang sependapat dengan Bayu.
"Kira kira ini nanti siapa ya yang akan menang" tanya Alvin.
"Tentu saja senior Bouli, dia kan murid berbakat tahun lalu" ucap Rehan.
"Emang iya tapi bagaimana menurutmu Pan akankah senior Bouli menang" tanya Alvin yang tau kalau hubungan Pandu dan Bouli tidak sekedar teman biasa.
"Hah" Pandu menghela nafas panjang sebelum ia berteriak.
"FAREL KAMU PASTI MENANG..." sorak Pandu yang menggelegar membuat seluruh penonton dan orang orang dari akademi lain maupun guru dan juri terkejut.
Bagaimana tidak Pandu bukannya menyorakki teman nya melainkan ia bersorak untuk lawannya. Bahkan Bouli dan Farel juga ikut terdiam karena sorakannya.
"Woy Pan elo bego ya kenapa lo malah menyemangati lawan bukan kawan" bentak Rehan.
"Ssut diam... FAREL SEMANGAT KAMU PASTI MENANG... MENANGIS MAKSUDNYA WKWKWK... KAU PASTI MENANG FAREL DALAM KEKALAHAN MU HAHA" teriak Pandu memprovokasi Farel dan semua orang dari Akademi Golden Bone.
__ADS_1
"Anak baj*ngan mana dia berani dia kejelekan akademi kitaš ..."
"Maju sini lo anjing kalau beraniš ..."
Semua murid dari akademi Golden Bone mulai emosi dan ingin menghajar Pandu namun mereka tidak bisa karena itu akan melanggar aturan dan mereka mungkin saja akan tereliminasi.
"Apa yang kalian tunggu ayo kita bersorak" ajak Pandu untuk ikut memprovokasi.
"Siap Boss... FAREL SEMANGAT KAMU PASTI MENANG-NGIS..." semua murid dari Akademi Lion King mulai ikut memprovokasi dengan menyoraki Farel bahkan dari barisan penonton juga ada yang ikut memprovokasi.
Sementara itu Farel yang masih dalam pertarungan dengan Bouli teralihkan kare emosi dengan perkataan mereka yang membuat ia tidak fokus.
Disaat Farel mengalihkan pandangannya Bouli pun mengambil celah tersebut dengan menghajar wajah Farel hingga ia terjatuh keluar arena dengan keadaan pingsan.
"Kalau bertarung itu jangan mengalihkan pandanganmu, rasakan ini dan menangis lah" ujar Bouli.
"Yey menang..." semua murid akademi Lion King bersorak bahagia karena Bouli menang.
"Waw itu tadi sungguh pertarungan yang mengagumkan ditambah dengan sorakan yang memprovokasi dari murid murid akademi Lion King. Pertarungan ini dimenangkan oleh Bouli dari akademi Lion King" ucap pembawa acar.
# Di Tempat Para Guru
Sementara itu di deretan tempat duduk paling tinggi tempat para guru hadir, tampak seorang guru yang merupakan kepala sekolah dari akademi Golden Bone sangat marah.
Pyar!!
"Felix apa apaan ini kenapa muridmu berbuat curang seperti itu" teriaknya kepada kepala sekolah Lion King.
"Sup ah... Kenapa kau marah marah dekan Johan dan jangan menuduh yang tidak tidak ya kalau murid ku curang jelas jelas dia kalah karena lengah" ujar Felix dengan santai sambil menikmati segelas kopi.
"Haha Dekan Felix benar, Dekan Johan. Bahwa murid murid dari akademi lion king tidak berbuat curang semua juga melihat itu kalau muridmu kalah dalam satu pukulan" ujar Kepala sekolah Skybird.
"Dekan Hana jangan ikut campur dan bukan masalah itu yang aku maksud tapi apa apaan provokasi mereka itu itu jelas jelas perbuatan curang"
"Haha Dekan Johan mereka itu cuma berteriak dan sejak awal dibuat peraturan si koloseum ini tidak ada larangan untuk memprovokasi sekolah lain dan itu tidak dianggap curang tapi cerdik" ujar Felix melawan kata kata Dekan Johan.
"Tapi me.. Ah sudahlah lupakan saja" Dekan Johan pun mengalah karena apa yang dikatakan Dekan Felix benar adanya bahwa memprovokasi sekolah lain itu bukan perbuatan yang melanggar hukum.
....
Dan setelah pertarungan Bouli dan Farel berakhir dengan kemenangan di pihak Akademi Lion King kini pertandingan terus di lanjut.
4 Jam Kemudian
Setelah pertandingan berlangsung berjam jam akhirnya turnamen ronde pertama telah selesai.
__ADS_1
Jumlah peserta yang akan masuk babak kedua diantaranya 2 peserta dari Akademi SkyBird, 3 peserta dari Akademi Angry Bull, 2 peserta dari Akademi Golden Bone, 2 peserta dari Akademi Sword of Justice dan 4 peserta dari Akademi Lion King.