
Sofya seorang gadis berusia 23 tahun merupakan lulusan terbaik dari salah satu Universitas terkenal di Jakarta.Seorang perempuan yang cerdas,gigih dan rajin yang sangat menyayangi ibunya Mariam dan adiknya Adnan.Mungkin karena telah terbiasa membantu ibunya menjalankan usaha rumahan masakan dan kue-kue khas Minang sedari SMP, membuatnya bertekad untuk mengembangkan dan mensukseskan usaha keluarganya tersebut.Bukan seperti perempuan kebanyakan yg lebih memilih bekerja di gedung-gedung perkantoran.Baginya,usaha yang dirintis ibunya sedari 10 tahun yang lalu setelah berpulangnya sang ayah menghadap Illahi merupakan bagian yang sangat penting dalam hidupnya.Bagaimana tidak,usaha itulah yang menjadi penopang ekonomi keluarganya sampai hari ini.Selain itu,ia sangat mengingat dengan jelas bagaimana pejuangan sang ibu berperan ganda dalam membesarkan ia dan adiknya.
Sang ibu yang memang hanya tamatan SMA memang betekad kuat agar putra putri beliau sukses melebihi dirinya.Meskipun dengan susah payah seorang diri,beliau tetap sabar n tabah menjalani hidup demi kedua buah hatinya.Mungkin tekad inilah kini yg diwarisi oleh sang anak Sofya.Walaupun sebenarnya beliau agak keberatan putrinya tidak mau mencoba mencari pekerjaan yg lebih baik,akhirnya Sofy berhasil meyakinkan sang ibu untuk meneruskan usaha mereka yang sudah banyak diminati orang di kota tersebut karena ibunya tidak sesehat dan sekuat dulu lagi.
Semenjak 5 tahun lalu,Sofy membuatkan beberapa akun bisnis mulai dari instagram,facebook,whats app dan alhamdulillah kian hari orderan makin banyak, membuat pendapatan mereka pun semakin meningkat.Berkat usaha itu pulalah kini mereka bisa menempati sebuah rumah minimalis yg cukup asri bersebelahan dengan ruko tempat usaha keluarganya "Dapoer Mande".Kini sudah ada lumayan banyak karyawan yang bekerja disana,ada yg memasak,mempacking orderan dan mengantar pesanan.Tapi hal ini tidak lantas menyurutkan tekad Sofy untuk membuat usaha mereka lebih berkembang lagi.Bahkan ia tetap rajin turun langsung bergabung bersama karyawan ibunya.Ya,Sofy memang dikenal sebagai sosok yang ramah n rajin oleh orang-orang disana.
Makin hari,usahanya pun makin berkembang pesat.Tak jarang mereka mulai mengisi catering acara pesta pernikahan,aqiqahan, bahkan jamuan rapat dibeberapa gedung perkantoran yang terbilang terkenal di kawasan ibukota.Sekarang setiap harinya Sofy benar-benar sibuk mengevaluasi beberapa acara dan tempat jamuan makan yg mereka hidangkan.Ya,Sofy memang lebih suka menyaksikan langsung setiap proses n ingin memastikan sendiri kelancaran setiap orderan yang didapatnya.
Kesibukan Sofy tidak luput dari perhatian sang ibu.Bahkan ibu sering mengingatkannya agar tidak terlalu memforsir diri,toh juga ada mba Yana n mba Ita orang kepercayaan ibunya yang tidak kalah sigapnya.Tapi bukan Sofy namanya kalau tidak bekerja keras...heeheeheeeπ
...***************...
Hari itu setelah menunaikan dua rakaat subuh Sofy masuk ke kamar ibunya.
"Assalammualaikum bu"
"waaikumsallam uni ibu nan rancak..."(biar berasa minangnya y guys).ada apa subuh begini uni mencari ibu?"
"ga ada bu,cuma mau ketemu ibu ja"
"handeee nak,,,nak...kirain ibu uni ada yang penting mau dibicarakan sama ibu".misalnya soal.....(ibu pun tersenyum)
"bu,,,uni kan udah bilang belum siap untuk nikah sekarang.nanti kalau sudah siap pasti ibu juga tau...(sudah kuduga,pasti ibu menyampaikan hal yang sama)
"jgn terlalu lama nak,,,nanti..."
