
Tok,,,tok,,,tok (terdengar suara pintu kamar Devan dan Sofy diketuk).
Devan terjaga,melihat Sofy yang masih tertidur pulas ia pun membukakan pintu.Ternyata bi Minah datang untuk mengantarkan sarapan untuk kedua majikannya.Devan yang hanya memakai boxer pun berjalan membuka pintu kamar.
"Maaf den,ini udah jam 09.00 pagi.Bibi pikir den Devan dan non Sofy mau sarapan di kamar aja"(tersenyum melihat nyonya mudanya masih pulas ditutupi selimut).
"Bibi tarok di meja dekat kolam renang ja ya,saya sama Sofy mau sarapan sambik menikmati pemandangan yang indah dan cerah".
"Siap den"(segera meletakkan sarapan tersebut di meja yang diminta Devan).
"Makasih ya bi..."
"Sama-sama den.Ntar kalau perlu apa-apa kabari bibi ya den"(tersenyum dan berlalu keluar dari kamar tersebut).
Setelah menutup pintu Devan kembali ke ranjangnya dan membelai rambut Sofy lembut.
"Kamu cantik dan polos banget kalau lagi tidur sayang..."(mengecup kening Sofy).
Sofy yang masih memejamkan mata terlihat mengigau dalam tidur lelapnya.Sofy seperti sedang bermimpi di atas mimpi."Bu,badan Sofy remuk serasa habis dilindas truk.Sofy belum kuat bangun bu,lima menit lagi ya bu".Kemudian ia kembali terlelap.
Devan yang melihat dan mendengar istrinya tersenyum seraya berkata,"Ya ampun sayang,apa mas terlalu memaksakan ya sampai kamu jadi ngigau begini.Maafin mas ya sayang,habisnya kamu tu buat mas ketagihan.Heeheee".Devan kembali membelai rambut istrinya dan berbisik lembut ditelinga istrinya supaya Sofy segera bangun.
"Mas,bentar lagi ya,Sofy masih ngantuk..."
"Sayang,kita mandi dulu yuk.Trus sarapan,ntar habis itu baru bobo lagi ya..."
"Kepala Sofy masih cenat-cenut mas,badannya juga berat banget buat diajak kompromi".
Devan lalu menyiapkan air hangat dengan sabun aroma bunga untuk ia dan Sofy berendam,supaya tubuh Sofy terasa lebih baik.Kemudian ia mengangkat tubuh polos Sofy dan memasukkan ke dalam bathup yang berisi air hangat dengan wangi bunga yang merelakskan indera penciuman.Sofy hanya pasrah,karena merasa memang ini yang ia butuhkan saat ini.Lalu Devan pun masuk ke bathup dan memijit lembut pinggang Sofy.
"Kamu pasti capek banget ya sayang?maafin mas ya..."
__ADS_1
"Ga apa-apa mas,itu kan udah kewajiban Sofy sebagai istrinya mas Devan"
"Oh gitu ya...Mas kira tubuhmu remuk kayak dilindas truk sayang?Heeeheee"
Duh,mas Devan kok tau soal mimpiku ya?Mimpi ketemu ibu terus cerita soal tubuhku yang rasanya remuk habis....
"Sayang,kamu kok diam ja.Masih sakit ya?"
"Eemmm,,,iya mas...sedikit"
Setelah mandi dan berpakaian mereka berdua lalu menyantap sarapan yang sudah dihidangkan oleh bi Minah tadi.Setelah selesai sarapan mereka berencana keluar mengelilingi perkebunan teh dan strawberry milik keluarga Devan menggunakan sepeda motor.Mereka berdua berhenti dan turun dari motor untuk menyapa para pekerja yang pagi itu tengah sibuk panen.Semua mata orang-orang disana tertuju pada pasangan muda yang bergandengan mesra melewati mereka.
Hamparan hijau mendominasi daerah itu ditambah dengan aroma dingin embun pagi membuat mereka tambah nyaman menyusuri kawasan itu.Hingga tak terasa sudah lebih dua jam mereka berkeliling.Ketika Sofy nampak mulai kecapekan,Devan pun tak sungkan menggendong istrinya membuat Sofy malu dan meminta untuk diturunkan.Lain hal bagi Devan,ia merasa sekarang sangat bahagia bisa selalu bersama Sofy.
