Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 45. Rehan Kamu Masih Hidup Kan


__ADS_3

Hari ini Pandu tengah berada di pasar lokal dimana semua jenis sayuran, buah, bahan obat dan material monster terjual dengan harga lebih murah dari harga biasanya.


Karena tak ingin ketinggalan momen tersebut ia sengaja tidak berangkat sekolah.


"Haha bang aku beli ayam bagian dada yang paling besar *montok sekilo/1 kg, paha 5 kg sama ati/hati yang masih fresh belum rusak karena tersakiti" Pandu mampir membeli daging ayam karena ia sudah bosen makan daging lembu terus.


"Asiap bosqu..."


Setelah itu ia kembali berkeliling memberi beberapa rempah rempah hingga ia melihat seorang kakek kakek yang menjual sayur namun dagangannya terlihat sepi pengunjung.


Melihatnya Pandu pun menyempatkan dirinya untuk mampir ke tempat kakek tersebut dan ternyata sayur yang kakek jual tersebut adalah sayur monster.


Sayur monster itu adalah salah satu tipe monster tumbuhan. Dan karena di dunia ini yang dapat mengolah bahan bahan dari monster hanya para Chef yang sudah bergelar 4 bintang keatas dan biasanya masakan berbahan monster hanya di sajikan di restoran restoran berkelas atas.


Hal ini dikarenakan mereka percaya jika seseorang mengolah daging atau sayur monster akan mengalami keracunan jika memakannya maka dari itu sangat jarang ada orang yang mau membeli daging dan sayur monster untuk di jadikan makanan.


Pada hal secara teknis semua itu sama saja dengan daging dan sayuran biasa kecuali proses memasaknya yang salah maka dapat mengakibatkan keracunan


"Kek berapa harga sawi dan kol ini" tanya Pandu.


"Ah untuk sawi ini cuma 5k per-ikat dan kol nya cuma 7k"


"Kalau begitu aku beli aja semuanya kek"


"Tapi nak ini semua adalah sayur monster apa kamu yakin ingin membelinya" ucap kakek tersebut.


"Kalau begitu aku mau tanya kenapa kakek seyakin ini untuk menjual sayur monster ini padahal gak ada yang mau beli"


"Ee itu... Hah kamu benar nak, sebenarnya aku menjual sayur sayur monster ini karena aku ingin membeli obat yang dapat menyembuhkan cucuku yang terluka akibat serangan monster yang pernah terjadi beberapa bulan lalu"


"Mmm apa tidak ada hunter yang menangani para monster itu"


"Sebenarnya ada, mereka dari guild Nebius dan merekalah yang bertanggung jawab atas raid dungeon. Tapi ketika terjadi bencana dimana para monster keluar hunter dari guild Nebius malah melarikan diri al hasil banya korban berjatuhan dan cucuku juga terkena dampaknya hiks... aku sudah mencoba meminta pertanggung jawaban mereka namun mereka malah mengusirku. Jadi mau tak mau aku harus menjual sayur monster ini untuk membeli ramuan obat yang katanya dapat menyembuhkan penyakit"


"Dasar guild Nebius sialan akan aku lenyapkan kalian... Kakek yang sabar ya, kalau begitu ini uang nya dan ini adalah apa yang ingin kakek beli semoga cucu kakek lekas sembuah" Pandu memberikan uang dan sebotol potion kualitas tinggi yang membuat kakek tersebut langsung menangis memeluk Pandu.


"Hiks terimakasih anak muda.. kebaikan mu insyaallah dibalas tuhan"


"Amin"


Setelah itu Pandu kembali melanjutkan berbelanja layaknya emak emak yang sedang pergi ke mall karena ada diskon besar besaran.

__ADS_1


Disaat Pandu tengah sibuk membeli beberpa hal tiba tiba ia mendengar suara yang sedikit familiar di telinganya.


"Pandu kakak datang pada mu" ternyata orang yang memanggil Pandu adalah wanita jadi jadian si kak Ros.


"Fu*k🖕anjing, kenapa lo muncul disini" Pandu yang langsung lari menjauh namun tetap di kejar.


"Hehe itu karena athor sudah jarang masukin aku kedalam cerita, tapi sekarang kakak ini ingin menciummu" ucap Kak Ros yang masih mengejar Pandu.


"Aaah pergilah menjauh.. pait pait..."


Akhirnya aksi kejar kejaran antara Pandu dan Kak Ros selesai setelah 2 berlarian kesana kemari hingga si kak ros pingsan kelelahan.


.....


