PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)

PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)
BAB 35 TIDAK MENGINGINKAN KEKAYAAN


__ADS_3

“Mas, ini jasnya sudah jadi,” ucap Kalina memperlihatkan Jas buatannya pada Abi.


"Wah, Bagus sayang. Sini Mas coba!” Abi mengambil jasnya dari tangan kalina lalu mencobanya. Abi tersenyum melihat karya sang Istri yang menurutnya begitu bagus dan jahitannya rapi. Pemilihan kainnya juga tepat.


Kalina sebenarnya belum percaya diri untuk membuatkan jas Suaminya, lantaran selama ini, sang suami selalu mengenakan brand ternama dengan harga puluhan juta.


“Bagus, Lin. Arya pasti suka dan minta dibuatkan.”


“Tapi ... aku belum percaya diri, Mas. Kalau harus membuatkan orang-orang seperti Arya, yang terbiasa dengan brend ternama dan harga juga lumayan.”


Abi tersenyum lalu mendekati sang Istri.“ Jas buatan kamu nanti juga akan punya brand dan nama. Aku pastikan itu. Aku tidak pernah melarangmu untuk berkarya sesuai bakatmu, asalkan jangan pernah melupakan tugasmu sebagai istri yaitu melayaniku, Karena hanya kamu yang bisa memberikannya. Tidak apa kamu tidak memasak, atau membersihkan rumah, dan yang lainnya. Itu gampang bisa cari pembantu atau kita kerjakan sama-sama.”


Kalina tertawa kecil lalu mencubit perut Abi. Walau terdengar ambigu ia tahu apa yang dimaksud sang suami. “Kalau itu memang sudah tugasku. Awas saja cari yang lain.”


“Selama kamu masih bisa dan mengerti kebutuhanku aku akan selalu mencarimu.”


“Aku juga butuh,Mas.” keduanya tertawa kecil lalu mereka berpelukan.


“Oh, iya. Aku juga buat gaun dan jas kecil untuk cucu kita, Zea dan Zidan. Menurut Mas, Mereka suka tidak ya.” Kalina mengambil jas kecil dan gaun untuk Zea dan Zidan lalu ia perlihatkan pada Abi.


“Ini Bagus, kalau nanti di pakai, pasti Zidan gagah seperti Opanya.”


"Gagah? Sudah tua, Mas.“ Kalina tertawa melihat sang suami.

__ADS_1


“Sudah tua juga bisa buat kamu hamil lagi kalau kamu mau.”


Kalina seketika terdiam lalu membelakangi Abi. Jujur Kalina masuh trauma dengan kejadian dulu, yangbia di seret, di Jambak dan di hajar oleh Utari dalam keadaan hamil. Hatinya sakit jika harus mengingat semuanya. Abi sadar dengan ucapannya yang tidak sengaja membuka luka lama sang istri. Abi pun memeluknya dari belakang dan mencium pipinya.


“Maaf, Maafkan aku, dulu tidak bisa menolongmu dan calon anak kita.”


“Iya, tidak apa-apa.” Kalina tersenyum tipis lalu meninggalkan Abi menuju kamar.


Abi menghela nafas panjang lalu membuka jasnya dan duduk di sofa. Ia merasakan sakit hati Kalina atas kehilangan calon bayinya ia begitu ia harapkan. Semua juga salahnya. Akan tetapi yang terjadi sudah terjadi tidak bisa diulang kembali.


“Utari, semoga kau berubah seperti Utari yang dulu aku kenal,” batin Abi masih sangat peduli dengan mantan istrinya. Walau bagaimanapun, Utari adalah Ibu dari anak-anaknya.


Disisi lain, Kemala dan Arya sedang berada di rumah Daniel, Daniel sengaja mengumpulkan orang-orang kepercayaannya dan juga cucunya, pewaris tunggal semua kekayaan yang ada di Indonesia.