Setelah lelah berjalan,mereka berdua duduk di pondok dekat perkebunan strawberry sambil memakan hasil panen yang diambil berdua tadi.Mereka pun saling menyuapi buah tersebut satu sama lain.Ketika Devan melihat ada sedikit buah strawberry yang menempel disudut bibir istrinya,ia pun membersihkan menggunakan jempol dengan lembut.Perlakuan Devan makin membuat Sofy mengagumi sosok suaminya,yang sangat perhatian dan menyayangi dirinya.Ia sangat bersyukur dan beharap,semoga kebahagiaan mereka berlanjut sampai hanya maut yang memisahkan.
...Ketika terdengar azan Zuhur,mereka sholat di mesjid yang terletak tidak jauh dari perkebunan.Lalu makan siang di Sky Garden Resto ,tempat makan yang cukup romantis dengan ditemani angin sepoi-sepoi.Setelah itu mereka pun kembali berkeliling menikmati pemandangan indah menggunakan sepeda motor.Rona kebahagiaan sangat terlihat terpancar dari keduanya,bahkan kedua tangan Sofy selalu melingkar di tubuh Devan.Momen romantis itu pun berlanjut hingga malam tiba.Sesampainya di rumah,mereka berdua mandi,bercerita tentang hal-hal yang romantis sampai keduanya tertidur lelap sambil berpelukan....
...***...
"Mas,jangan kayak gini terus dong,nanti diliat sama mang Asep dan bi Minah lho!"
"Biarin aja,kayak mereka gak pernah muda aja.Lagian mas suka banget sama wangi tubuh kamu sayang,lembut dan menyegarkan..."(mencium pipi kanan dan kiri istrinya secara bergantian)
"Mas,udah dong...Sofy susah bergerak ini..."(pinta Sofy)
"Trus maunya gimana sayang?Apa mau mas gendong?"(tersenyum sambil mengedipkan mata)
"Ihhh,,,dasar mas Devan genit"
"Genit sama istri sendiri harus dong,iya jan sayang?"
__ADS_1
"Iya sayang,kita makan dulu yuk..."
Devan sedikit kaget mendengar pertama kalinya Sofy memanggilnya dengan sebutan sayang.
"Apa?Ayo ulangi lagi sayang?"
"Udah mas,ayo kita makan dulu..."
"Ga mau,sekarang coba panggil mas kayak tadi dulu"
"Iya mas.Sayang,,,ayo kita sarapan"
"Ok sayang,kissnya mana?"(sambil menyodorkan pipinya)
Ketika Sofy hendak mencium pipi Devan,saat jarak mereka sudah dekat Devan pun memutar kepala dan akhirnya bibir mereka yang bertemu.Saat adegan itulah bi Minah dan mang Asep muncul,mereka berhenti sejenak sambil tersenyum dan berbisik-bisik berdua.Kehadiran mang Asep dan bi Minah membuat Sofy tersentak kaget.Ia segera mengakhiri ciumannya dengan Devan.
"Sayang,kamu kenapa?"
Belum sempat Sofy menjawab,bi Minah pun berkata "Maaf den kami gak sengaja liat,bibi kesini rencananya mau masak,tapi..."
"Ia den,kami gak sengaja liat.Cieee,cieee,cieee,yang lagi bahagianya..."
"Apaan si mang Asep"jawab Sofy malu-malu
"Mang Asep sama bi Minah kayak ga pernah muda ja.Heehee"jawab Devan
"Mangga di lanjut cium,eh maaf,sarapannya den Devan dan non Sofy,kami permisi dulu ya.Ayo bu."kata mang Asep seraya mengajak Istriny meninggalkan tempat tersebut
"Tu kan mas,apa tadi Sofy bilang?"
"Biar aja sayang,kapan lagi mereka nonton adegan drama korea gratis?"
__ADS_1
Mereka pun sarapan bersama sambil bercanda satu sama lain,tepatnya Devan yang selalu menggoda Sofy.
...****************...