Setelah berbelanja Pandu langsung kembali kerumah namun ada masalah lain yang muncul. Dimana saat ini di gang rumahnya banyak para reporter yang menunggunya. Itu semua akibat video cover lagu yang ia unggah di Youcube hingga berada di deretan top chanel se-Asia melebihi chanel yang memposting pertarungan seorang Palyer.


Maka dari itu kini ia sudah cukup terkenal hingga para reporter dan stasiun tv selalu ingin meliput/mewawancarainya.


Ketika Pandu hendak menghindari para reporter tersebut tiba tiba ia mendengar suara pot pecah dan dengan cepat Pandu langsung berteleport tepat di depan rumahnya dan benar saja salah satu pot tanaman tomat miliknya pecah akibat salah satu reporter.


Semua reporter yang muncul disana langsung menyiapkan kamera mereka tanpa tahu bahwa saat ini Pandu tengah marah.


"Gleg... eee nak tenangkan dirimu nak ini cuma pot tomat saja" ujar salah seorang reporter.


"CUMA kata mu... Kau tau tidak berapa lama aku merawat tomat ku ini dan kalian buat apa kalian disini jika cuma mau mengacau. Pergi kalian..." Pandu langsung mengusir mereka.


Dan akhirnya para reporter tadi pergi meninggalkan kediaman Pandu.


"Hah entah mengapa akhir akhir ini aku mudah terbawa emosi, ah bodo amatlah mending langsung ke panti aja masakin buat anak anak"


Pandu langsung bergegas ke Panti Asuhan Kenangan karena ia sudah berencana untuk memasakkan makanan untuk anak anak disana.


# Panti Asuhan Kenangan


Sesampainya di Panti Pandu langsung melihat sebuah adegan romans dimana saat itu Rehan yang tengah memasangkan kalung untuk Erin. Kemudian Erin langsung memeluk Rehan dengan wajah bahagia.


"Bangkek dateng dateng malah lihat orang pacaran anjing, hah jomblo mah apa atuh... Oi mau sampai kapan kalian berpelukan"


"Eh Pandu lo kok disini" ucap Rehan yang sepontan melepas pelukan dengan wajah malu begitu juga Erin.


"Hah seharusnya aku yang bilang kenapa kalian pagi menjelang siang ini sudah asik bermesraan di tempat umum lagi, tuh lihat banyak anak anak yang memperhatikan kalian" menunjuk kearah anak anak panti yang tengah mengintip.

__ADS_1


"Hehe ya maaf aku cuma--ugku..." gak ada hujan gak ada badai tiba tiba sebuah pukulan keras menghantam Rehan hingga terpental menabrak dinding.


"Haha rasakan itu orang jahat, jangan berani berani kamu menyakiti kak Erin" ucap seorang anak berusia 12 tahunan yang baru saja menghajar Rehan.


"Rehan..." Pandu dan Erin langsung bergegas menghampiri Rehan yang terkapar tak sadarkan diri tampa mempedulikan anak tadi.


"Han kamu masih hidup kan" ucap Pandu ngelantu yang langsung ditampar Erin.


PRAK!!


"Jangan bercada... Rehan bertahan lah aku akan menyembuhkanmu" Erin langsung menggunakan kemampuan penyembuhan heali nya untuk menyembuhkan Rehan.


Sementara itu anak yang menyerang Rehan tampak kebingungan karena Erin mencoba menyelamatkan orang yang ia anggap jahat tadi.


"Waduh kayaknya aku salah deh"


"Bocah berani kamu menyakiti sahabatku, kau harus diberi pelajaran" ucap Pandu yang tampak marah dengan tatapan yang membuat anak tadi bergidik ketakutan.


Karena merasa salah bocah itu langsung membungkuk memohon maaf.


"Maaf kan aku maaf aku salah... Maaf kan aku..."


"Kau..."


"Pan sudah uhuk hentikan aku tidak apa apa kok" ucap Rehan yang baru saja siauman dan dibantu Erin dan anak anak untuk berjalan.


"Tidak apa apa matamu lihat wajah lo yang bonyok kaya babi itu, ini minum potion nya.."


"Kakak maaf kan aku karena sudah menghajar kakak tadi"


"Ah ya tidak apa apa, tapi kenapa tadi kamu menghajarku tiba tiba" tanya Rehan.


"Em itu karena tadi aku pikir kakak itu orang jahat yang mau membawa kak Erin" ucap anak tersebut.


"Membawaku!!... Tapi sebelum itu kamu siapa?" tanya Erin.


"Kakak ini aku Hasan kak adik kakak..."


"Hasan kau kah itu adik ..." Erin langsung bersiap untuk memeluk Hasan namun.


"Stop hentikan dramanya lebih baik kita masuk disini panas tau dan aku masih harus masak buat makan siang kita nanti"

__ADS_1


__ADS_2