Hati kemala begitu berdebar saat melihat orang-orang penting sang Opa. Ada dua pengacara dan dua orang kepercayaan dan beberapa asisten rumah tangga yang bekerja di rumah Daniel.


“Maaf tuan, apa ini tidak berlebihan dan apa buktinya jika Nona ini cucu tuan, apa sudah tes DNA?”


Daniel tersenyum lalu ia bangkit, ia tahu hal ini pasti akan dipertanyakan oleh orang kepercayaannya. “ Saya yakin walau tidak tes DNA. Elena mempunyai tanda merah di punggung dan Maaf, di atas pusarnya. Benar, kan Arya.”


Arya melihat semuanya lalu melihat Kemala yang merapatkan kerah bajunya, ia tidak nyaman jika tanda di tubuhnya di ketahui banyak orang, walau itu hanya sekedar untuk pembuktian dan memang kenyataannya Kemala memiliki tanda yang di maksud Opanya.


“Iya, Opa. Opa benar.” Arya tersenyum tipis lalu merangkul Kemala..

__ADS_1


“Kami, tidak percaya!” seru salah satunya.


“Dera! Jika kau tidak setuju dengan keputusanku, Kau boleh mengundurkan diri dari perusahaanku. Elena adalah cucuku satu-satunya dan itu tidak ada yang bisa membantah kebenarannya.” Daniel lepas kendali ada yang meragukannya jika Kemala adalah cucu kandungnya.


"Eum ... maaf, Opa. Apa yang dikatakan tuan itu benar, Kalau memang harus tes DNA tidak apa-apa. Saya siap. Karena orang kepercayaan Opa juga berhak tahu yang sebenarny, karena mereka selama ini sudah membantu Opa dengan tulus.”


“Tidak Elena, Opa sangat yakin kamu cucuku, dari semua ceritamu dan setelah melihat foto orang yang menculikmu yang sudah kamu anggap Ayah.”


Semua terdiam dan tidak ada lagi yang bisa membantah Daniel. Kemala juga pasrah, walau ia tidak menginginkan kekayaan dari Opanya. Baginya harta itu semua tidak penting. Dan yang terpenting saat ini adalah keluarga kecilnya dan orang-orang sekitar yang mencintai dan menghargainya. Kemala hampir menangis, belum apa apa saja sudah banyak yang berdebat tentangnya. Kemala hanya bisa tertidur dan memegang erat jemari sang suami.


"Baiklah, jika ada yang keberatan. Silahkan keluar dari rumahku dan dari perusahaanku.”


“Mas, aku takut, aku tidak mau semua itu,” lirih Kemala yang tertunduk. Arya mengusap jemari kemala setelah itu merangkulnya.


“Sudah, ada aku. Jangan takut,” balas Arya pelan.


Arya melihat satu persatu wajah orang-orang kepercayaan Daniel, ada yang pasrah, ada yang kecewa, ada juga senang dengan keputusan Daniel. Mereka juga punya hak untuk mengingatkan sang Bos, karena semua ini terjadi tiba-tiba, mereka takut jika Kemala berbohong dan mengaku cucu Daniel yang hilang 23 tahun yang lalu.


“Opa, Maaf. Jika ini masih lama. Izinkan Kemala istirahat lebih duluan.” Arya bangkit lalu mendekat Daniel.


“Maaf, Opa. Kemala sepertinya belum siap membicarakan hal ini. Tolong tunda sebentar, biarkan dia istirahat sebentar.”


Daniel melihat Kemala yang tidak bersemangat dan terlihat memang tidak nyaman, lalu ia mengangguk dan menyuruh Arya ke kamar yang sudah ia siapkan untuk sang cucu dan untuknya.

__ADS_1


“Temani dia, beri pengertian agar tidak takut dengan semua ini.” Daniel menepuk pundak Arya.


“Iya, opa. Permisi.” Arya lalu mengajak Kemala ke kamar.


__ADS_2