"keburu jadi perawan tua kan bu...Insyaallah ga ko bu...heeheeehee"
__ADS_1
"kamu t ya,,,kebiasaan memotong perkataan ibu..."
"ampuuunnn bu,,,jangan kutuk uni seperti malin kundang...(sembari bersimpuh dikaki sang ibu)"
ibu pun tertawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan anak gadisnya...
ga mungkinlah nak,ibu mengutuk anak gadis yang cantik,pinter n rajin ini...
"makasih mande tercinta...(Sofy pun memeluk sang ibu).hhhmmm,,,hari ini mande Sofy yang cantik ini mau sarapan apa???"
"terserah uni aja,yang penting bisa tetap bikin ibu awet muda,sehat n kuat..."
"siap komandan,,,segera dilaksanakan"π(beranjak menuju dapur meninggalkan ibunya)
memang begitulah keakraban Sofy dan ibunya.meskipun sedikit jahil ia sangat menyayangi ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya.ketika melangkah menuju dapur,Sofy pun menyempatkan diri menuju kamar sang adik.tanpa mengetuk ia pun langsung masuk...
(seraya melihat sesosok tubuh yang masih tergeletak di atas kasur)
Sofy pun segera membangunkan Adnan...
"Uni,,,subuh-subuh begini kok berisik banget sih?(Adnan masih agak berat untuk bangun karena semaleman mengerjakan tugas kampusnya)"
"uni tu cuma mau ngingetin ini udah jam berapa,kenapa kamu belum bangun juga sih"
"semalem Adnan nyiapin tugas kuliah ni,karena tidurnya udah larut banget ya gini deh ni,,,ketiduran..."
"y udah mandi sana,siap-siap...jgn lupa dua rakaat y dek.."
__ADS_1
"siap uniku yg cerewet,,,(dengan mimik wajah yang membuat sang kakak kesal).hati-hati ni,kalau terlalu cerewet ntar susah dapat jodoh lho...(cibir Adnan)"
"Adnan...........awas kamu!!!"
"Adnan pun segera berlari masuk kamar mandi karena takut jadi sasaran sang kakak..."
Dengan agak kesal Sofy pun beranjak meninggalkan kamar Adnan menuju dapur.Sesampainya di dapur Sofy langsung menyiapkan tiga porsi salad tradisional ala Minang plus beberapa potongan lontong untuknya ,sang ibu n pastinya sang adik.kalau orang Minang menyebutnya lontong pical...π
duh jadi ngiler nech....πππ
tak lama kemudian mereka bertiga pun sarapan dengan lahapnya.di meja makan pun Adnan selalu menyindir sang kakak cerewet dan susah mendapatkan jodoh...sang ibu hanya bisa geleng-geleng menyaksikan keduanya yang kadang masih bertingkah seperti anak kecil...
"jangan suka ngomong gitu nan,,,gimana juga perkataan itu do'a".do'ain uni mu biar cepat bisa menemukan jodoh yang pas.biar nikahnya tetap bisa sebelum umur 25 th..."
"Aamiiin,,,walaupun calonnya belum ada(cibir Adnan)"
"Adnan...."(Sofy pun berdiri dan menejewer kuping adiknya).rasain hukuman kamu..."
"ampuuunnn uni,ampunnn,,,Adnan ga bakalan gitu lagi...bu tolongin Adnan...(dengan nada mengiba n merengek seperti anak kecil)"
"sudah,,,sudah...kamu berdua makin besar bukannya makin dewasa kok malah makin lucu yaaa..."
"habisnya Adnan c bu...uni kan jadi sebel..."
"Adnan minta maaf y uni yg cantik...kemudian melanjutkan sarapannya."
Setelah selesai sarapan Adnan pun berpamitan untuk ke kampus kepada ibu dan uni nya...Ibu dan Sofy pun memulai aktivitas seperti biasa,mendampingi persiapan orderan hari itu...Sebenarnya ibu cuma melihat-lihat saja sekarang,karena sudah ada Sofi,mba Ita n mba Yana yang mengawasi semua pekerjaan karyawan,mulai dari persiapan sampai pengantaran n penyajian di lokasi acara.Begitulah rutinitas Sofy setiap harinya...
__ADS_1