Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 56. Pembukaan Beast Family


__ADS_3

Hari ini Pandu tengah disibukkan dengan membersihkan kios yang baru saja ia beli dari Pak Samsudin yang kedepannya akan ia gunakan sebagai warung makan.


Srek!! Srek!! *suara sapu


"Huh akhirnya selesai juga sekarang tinggal menata tempatnya" ucap Pandu yang baru saja selesai menyapu.


Kemudian disaat ia tengah sibuk teman temannya sudah pada datang.


"Yo pan, dah mulai aja nih" ucap Yuha.


"Ya biasalah" ujar Pandu.


"Kita bantuin lah"


"Oh ya Pan kapan rencana kau mau buka ini warung?" tanya Yoga.


"Kalau bisa sih besok, sekalian buat promosi"


"Ooh terus mau lo kasih nama apa ini warung nanti" tanya Alfin.


"Namanya itu Warung Makan Beast Family karena aku mau semua beast ku ikut membantu ku karena mereka lah yang akan menjadi maskot warung ini nantinya"


"Menarik juga, apalagi semua beast yang kamu miliki imut imut dan lucu pasti banyak yang suka. Tapi soal makanannya apa yang akan kamu sajikan" tanya Serena.


"Makanan yang akan aku sajikan beragam tergantung hari dan pesanan konsumen, bahan yang aku gunakan juga bukan bahan sembarangan melainkan bahan dari monster"


"Apa Monster, apa kau tau kalau hanya chef bintang 3 keatas yang dapat mengolah bahan monster" ujar mereka terkejut.


"Benar, jika kau salah mengolah makan makanan yang kau masak akan mengandung racun yang dapat merusak organ tubuh mu" ujar Alfin yang tau banyak soal hal begituan.


"Lah bukannya kalian sudah sering makan daging monster" ucap Pandu.


"Mana pernah kami ma~Eeh.." ucap mereka terhenti sambil memikirkan selama ini masakan yang Pandu buat dan makanan apa yang masuk dalam tubuh mereka selama ini.


"Pa-Pan jangan bilang kalau selama ini kau pakai daging monster buat masakanmu"


"Emang, kalian pikir aku pake daging apaan" ujar Pandu yang membuat mereka lemas tak berdaya.


"Akh.. Katakan pada orang tua ku aku menyayangi mereka" ucap Yuha seakan ajalnya sudah dekat.


"Gak usah lebay, aku ini bukan Chef amatir yang tidak tau cara mengolah daging monster aku ini sudah berpengalaman untuk urusan memasak seperti ini jadi semua yang aku masak terjamin"


"Oh jadi kami gak akan mati nih"


"Gak akan kecuali emang sudah waktunya kau mati, dah cepat lanjutin keburu siang"


...


Setelah beberapa saat akhirnya tempat tersebut selesai di bersihkan dan diperbaiki. Kini mereka hanya tinggal menyusun meja kursi dan mendirikan tenda luar yang akan berfungsi sebagai tempat memasak, kayak warung lesehan dipinggir jalan gitu.


Kemudian disaat mereka tengah sibuk sekelompok preman datang menghampiri mereka dengan modal wajah sangar.


"Woy siapa yang punya ini tempat" ucapnya dengan posisi sok berkuasa dengan kaki diatas kursi.


"Cih anjing kampung datang lagi... Aku yang punya tempat ini kalian mau apa, warungnya belum buka besok aja kembali lagi kesini"

__ADS_1


"Oy bocah lo gak tau kalau lo mau buka warung di sini lo harus bayar ke kita kita, ya gak"


"Yoi boss"


"Kalau enggak..."


"Kalau enggak apa!!" bentak Pandu.


"Kau pikir aku takut pada anjing kampung seperti kalian hah... kalian ini cuma beban keluarga dan masyarakat beraninya cari gara gara, semua sikat mereka"


Kemudian Rehan, Yuha, Alvin dan lainnya langsung menghajar para preman tersebut dan mengikat mereka, setelah itu mereka di kirim ke kantor polisi untuk menanggung perbuatan yang mereka lakukan.


....


Hari Pertama Buka Beast Family


Hari ini tampak di kedai beast family banyak sekali orang orang yang mengantri untuk memesan.


Sebenarnya beberapa waktu lalu kedai beast family sangat sepi karena bagi orang orang awam makan daging monster hanya dapat dimakan oleh orang orang kalangan berduit dan harganya sangat mahal.


Jadi sejak Pandu membuka kedai tersebut sebenarnya banyak orang yang tertarik untuk mencobanya tapi takut akan isi dompet mereka yang mungkin saja akan ludes tak tersisa dalam hitungan detik.


Pandu yang tau akan hal itu mulai berfikir hingga ia memutuskan untuk membuat Bat Harga makanan yang ia jual dan untuk minggu pertama buka ia akan memberi diskon 40%. Ia juga membuat sebuah chanel Youcube sendiri dimana dalam chanel tersebut ia membuat konten tentang cara memasak daging monster secara benar dan cara pengolahannya agar tidak mengakibatkan hal yang tidak di inginkan.


