Pengamen Terkuat Di Kota

Pengamen Terkuat Di Kota
Episode 37. Belanja


__ADS_3

Saat ini Pandu tengah berjalan jalan menuju pusat perbelanjaan bersama dengan Cattonbal untuk membeli beberapa kebutuhan pribadinya.


Ketika ia berjalan banyak orang yang memperhatikannya terutama pada cattonbal karena ia terlihat lucu, menggemaskan serta lembut terutama di kalangan wanita.


"Hah dasar anak gadis, gak bisa tahan lihat pria tampan" ucap Pandu sambil mengibaskan rambutnya kesamping.


"Nyaa??"


Sesampainya mereka di pusat perbelanjaan Pandu langsung menuju ke pusat barang elektronik untuk membeli smartphone, Mic, Sone/speaker, laptop dan kamera beserta memori card yang terbesar.


........


Setelah membeli hp merek terbaru iPhone 12 Pro Max beserta sim card nya.


Setelah itu Pandu pergi ke toko yang menjual perlengkapan alat musik, pandu kesana hanya untuk membeli beberapa senar gitar sebagai cadangan apa bila senar gitar miliknya putus. Dan ia juga membeli beberapa kaset CD kosong yang mana nantinya ia akan mengisi Cd tersebut dengan lagu lagu yang ia cover.


Setelah semua barang elektronik yang ia butuhkan sudah ia beli kini ia tinggal membeli beberapa barang seperti baju baru karena ia hanya punya 10 baju termasuk seragam sekolah dan semua itu sudah ada yang robek atu bertampal tampal.


Namun ketika ia tengah berjalan menuju toko baju ia berpapasan dengan Sabrina,Serena dan Memei.


"Eh Pandu kamu disini juga"


"A-ah i ya"


'Sial kenapa aku malah ketemu mereka disini'


"Apa yang kamu lakukan, apa ingin membeli sesua~.. eh kucing-nya lucu banget ih gemes" ucap Serena yang langsung mengambil Cattonball dari tangannya dan langsung memeluknya.


"Apa ini juga binatang yang kamu jinakkan Pandu" tanya Sabrina.


"Iya dia baru saja aku jinakkan kemarin"


"Wah kamu hebat bisa menjinakkan dua monster sekaligus"


"Hem paling juga dia pengen pamer" jedus Memei yang tak suka dengan Pandu.


"Hem dasar cewek judes, dan Sabrina Cattonball itu bukan monster melainkan best ya"


"Oh ya Serena bagaimana kabar telur best yang aku berikan kepada mu waktu itu"


"Ah iya sudah menetas lihat ini" Serena langsung men-summon best yang menetas dari telur pemberian Pandu.


Kemudian dari lingkaran pemanggilan keluar seekor rubah putih namun ada sedikit masalah yaitu rubah kecil tersebut tampak memiliki tubuh yang agak bulat(gendut).


"Em serena sebenarnya kau kasih dia makan apa? kok bisa segendut ini"


"Aku memberi dia makan core seperti yang kamu sarankan" ucap sambil tersenyum.

__ADS_1


"Berapa kali sehari kamu memberikan core nya"


"Emm sekitar 5-7 core sehari + ia aku beri suplemen kesehatan dan beberapa makanan lainya"


"Hah pantes bulat"


"Ohya ngomong ngomong kamu kesini mau ngapain"


"Beli baju"


"Wah kebetulan kami juga ingin beli baju, kalau begitu kita pergi bersama ketoko baju favorit kami"


"A-apa gak usah aku bisa sendiri..." sebelum


"...yang membawanya" Pandu yang awalnya ingin menolak untuk berbelanja bersama ketiga gadis tersebut yang mana ujung ujungnya dia harus membawa semua barang belanjaan mereka.


'Inilah yang tidak aku inginkan, aku cuma beli 1 lusin baju tapi kenapa aku harus membawa lusinan baju ini juga' Pandu merasa marah karena ia harus membawa tumpukan tas belanja gadis gadis itu.


Dan sebenarnya Pandu sudah mengusulkan untuk memasukkan semua belanjaan mereka kedalam tas penyimpanan namun mereka ber alasan bahwa mereka lupa membawa.


Kemudian, Disaat mereka ingin pergi kesalon kecantikan mereka bertemu dengan seorang wanita yang merupakan hal yang paling dihindari bagi kaum pria bila bertemu dengan wanita tersebut.


Wanita yang mereka temui adalah sosok penggoda pria dengan dandanan menor baju merah membawa setangkai bunga mawar, wanita tersebut tak lain dan tak bukan adalah kak Mawar/Miss Ros.


