Perseligkuhan Suami

Perseligkuhan Suami
Tiga Tahun Kemudian.


__ADS_3

Erina sibuk mencari sekolah yang cocok.


"Erina coba kamu cari sekolah dekat rumah kakakmu saja, bukankah ibu sudah menyarankan itu dari dulu". Saran ibu pada erina.


"Ndak tau nanti lah bu, menunggu hasil ujian juga. Barangkali tidak sesuai dengan yang di minta sekolah tersebut kan erin malu, lagian ibu juga kan tau kalau otak erin hanya pas-pasan saja. Tidak seperti mbak asty yang selalu dapat peringkat". Jelas erina.


"Makanya ibu kan dulu selalu mengingatkan agar kamu belajar yang rajin, toh buat masa depanmu juga". Ibu kembali menasehati.


"Sudah, akinlah pasti lulus dengan nilai yang baik". Ibu menyemangati.


"Amiinn". Erina meng'amin kan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di rumah asty sekarang tidak sepi lagi, Arga sudah berusia tiga tahun.


Ia tumbuh dengan baik, sehat dan pintar.


Hal itu yang membuat asty dan anto merasa bangga dan bahagia dengan anaknya.


"Mas pulangnya jangan kemalaman ya? Kita kan sudah janji mau makan malam di luar, jaddi kan?". Rengek asty ketika suaminya hendak berangkat ke kantor.


"Iya sayang..nanti mas usahakan pulang cepat, kasihan arga nanti menunggu". Anto meng'iya kan


"Janji ya mas, lagian kita juga udah lama lho merencanakan makan malam ini". Ucap asty.


"Iya mas janji, sekarang mas berangkat dulu ya, nanti terlambat". Anto pamit seraya mencium kening istrinya.

__ADS_1


"Iya mas, hati-hati ya di jalan". Jawab asty.


"Iya sayang, mana arga?". Anto mencari anaknya.


"Arga masih tidur mas, nanti kalau sudah bangun asty sampaikan kalau papa nya sudah berangkat kerja". Terang asty.


"Baiklah trima kasih, mas berangkat dulu ya". Anto pamit.


"Iya mas". Mereka saling melambaikan tangan.


"Mama, papa mana? Kok arga ndak di pamiti?". Arga yang tiba-tiba datang dengan wajah cemberut menanyakan papa'nya.


"Sayang, tadinya papa mau pamit sama arga. Tapi arga masih nyenyak bobo'nya, jadi papa nitip pamitnya sama mama. Senyum dong anak mama kan pinter" Rayu asty agar anaknya tidak cemberut.


"ayo sekarang arga mandi dulu ya, biar seger dan wangi". Asty mengajak arga ke kamar mandi.


'ibu'. Gumamnya


"Hallo, ibu apa kabar?". Ibu apa asty.


"Baik asty, ibu mau ngomong sesuatu sama kamu". Jawab ibu di sebrang sana dengan nada di baik-baikin karena ada maksudnya.


"Iyaa bu, ada apa ya bu?". Asty penasaran


"Apakah kamu lg sibuk sekarang? Kalau masih sibuk nanti saja ibu telfon lagi". Ibu bertanya karena ada suara kecil memanggil mama pada asty. Suara arga di ujung sana.


"Ooh sebenarnya asty mau memandikan arga bu sebentar". Jawab asty, apa adanya.

__ADS_1


"Oh ya sudah kamu lanjutkan dulu, nanti ibu hubungi lagi". Ujar ibu.


"Baik bu, terrima kasih". Jawab asty , lalu melanjutkan memandikan arga.


"Nah sekarang anak mama sudah wangi, coba mama cium". Asty cium pipi anaknya


'Cupp'. Suara kecupan asty di pipi arga yang bikin gemess.


"Sekarang minum susu dulu ya, mama bikinin". Asty menawarkan susu pada arga.


"Iya mama arga mau". Jawab arga manja.


asty menuju ke dapur untuk membikinkan susu buat arga, ia tidak lagi menggunakan dot melainkan gelas kecil yang ada moncongnya.


"Nah sekarang di minum dulu susunya ya nak, mumpung masih hangat". seraya memberikan gelas itu pada anaknya.


Dengan cepat arga habiskan susunya,,


"Mama, arga mau liat kartun di tv". Pinta arga.


"Oke, iap boss kecilku".


Asty menyalakan televisi dan mencari chanel kesukaan anaknya, di sana ada kartun kesukaan anak-anak Spongebob.


Arga senang sekali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2