Dan hanya beberapa jam sudah banyak yang melihat Chanel YouCube nya dan banyak orang yang mulai tertarik untuk mencicipinya.


"Boss 1 porsi kelinci tanduk asam pedas..."


"Aku tambah 2 porsi steak lembu lada hitamnya boss..."


"Roar..." Xiao Bai (harimau putih) pun mengantarkan pesanan pelanggan no 3.


Seperti namanya 'Beast Famliy' dimana disini Pandu tidak menggunakan pelayan melainkan para beast yang ia miliki meskipun awalannya banyak orang yang takut apalagi semua beast disini dikategorikan sebagai monster rank atas. Tapi berkat bantuan dari Guild Pusat dan Phoenix Guild yang menjadi penyokong bagian belakang Beast Family akan keamanan monster monster tersebut, pelanggan sudah mulai tidak takut lagi malahan mereka tampak senang apalagi mereka bisa mengajak para beast tersebut bermain atau dijadikan konten foto/video mereka.


...


"Pan ini daging taruh mana..."


"Pandu pesanan no 7 sudah siap..."


"Oke, kamu taruh sana dulu biar aku yang urus nanti..."


Karena banyaknya pelanggan yang datang Pandu dan teman temannya dibuat kerepotan hingga akhirnya Pandu terpaksa menutup kedai untuk beberapa saat agar mereka dapat beristirahat sejenak.


"Huah... Hah aduh capek huff..."


"Iya nih banyak pelanggan yang dateng hari ini"


"Seharusnya kalian bersyukur dan belajar bagaimana rasanya susahnya mencari uang seperti orang tua kalian yang terus banting tulang untuk kalian" nasehat Pandu untuk mereka.


"Iya ya pak ustad ceramah mulu bisannya" ujar Yuha.


"Itu nasehat bukan ceramah, ceramahnya besok hari jum'at sekarang masih hari Senin" sahut Pandu.


"Auk ah gelap... Pan ngapain sih lo gak cari pekerja/pelayan baru buat bantu bantu ini kedai" ucap Rehan.

__ADS_1


"Hoo kenapa gak pasang iklan lowongan pekerjaan" sahut Alfin yang ikut membantu Pandu berjualan.


"Sebenarnya udah bikin tapi entah kenapa kertas tadi itu tiba tiba hilang padahal tadi aku taruh diatas meja loh" ucap Pandu.


Kemudian Yuha dan Alfin seketika langsung mengubah raut wajah mereka karena sebenarnya mereka lah pelaku yang membuat kertas lowongan pekerjaan itu hilang sebab mereka sebelumnya menggunakannya untuk membuat pesawat kertas.


"Ah paling terbang dibawa angin Pan"


"Iya atau salah satu dari kalian yang ambil" Yuha langsung menunjuk kearah para beast yang tengah beristirahat.


"Roar??... Kyuu..."


Kemudian tiba tiba Mokuro datang membawa pesawat kertas lowongan pekerjaan yang sebelumnya digunakan untuk main main Yuha dan Alfin.


"Moku..."


"Hem apa ini... Huh, Siapa diantara kalian bertiga yang membuat ini" ucap Pandu kepada ketiga temannya itu.


"Yuha yang buat..." Alfin langsung menuduh Yuha.


"Gak elo yang buat..." Yuha pun menuduh balik Alfin.


"Kalian berdua yang buat tadi gua lihat sendiri" ucap Rehan yang jujur.


"Kalian..."


"Ampun Pan..." mereka berdua pun disiksa Pandu.


Kemudian disaat mereka tengah sibuk bercanda ada seseorang datang ke kedai Beast Family meski sudah ada tanda peringatan 'sedang ngaso'.


"Permisi..."


"Eh ada orang.. Ren kau urus mereka biar aku yang menemuinya" Pandu langsung menemui orang tadi meninggalkan Yuha dan Alfian yang pingsan.


"Iya ada yang bisa saya bantu nona~ eh kamu.." ucap Pandu, Pandu terkejut karena orang itu adalah anak dari ibu kantin di akademi Lion King bernama Salsa.


"Pandu, kamu kerja disini sekarang"


"Bukan tuh"


"Terus kenapa kamu pakek serbet kalau bukan pelayan"


"Eh ternyata kamu Sal, ada apa mau lamar kerja"


"Iya, aku lagi butuh kerja buat bantu ibu"


"Wah kebetulan sekali kita baru mau pasang lowongan pekerjaan, nah sekalian kau langsung mita sama Pandu dia boss nya disini"


"Eeh... Jadi Pandu itu pemilik warung ini aku kira dia pelayan"


"Kan tadi gua bilang aku bukan pelayan masih aja diulang, dah kau langsung kerja aja waktu istirahat juga hampir selesai"


"Jadi aku diterima kerja"


"Iya, cepat tan kedapur, minta seragam sama Rehan didalam"

__ADS_1


Dan setelah itu kedai dibuka kembali.


__ADS_2