"Aiyah akuy gak tau kalau ada dek Serena disini kebetulan banget sih"


"Eh Kak mawar, apa kabar"


"Oh ini kakak aku Sabrina dan sebelahnya itu asisten kakak"


"Salam kenal kak Mawar"


"Iya salam kenal juga cantik"


"Dan hum hum (mengendus)... seperti nya ada bau yang familiar di sini" Kak mawar mengendus bau Pandu.


'Anjir jangan kesini anjing, pait pait pait...' Pandu yang merasa tertekan karena bila ia bertemu dengannya hancur sudah harga dirinya yang sudah ia pertahankan selama ini.


Ketika Kak mawar menemukan asal bau tersebut ia langsung menangkap Pandu yang membawa tumpukan tas belanjaan.


"Ketemu, EH😲 KAMU SIAPA...." ucap mawar ketika melihat wajah orang yang membawa tumpukan tas belanja tersebut yang ternyata bukanlah Pandu melainkan orang lain.


"He he saya Tono temannya Pandu" ucap Pandu yang saat ini menggunakan sebuah trik perubah 1001 wajah untuk mengelabui mereka.


"Eh sejak kapan kamu membawa barang kami?? Dan dimana Pandu?" tanya Serena.


"Sejak tadi dan kalau Pandu ia tadi pergi ke lantai 4 dia bilang ingin membeli centong sayur" ucap Pandu.

__ADS_1


"His gak boleh di biarkan ini, dan kamu terima kasih sudah mau membawa barang kami" ucap Serena. Kemudian Memei mengeluarkan kantung penyimpanan dan memasukan semua baju mereka kedalam nya.


'Kata lupa bawa terus itu apa, dasar rubah berekor sembilan'


Kak mawar yang tau bahwa Pandu ada di lantai 4 ia langsung bergegas kesana di susul Serena, Sabrina dan Memei.


Namun ketika mereka akan pergi ke lantai 4 Catton yang sedari tadi ada di pelukan Sabrina lansung melompat mendekati Pandu yang masih dalam penyamaran.


"Eh Cuti kamu mau kemana" ucap Sabrina memanggil cattonball dengan sebutannya sendiri.


'Jangan kesini! Jangan kesini Catton!!' batin pandu dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya ketika Caton mendekatinya.


"Meong" Cattonball langsung memasang wajah imut nya.


"Wah imutnya" ucapnya, dan karena itu pula teknik 1001 wah yang ia gunakan terlepas kendali membuat ia kembali ke wajah semula.


"Pandu jadi itu kamu"


"Kau sudah berbohong kepada nona Serena dan nona Sabrina akan aku hajar kau" ucap Memei yang marah.


"Hey kalian kan yang petama berbohong, kata lupa membawa kantong penyimpanan tapi dadi iyu musang membawanya" Pandu mulai dipersulit dengan keadaan tersebut.


"Ah sudahlah aku gak ada waktu buat menemani kalian, aku harus pergi"


Dan karena tak ingin berlama lama Pandu langsung pergi meninggalkan mereka.


Sementara itu Kak mawar yang sudah berada di lantai 4 mulai mencari cari Pandu.


"Dik Pandu kamu dimana, kakak merindukanmu"


"Dik Pandu.... Adik ku sayang..."


Sang kakak terus berteriak mencari cari Pandu seperti orang kesurupan.


.........


Sesampainya di rumah Pandu mulai mengaktifkan laptop yang baru saja ia beli, kemudian ia mulai prosedur pembuatan akun Youcube. Karena mulai sekarang Pandu akan mulai menguasai dunia permusik-an dengan langkah awal melalui media YouCube dimana semua orang dapat mendengarkan lagu dan video secara gratis dari seluruh dunia.


"Nah dengan ini semua rencanaku akan dimulai kekeke..." ucap Pandu dengan wajah serius seakan akan ia ingin mengusai dunia.


........


Sementara itu di sebuah gudang kosong di pinggir kota terlihat ada sekelompok orang dengan jubah hitam serta menggunakan topeng berbentuk paruh gagak tengah berkumpul.


"Bagaimana persiapannya Ao Nan" ucap pemimpin kelompok tersebut yang merupakan bagian dari sebuah sekte kultivator iblis.


"Semua persiapan sudah siap tuan, tinggal menunggu perintah anda saja"

__ADS_1


"Hem bagus, dengan adanya benda tersebut kita bisa menguasai kota ini dan memulai ritual pemujaan kita kepada tuan iblis yang agung kekeke..."


[~â–ª Apa yang sebenarnya di rencanakan oleh orang orang tersebut!! dan benda apa yang mereka maksud??â–ª~]


__ADS_2