
Keesokan harinya mereka, ibu dan erina sampai di rumah asty.
Mereka ke sana tanpa bapak, karena takut erina berubah pikiran.
Kali ini ibu berpura-pura baik sama asty dan arga cucunya, karena ada maunya.
"Mana cucu nenek yang ganteng". Sandiwara ibu di depan asty dan anto setelah di persilahkan masuk.
"Arga di depan tv bu, sedang menonton kartun kesukaanya". Jelas anto.
Ibu mencari ke ruang keluarga.
Ia menemukan cucunya sedang asyik memperhatikan tingkah spongebob dan kawan-kawan tanpa menghiraukan panggilan neneknya, sesekali ikut tertawa ketika di rasa itu lucu.
Asty, anto dan erina pun mengikuti dari belakang, dan akhirnya mereka mengobrol di ruangan yang cukup luas itu.
Hari ini hari minggu jadi mereka bisa mengobrol dengan leluasa.
"Arga sayaang, ada nenek dan tante erina lhoo. Ayo kasih salam". Asty memegang bahu anaknya dengan lembut.
"Oh iya". Ia raih tangan nenek dan menciumnya, bergantian dengan erina. Sesudah itu ia kembali ke aktifitas semula,melanjutkan tontonannya.
__ADS_1
Erina tiba-tiba merasa suka jika tinggal di sini, apalagi ponakannya ini sudah besar dan sepertinya ia anak yang baik dan penurut.
'Pasti mbak asty dan mas anto mengajarinya dengan baik' gumam erina.
"Begini asty dan nak anto, rencana besok erin mau mendaftar sekolah di dekat sini. Jika asty tidak sibuk ibu bisa minta tolong antarkan erin ya? Kan dia belum mengenal daerah ini". Ibu memohon.
"Liat besok ya bu". Jawab asty singkat.
"Kamu ndak usah kuatir nanti ibu yang jaga arga di rumah, keliatannya ia anaknya ndak rewel kok". Kata ibu terpaksa.
"Kalau masalah arga, itu terserah anaknya aja bu. Karena selama ini dia selalu ikut kemana pun asty pergi". Anto ikut menjelaskan tentang anaknya, sebenarnya anto hanya menolak halus karena dari raut wajah ibu mertuanya seperti ada ketidak tulusan menjaga cucunya, berbeda dengan bapak.
Lalu asty minta ijin ke dapur untuk membuatkan teh hangat, tiga gelas teh hangat ia suguhkan. Dan setelah itu ia kembali ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi. Seperti biasa, nasi goreng telur karena itu menu faforit anto di pagi hari.
Sementara mereka bertiga asik mengobrol sambil nge'teh.
"Papa arga mau kartun lagi, spongebob udah selesai. Ayo papa cariin". Rengek arga pada papa'nya.
"Sini tante cariin ya, arga mau kartun apa?". Erina mencoba mendekati arga.
"Arga mau kartun yang lucu tante". Pinta arga pada tantenya.
__ADS_1
Ibunya malah justru semakin tidak suka dengan rengekan itu, karena itu yang di anggapnya merepotkan.
Anto melihat wajah ibu sekilas, ya benar ibu sepertinya hanya pura-pura suka aja.
"Mana tante? Kok nggak ada kartun lucunya". Rengek arga lagi, karena kartun yang ia suka sudah habis jam tayangnya..
"Bagaimana kalau kita liat di hp tante aja". Erin menawarkan.
"Maaf erin, kalau bisa jangan tawarkan itu. Karena arga masih kecil, nanti akan terbiasa dengan itu dan akhirnya susah untuk lepas". Anto mencegahnya.
"Ooh ya sudah, kita main robot-robotan aja yukk. Tante temenin". Erin mengalihkan.
"Iya tante, arga mau" Arga mengambil kotak mainan yang berisi macam-macam permainan.
Ia mulai memilih robot yang ia suka,optimus prime pilihannya.
Sebuah robot yang tidak begitu besar sehingga tangan mungilnya mampu menggenggamnya.Dan mulai bermain bersama erina, erina pun mengikuti permainan arga sesekali mimik suaranya di perkecil menirukan suara anak kecil.
Seru..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1