Perseligkuhan Suami

Perseligkuhan Suami
Pengumuman


__ADS_3

Setelah beberapa hari.


waktu pengumuman pun tiba, dan pemgumuman di beritakan secara online.


Dag digg dug, debar jantung erina tidak menentu. Ia khawatir dengan hasilnya.


Tiba-tiba ada notifikasi masuk pada layar hp nya.


'Selamat!! Anda di terima sebagai siswa baru di sekolah ini'. Bunyi tulisan yang ada di layar hp nya.


Erina berjinkrak senang.


"Yess! Aku di terima!". Serunya girang.


Ibunya yang sedang berada di dapur lari menghampirinya.


"Gimana rin? Apakah sudah keluar hasil pengumumannya?". Tanya ibu penasaran.


"Sudah bu, nih ibu baca". Ia menyodorkan hp nya yang masih menyala.


"Akhirnyaa, selamat ya nak ibu bahagia. Nanti ibu ceritakan pada bapak". Ujar bu seraya tersenyum lepas.


"Iya bu, Erin juga akan sampaikan pada mba asty segera". Kata Erina semangat.


Kini tinggal menunggu kabar daftar ulang,


......................

__ADS_1


tuutt tuttt tuuttt.


Telepon terhubung.


"Halo, bagaman erina?". Suara asty di ujung sana.


"Mbak, erin ada kabar gembira. Erin di terima sekolah mba". Erina bersemangat.


"Ohh ya? Bagus dong, selamat ya! Kamu sekolah yang rajin". Jawab asty.


Ikut merasakan senang.


"Siap mbak boss! Hehehe..". Erina tertawa.


"Sudah dulu ya mba, erina mau ikut ibu ke kebun menyusul bapak. Karena hari ini erina sedang bahagia, jadi sekaki-sekali erina ikut ibu". Ujar erina, sambil menutup telfonnya sebelum asty menjawab.


'Dasar anak manjaa'. Gerutu asty.


......................


Setelah mereka sampai di kebun dengan membawa air minum dan beberapa cemilan untuk bapak,mereka mencari keberadaan bapak. Yang ternyata ada di tengah-tengah perkebunan itu.


"Pak....bapak". Panggil ibu sambil melambaikan tangannya.


bapakpun menoleh ke arah suara istrinya.


"Iya, sebentar bu". Jawab bapak.

__ADS_1


kini ibu dan erin berada di gubuk, menunggu bapak datang.


Setelah beberapa saat bapak sudah duduk bersama mereka.


"Ternyata enak juga ya di kebun, bisa melihat-lihat tanaman". Ujar erina. Karena ini hari pertama kali ia menginjakan kakinya di kebun.


"Hmm kamu saja yang tidak pernah peduli, jadi sekarang baru bisa menikmati pemandangan hijau kan". Jawab bapak.


"Ada apa bu, kok kayaknya bahagia sekali?". Tanya bapak penasaran, dan anehnya kok erina tumben mau ikut.


"Iya ini erina mau menyampaikan sesuatu pak, makanya dia ikut ke sini. Ayo erina tunjukan pada bapak". Ujar ibu.


Sebentar erina mengotak-atik hp nya.


"Ini lho pak, hasil pengumuman tadi. Bapak baca sendiri saja". Erina menyodorkan hp nya ke bapak.


"Oo ya bagus lah, bisa di terima. Tapi ingat, kamu nanti tinggal di rumah kakakmu. Jangan sampai kamu bikin repot apalagi bikin ulah, bapak tidak mau dengar kabar yang tidak enak". Bapak memberikan nasehat pada erin.


"Iya pak, rin janji". Jawab erina.


"Ya sudah, bapak minum dulu. Ini ibu bawakan onde-onde kesukaan bapak". Ibu menuang teh hangat dan membuka kotak makanan.


"ibu pulang dulu ya pak, mau masak buat kita makan siang. Bapak jangan terlambat pulangnya, ibu mau masak enak hari ini". Ibu berpamitan begitu juga dengan erina.


Mereka berjalan menyusuri jalan setapak, dan akhirnya sampai juga di rumah.


Erina dan ibunya lagsung memnersihkan kakinya di kran belakang rumah..karena kebun mereka tidak jauh dari rumah. jalan setapak yang menuju ke kebunpun berada tepat di belakang rumah.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2